Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Menanggapi Lamanya Waktu yang Dibutuhkan Wanita Saat Berdandan

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
24 Juni 2019
A A
berdandan

berdandan

Share on FacebookShare on Twitter

Rasanya sudah menjadi rahasia umum—atau mungkin disadari oleh sebagian wanitanya sendiri—jika dandan seringkali seorang wanita membutuhkan waktu lebih banyak –paling tidak dibanding laki-laki.

Beberapa di antara teman lelaki pun sering mengeluh jika waktu menunggu pacarnya dandan sudah tiba. Kebanyakan dari mereka melontarkan kalimat, “lama banget dandannya sampe sejam—tahu gitu push rank dulu aja tadi!”

Tak terkecuali saya dengan segala keluhannya yang tak jarang membuat gebetan ikut jengkel dan meminta agar dipahami saat lama berdandan. Pasalnya pasangan saya selalu berdalih, “aku berusaha cantik juga buat kamu. Kalau lama sedikit ya mbok sabar”. Di satu sisi terkadang saya merasa luluh, di sisi yang lain saya tetap misuh dan terlintas di pikiran, “iya, tapi nanti lelaki lain yang melirik juga banyak.”Kemudian tiba-tiba secara tidak sadar saya menjadi sosok lelaki insecure.

Dari mulai pemilihan warna beserta jenis baju dan celana, warna lipstik, memakai blush on, bedak, mascara, membentuk alis, dan hal lainnya yang belum saya ketahui, semua harus saya hadapi dengan penuh kesabaran. Belum lagi jika sudah memakai itu semua dan tiba-tiba merasa ada ketidakselarasan warna, mau tidak mau diganti lagi—dicocokan kembali sampai semuanya selesai.

Hal tersebut juga biasa dilakukan oleh beberapa wanita saat berbelanja, tak jarang mereka cukup lama jika membeli apa yang dibutuhkan atau diinginkan –apalagi saat mereka melihat ada angka diskon yang terpampang—dari mulai pemilihan warna mana yang dianggap lucu sampai dengan melihat perbedaan harga sedetil mungkin. Beda 2000 rupiah bisa jadi akan menjadi masalah.

Meskipun begitu, saya mengakui akan kejelian seorang wanita. Selain soal harga begitu juga dalam merias muka. Ini yang membuat lamanya waktu dandan sampai dengan tak terhingga –sulit diperkirakan. Mulai dari penggunaan lipstik yang harus tertata rapi, pemakaian bedak yang merata, juga bagaimana menggambar alis dengan simetris—sama dan seimbang antara kiri dan kanan.

Jika lelaki dihadapkan dengan hal demikian, dalam hal ketelitian dan keuletan ketika merias diri belum tentu sama kecuali jika memang sudah jadi kebiasaan atau terlatih. Namun, perlu diketahui, saat ini para lelaki pun suka berdadan, khususnya dalam menata rambut lengkap dengan pomade dan sisir yang selalu dibawa—untuk berjaga saja jika tatanan rambut berantakan.

Sudahlah, akui saja wahai para lelaki, bahwa kita pun senang berdandan dengan cara kita masing-masing apalagi jika harus bertemu dengan sang pujaan hati. Dengan timbulnya salah tingkah dan seringkali bercermin saja, sudah membuat kita—sebagai lelaki—mau tidak mau berdandan agar dapat tampil maksimal.

Baca Juga:

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan

Saya pun menjadi saksi bagaimana rekan kerja di kantor mulai dari jam 8-9 pagi selalu rutin merias diri mereka masing-masing. Mulai dari merapikan baju, cuci muka, menyemprot parfum, sampai dengan menata rambut sambil berkaca yang biasanya menghabiskan waktu sekitar 15 menit. Lalu, apa bedanya dengan para wanita? Toh, kita semua memang senang berdandan dengan cara masing-masing.

