Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Mengenal Kuliner Seafood Khas Kepulauan Riau yang Dijamin Enak!

Muhammad Afhan oleh Muhammad Afhan
15 Juni 2021
A A
Mengenal Kuliner Seafood Khas Kepulauan Riau yang Dijamin Enak! terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Apabila berkunjung ke sebuah daerah, kuliner menjadi salah satu incaran utama para wisatawan. Makanan yang khas dan sudah pasti memanjakan lidah jadi daya tarik wisatawan untuk pergi bersantai atau sekadar mencicip makanan khas daerah tersebut. Tak terkecuali di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Provinsi yang dikenal dengan syair gurindam dua belas dan budaya pantun ini memiliki beberapa pulau-pulau dengan luas lautannya yang mencapai 96% dari luas provinsi itu sendiri. Sehingga, banyak sekali makanan-makanan khas Kepri yang asalnya dari laut. Sebagai orang yang tumbuh besar dan menetap di Provinsi yang paling dekat dengan Singapura ini, berikut saya rekomendasikan kuliner seafood khas dari daerah Kepri yang dijamin enak dan nagih.

#1 Gonggong

Makanan pertama yang wajib dicoba jika kalian singgah di negeri Segantang Lada adalah siput Gonggong. Gonggong menjadi salah satu hidangan seafood favorit karena selain lezat, memasaknya pun mudah. Masakan gonggong biasanya disajikan dengan cara direbus, lalu kemudian dicocol dengan sambal. Daging gonggong diambil dari dalam cangkang menggunakan garpu kecil atau tusuk gigi. Ada empat jenis gonggong yang semuanya dapat dikonsumsi. Mulai dari gonggong ayam (sebutan nelayan) berukuran kecil dan berwarna hitam, gonggong cangkang tipis berwarna putih, gonggong bercangkang tebal warna putih, dan gonggong merah bercangkang tebal.

Siput gonggong memiliki rasa unik yang agak mirip dengan cumi dikarenakan teksturnya kenyal. Untuk memakannya, kita harus mengorek daging keluar dari cangkang menggunakan tusuk gigi. Cara mengoreknya pun nggak bisa sembarangan. Arah mengorek harus mengikuti alur cangkang agar daging siput keluar dengan mulus. Salah mengorek bisa membuat daging terkoyak putus dan sisanya terbenam di dalam cangkang tanpa bisa kita korek lagi.

#2 Siput isap

Makanan selanjutnya masih bertemakan siput, yaitu siput isap. Sesuai namanya, siput isap cara makannya adalah diisap sampai daging tersebut keluar dari cangkangnya. Keong laut ini berwarna cokelat dengan belang-belang putih. Menemukannya pun nggak sulit. Hanya perlu kejelian mata saat berkarang. Siput isap biasanya ditemukan di daerah pantai atau menempel di karang. Biasanya siput isap ini dimasak dengan tumis sambal atau dimasak santan atau gulai. Untuk memasak siput juga sangat mudah. Pertama, cuci terlebih dahulu siput sampai bersih. Selanjutnya, bagian ekor diujung cangkang siput dipotong. Ini agar bumbu cepat meresap dan mudah dimakan. Makanan ini cocok sekali dijadikan lauk sebagai teman seporsi nasi putih hangat.

#3 Gulai ikan patin

Selain siput, tentunya ikan merupakan salah satu seafood yang sering dijumpai di daerah Kepri. Salah satu makanan yang patut dicoba adalah gulai ikan patin. Gulai ikan patin ini bisa dikatakan makanan yang terkenal juga di daerah Kepri hingga Riau. Gulai ikan patin bisa menjadi pilihan yang pas untuk dinikmati bersama keluarga, baik itu untuk makan siang maupun malam. Gulai ikan patin memiliki ciri khas dengan kuah berwarna kuning pekat dan kental, dan sangat nikmat jika kita menyantapnya dengan nasi hangat. Bumbu dan rempah yang jadi andalan saat mengolah ikan ini adalah bawang merah, bawang putih, serai, kunyit, kemiri, dan daun salam. Semua bumbu ini dimasak dengan santan sehingga kuahnya menjadi kental dan bertekstur creamy.

