Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Memahami SKP, Dokumen Resolusi Tahunan Ala PNS

Andri Saleh oleh Andri Saleh
31 Desember 2022
A A
Memahami SKP, Dokumen Resolusi Tahunan Ala PNS Terminal Mojok

Memahami SKP, Dokumen Resolusi Tahunan Ala PNS (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Para PNS rutin bikin resolusi tiap tahun lho yang disebut SKP. Kata siapa mereka kerjanya males?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), resolusi adalah pernyataan tertulis yang biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal. Dalam bahasa yang sederhana, resolusi bisa diartikan sebagai rencana, cita-cita, atau target yang ingin dilakukan dalam rentang waktu tertentu. Istilah ini sering jadi bahasan setiap orang di setiap pergantian tahun. Resolusi apa yang ingin dicapai selama setahun ke depan? Resolusi biasanya berkaitan dengan pekerjaan, karier, jodoh, skill, dan sebagainya.

Bikin resolusi itu hukumnya nggak wajib, makanya nggak semua orang bikin resolusi di setiap tahun. Tapi, tahukah kamu kalau ada sekelompok orang dengan status tertentu yang rutin membuat resolusi setiap tahun? Percaya atau nggak, mereka adalah para PNS. Iya, PNS yang katanya kerjanya malas-malasan dan nggak becus itu. Pada kenyataannya, para abdi negara itu rutin membuat resolusi selama setahun ke depan dan itu dilakukan setiap tahun. Resolusi para PNS itu bernama SKP alias Sasaran Kinerja Pegawai.

Fyi, SKP adalah dokumen yang berisi rencana dan target kinerja yang dibuat oleh para PNS yang harus dicapai dalam waktu satu tahun ke depan. Rencana dan target tersebut sudah ditentukan, diketahui, dan disetujui oleh atasan yang bersangkutan berdasarkan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Hal ini didasarkan pada Peraturan Kepala BKN Nomor 1 Tahun 2013 tentang Ketentuan Pelaksanaan PP Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS dan juga berdasarkan PP Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS. Dokumen SKP ini biasanya disusun oleh masing-masing PNS dan dikumpulkan di awal tahun anggaran.

Kalau gitu rincian apa saja sih yang dimuat dalam dokumen SKP? Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

Pertama, biodata PNS dan pejabat penilai. Ini adalah rincian pertama yang ada dalam dokumen SKP, yaitu biodata PNS dan pejabat penilai. Biodata ini terdiri dari nama lengkap, Nomor Induk Pegawai (NIP), pangkat/golongan, dan jabatan yang diemban oleh PNS dan pejabat penilai.

Kedua, uraian kegiatan. Rincian ini berisi uraian kegiatan yang akan dilakukan oleh si PNS dalam satu tahun ke depan. Kegiatan ini terdiri dari Unsur Utama dan Unsur Penunjang yang isinya berupa kegiatan-kegiatan yang bersifat umum dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Untuk kegiatan yang lebih spesifik dan detail akan dituangkan dalam dokumen yang berbeda, yaitu CKP (Capaian Kinerja Pegawai) yang biasanya dibuat setiap bulan oleh para PNS.

Ketiga, target kuantitas kegiatan. Rincian selanjutnya dalam dokumen SKP adalah kuantitas target kegiatan atau biasa disebut dengan volume kegiatan. Biasanya kuantitas ini dinyatakan dalam satuan kegiatan seperti laporan, dokumen, hari, artikel, surat tugas, dan sebagainya.

Baca Juga:

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

Tidak Semua Anak PNS Hidup Sejahtera Bergelimang Harta, Banyak yang Justru Hidup Sengsara

Keempat, target kualitas kegiatan. Rincian ini diisi dengan kualitas yang ingin dicapai dalam suatu kegiatan dan dinyatakan dalam bentuk persentase. Biasanya sih, kualitas kegiatan selalu dipatok target 100% untuk setiap kegiatan.

Kelima, target durasi kegiatan. Setelah mengisi target kuantitas dan kualitas kegiatan, barulah ditentukan juga target lamanya pengerjaan kegiatan tersebut. Satuan yang digunakan biasanya hari, minggu, bulan, triwulan, atau semester.

Keenam, tanda tangan PNS dan pejabat penilai. Nah, ini yang paling penting, nih. Dokumen SKP ini sudah valid kalau sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak, yaitu PNS yang menyusun SKP tersebut dan pejabat penilainya. Ingat, Gaes. Di dunia birokrat, khususnya dalam penyusunan dokumen SKP, tanda tangan pejabat adalah koentji.

Kurang lebih itulah rincian yang ada di dalam dokumen SKP yang selalu disusun oleh para PNS setiap tahun. Untuk lebih lengkapnya, nanti ada dokumen realisasi capaian yang disusun di akhir tahun sebagai bahan penilaian dan evaluasi PNS tersebut.

Tuh, para PNS saja bisa rutin membuat resolusi setiap tahun. Kamu juga jangan mau kalah, dong. Yuk, segera bikin resolusi biar hidup kamu punya gairah atau minimal punya bayangan mau ngapain saja di tahun 2023 nanti. Urusan bakal terealisasi atau nggak, itu belakangan. Pokoknya bikin saja dulu.

Penulis: Andri Saleh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Siapa Bilang PNS Itu Zona Nyaman? Zona Nyaman Matamu!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 31 Desember 2022 oleh

Tags: pnsresolusi tahun baruSKP
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

4 Alasan PNS Enggan Mengambil Tugas Belajar Terminal Mojok

3 Hal tentang Kebiasaan Makan Siang PNS yang Cukup Unik

14 Desember 2022
Peruri Bisa Kantongi Rp67 Miliar Hanya dengan Jualan e-Meterai selama Pendaftaran CPNS 2024 Mojok.co

Peruri Bisa Kantongi Rp67 Miliar Hanya dari Jualan e-Meterai Selama Pendaftaran CPNS 2024

5 September 2024
papua tempat pembuangan pns bu risma mojok

Bu Risma, Papua Bukan Tempat untuk Buang PNS Nggak Becus Kerja

15 Juli 2021
4 Alasan PNS Enggan Mengambil Tugas Belajar Terminal Mojok

4 Alasan PNS Enggan Mengambil Tugas Belajar

22 November 2022
Penyesalan Saya yang Terlalu Manja karena Orang Tua Berstatus PNS (Unsplash)

Penyesalan Saya yang Terlalu Manja karena Orang Tua Berstatus PNS

10 Januari 2023
6 Kegiatan yang Biasa Dilakukan PNS Setelah Pensiun terminal mojok.co

6 Kegiatan yang Biasa Dilakukan PNS Setelah Pensiun

13 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

25 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

21 April 2026
Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

23 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.