Perlu juga disadari juga bahwa, memperhatikan penampilan juga menjadi hal penting dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Saat kali pertama bertemu orang baru—entah lelaki atau wanita—yang dilihat dan mendapat penilaian pasti dari tampilan luar terlebih dulu, kan? Sebelum akhirnya berkenalan lebih jauh lewat percakapan. Jadi, sebaiknya tidak perlu berlebihan dalam menanggapi lamanya dandan yang dilakukan oleh seseorang.

Bagi beberapa wanita, berdandan menjadi salah satu kegiatan yang disukai bahkan ada juga yang dijadikan hobi sampai dengan sumber rezeki—menjadi MUA, beauty vlogger, dan lain sebagainya. Saya katakan demikian karena saya memiliki pasangan dan juga beberapa teman wanita yang memang suka sekali mengikuti perkembangan mengenai make up.

Sama seperti beberapa teman lelaki yang suka nge-gym dengan alasan ingin membentuk badan agar terlihat atletis dan menarik di mata kaum hawa. Soal untuk kesehatan dan kebugaran fisik justru terkadang dilupakan.

Hal tersebut semakin menegaskan bahwa baik kaum adam pun hawa, sama-sama suka dandan dengan caranya masing-masing untuk menarik perhatian lawan jenis. Ya, minimal untuk mengisi waktu luang dan menentukan gaya dan make up seperti apa yang cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

Jadi, untuk para lelaki bersabarlah barang sebentar saja dan beri kesempatan bagi para wanita untuk mempercantik diri mereka. Toh, itu semua dilakukan untuk lelaki kesayangannya sekaligus menjadi salah satu sumber kebahagiaannya. Lagipula, lamanya wanita berdandan tidak akan sampai menunda waktu wisudamu kok. Kecuali memang dirimu malas menyelesaikan skripsi dengan segala keluhan yang ada.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2022 oleh

Tags: beauty vloggerberdandanCurhatkecantikanmuaWanita
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

curhat jomblo pacaran cerita cinta mahasiswa pasangan mojok.co

Jomblo Sering Jadi Tempat Curhat Orang Pacaran karena 4 Alasan Ini

23 Mei 2020
curhat

Lomba-lombaan Jadi yang Paling Menderita Pas Lagi Curhat Itu Maksudnya Apa, ya?

21 September 2019
pelembap tips skincare yang jarang diketahui mojok.co

4 Tips Skincare yang Jarang Diketahui Orang

10 Agustus 2020
kosmetik

Pakai Kosmetik : Aturannya Banyak Bener Ya?

15 Juli 2019
fresh graduate

Galaunya Fresh Graduate Sarjana Pendidikan: Gaji Idealis vs Gaji Realis

13 Agustus 2019
Keluar dari Circle Pertemanan Itu Biasa Saja. Nggak Perlu Dibesar-besarkan terminal mojok.co

Curhat Teman Jangan Disela dengan Bilang ‘Dulu Masalahku Juga Kayak Gini’

29 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Rokok Murah Harga di Bawah 15 Ribu yang Masih Enak Dinikmati In This Economy  

7 Rokok Murah Harga di Bawah 15 Ribu yang Masih Enak Dinikmati In This Economy  

20 Juni 2026
Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Arteri Mojok.co

Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Nasional

19 Juni 2026
Derita Punya Usaha Rumahan di Apartemen Kelas Menengah (Unsplash)

Pengalaman Pahit Buka Usaha Rumahan Kios Makanan di Apartemen Kelas Menengah Jaktim, Mulai dari Rekan Bisnis Berkonflik sampai Menu Jualan Selalu Ditiru Pesaing

18 Juni 2026
6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal Mojok.co

6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal

18 Juni 2026
Drama Tumbler di XXI: Ketika Membawa Tumbler Dianggap Tindakan Kriminal yang Mengancam Ekonomi Bisnis Bioskop  

Beli Kopi Pakai Tumbler Memang Ramah Lingkungan, tapi Plis, Dicuci Dulu, Jangan Minta Baristanya Nyuci Tumbler Kalian!

22 Juni 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar

Jogja Kota Pelajar Bukan Cuma Soal UGM, tapi Soal Standar Pendidikan dari SD yang Sudah Kompetitif

17 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.