#4 Otak-otak

Makanan terakhir yang patut dicoba jika berada di daerah Kepri adalah otak-otak. Otak-otak merupakan camilan yang bahannya berasal dari olahan hasil laut. Biasanya otak-otak menggunakan daging dari ikan tenggiri, ikan todak, maupun sotong. Cara penyajian otak-otak adalah dibakar menggunakan arang dan dinikmati selagi hangat. Sebenarnya, otak-otak ini juga ada di daerah lain, namun yang membedakannya adalah otak-otak khas Kepri berwarna merah karena sudah dicampur sambal. Selain otak-otak yang isinya daging, ada juga otak-otak tulang yang isinya daging ikan yang sudah dibumbu bersama dengan tulang. Cara makannya pun mesti hati-hati. Jika nggak hati-hati bisa-bisa yang ditelan malah tulang ikan.

Itulah daftar sebagian seafood khas Kepri. Apakah kalian tertarik mencobanya? Pokoknya, kalau kalian berkunjung ke Kepulauan Riau, jangan lupa untuk mencicipi semua makanan khas Kepulauan Riau yang saya sudah sebutkan, ya. Biar tak kempunan, loh.

BACA JUGA Ketimbang Ekspor Benih Lobster, 3 Alternatif Berikut Jauh Lebih Masuk Akal dan tulisan Muhammad Afhan lainnya.

Baca Juga:

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 November 2021 oleh

Tags: Kepulauan RiauKuliner Terminalmakanan khasseafood
Muhammad Afhan

Muhammad Afhan

Fresh graduate setelah 7 tahun menimba ilmu di kampus. Kini bekerja di sebuah SMP di Tanjungpinang sebagai staf Tata Usaha. Hobi mengoleksi komik dan membaca buku.

ArtikelTerkait

Soto kok Lauk Kerupuk, Lauk Tempe Lebih Manusiawi! terminal mojok

Soto kok Lauk Kerupuk, Lauk Tempe Lebih Manusiawi!

10 Agustus 2021
3 Kuliner Aneh tapi Enak yang Wajib Dicoba Saat ke Banyuwangi Terminal Mojok

3 Kuliner Aneh tapi Enak yang Wajib Dicoba Saat ke Banyuwangi

3 Mei 2022
Sego Penggel, Onigirinya Orang Kebumen yang Seharusnya Bisa Lebih Dikenal

Sego Penggel, Onigirinya Orang Kebumen yang Seharusnya Bisa Lebih Dikenal

24 September 2025
Clorot, Makanan Khas Purworejo yang Mulai Langka Tergeser Makanan Modern

Clorot, Makanan Khas Purworejo yang Mulai Langka Tergeser Makanan Modern

3 Februari 2024
3 Makanan Tradisional Khas Kotagede yang Mulai Meredup Terminal Mojok

3 Makanan Tradisional Khas Kotagede yang Mulai Meredup

12 Januari 2022
Kupas Tuntas Ragam Ketupat Sayur di Kota Bukittinggi terminal mojok

Kupas Tuntas Ragam Ketupat Sayur di Kota Bukittinggi

23 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
12 Istilah Hujan yang Aneh dalam Bahasa Jawa, Ada “Tlenik-Tlenik” hingga “Kethek Ngilo” Mojok

12 Istilah Hujan yang Terdengar Aneh dalam Bahasa Jawa, Ada “Tlenik-Tlenik” hingga “Kethek Ngilo”

30 April 2026
3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

28 April 2026
Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik kabupaten semarang

Bohong kalau Ada yang Bilang Wisata Alam Salatiga itu Beragam, wong Destinasi Wisata Ini Aja Numpang di Kabupaten Semarang

1 Mei 2026
Klaten Tulang Punggung dan Masa Depan Dapur Indonesia

Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan “Dapur” Masa Depan Indonesia

1 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.