Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Uniknya Salah Satu Masjid di Busan Korea Selatan: Atas-Bawah sama Diskotek

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
31 Agustus 2023
A A
Uniknya Salah Satu Masjid Busan di Korea Selatan: Atas-Bawah sama Diskotek

Uniknya Salah Satu Masjid di Busan Korea Selatan: Atas-Bawah sama Diskotek (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Masjid Hidayatullah adalah salah satu masjid yang terletak di Busan Korea Selatan. Masjid satu ini ramai diperbincangkan di media sosial karena berada persis di atas sebuah diskotek. Kok bisa?

Segala hal soal Korea Selatan sedang berada di puncak popularitasnya di Indonesia. Musik K-Pop, serial drama Korea, hingga makanan dan kebudayaan Korea selalu mencuri perhatian orang Indonesia. Banyak orang Indonesia yang akhirnya kepingin mengunjungi Korea suatu hari nanti. Tapi nggak jarang keinginan mereka ini dibayang-bayangi oleh kecemasan, khususnya mereka yang beragama Islam. Mereka khawatir akan susah menemukan makanan halal atau tempat salat.

Di Korea Selatan, muslim merupakan kelompok minoritas. Menurut sensus nasional pada 2015, lebih dari separuh penduduk Korea nggak berafiliasi pada agama tertentu. Menjumpai tempat ibadah agama lain di Korea Selatan, seperti kuil dan gereja, memang nggak sulit. Namun, mencari masjid di Korea Selatan menjadi suatu tantangan tersendiri.

Jumlah masjid di Korea Selatan memang cukup terbatas. Biasanya masjid dan musala di sana berukuran kecil dan berbagi tempat dengan fasilitas umum lainnya. Selain itu, nggak semua kampus di Korea Selatan juga menyediakan fasilitas masjid atau musala untuk mahasiswa muslim. Kalau masjid yang besar umumnya ada di ibu kota atau kota besar yang banyak migran beragama Islam.

Uniknya Masjid Hidayatullah Busan yang atas-bawah dengan diskotek

Omong-omong soal masjid, beberapa waktu lalu warganet dibuat heran oleh sebuah masjid unik yang berlokasi di Busan. Keunikannya ini bukan karena interior, dekorasi, atau ornamennya. Melainkan letak masjid itu yang cuma beda satu lantai dari diskotek.

Fakta unik ini pertama kali diungkapkan oleh akun Instagram @must.nury dan dibagikan ulang oleh akun Twitter @recehtapisayng.

Seperti pepatah “Mau Berbuat baik pasti banyak ujian”
.
.
[ credit instagram/must.nury ] pic.twitter.com/lYYCwoJbLO

— recehtapisayang (@recehtapisayng) August 28, 2023

Di video pendek tersebut tampak situasi dan kondisi masjid yang berada satu gedung dengan diskotek. Masjid yang bernama Masjid Hidayatullah Jangnim Busan ini berlokasi di lantai 3, sementara diskoteknya ada di lantai 2. Perekam video yang diduga merupakan WNI yang menetap di Korea Selatan dengan kocaknya memberi caption: “Salah pintu urusane karo Munkar Nakir (salah pintu urusannya sama Munkar Nakir)”.

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Masjid Busan satu ini bener-bener cuma dipisahkan oleh satu lantai dengan diskotek. Di pintu masuk diskotek tampak papan besar bertuliskan 목화 (Mokhwa) yang saya prediksikan sebagai nama diskoteknya.

Soal diskotek Mokhwa dan Masjid Hidayatullah Busan

Gara-gara riuhnya warganet yang membicarakan fenomena unik yang disebut “godaan duniawi” ini, saya akhirnya mencari tahu informasi-informasi yang berkaitan dengan Diskotek Mokhwa dan Masjid Hidayatullah Jangnim Busan ini. Berdasarkan hasil pencarian saya di Google dan media sosial, inilah beberapa fakta sekaligus dugaan soal keberadaan diskotek dan masjid tersebut.

#1 WNI aktif beribadah Masjid Hidayatullah

Perekam video situasi masjid Busan yang sudah kita saksikan itu adalah orang Indonesia, dan kemungkinan besar adalah orang Jawa. Beliau fasih bertutur dalam bahasa Indonesia sekaligus bahasa Jawa. Kemungkinan lainnya adalah beliau juga jamaah Masjid Hidayatullah yang bukan secara tiba-tiba menemukan masjid tersebut. Ini karena jamaah masjid Busan tersebut kebanyakan adalah WNI.

Dari akun Instagram Masjid Hidayatullah, @dkm_hidayatullah, tampak potret-potret WNI yang aktif “menghidupkan” masjid Busan tersebut lewat kajian, buka puasa bersama, dan kegiatan keagamaan lainnya. Khotbah Jumat pun disampaikan oleh khotib dari Indonesia. Bendahara masjid dan muazin di masjid yang berlokasi di Saha-gu, Jangrim-dong, Busan tersebut pun orang Indonesia. Begitu pula dengan pengumuman, undangan, hingga caption yang berkaitan dengan kegiatan masjid ditulis dalam bahasa Indonesia.

#2 Mokhwa mungkin bukan diskotek

Berkat Google Maps, saya bisa memastikan bahwa Mokhwa memang merupakan diskotek yang berada satu gedung dengan Masjid Hidayatullah. Ini karena Mokhwa beralamat di South Korea, Busan, Saha-gu, Jangnim-dong, 328-16, sementara Masjid Hidayatullah ada di Busan, Saha-gu, Jangnim-dong 326-16.

Hanya saja, ada perbedaan nih dari keterangan perekam video dengan label tempat yang dipasang oleh pemilik usaha Mokhwa. Kalau di video di atas, Mokhwa disebut sebagai diskotek. Sementara di Google Maps, Mokhwa masuk kategori karaoke bar.

Lho, beda?

Kalau merujuk pada Kompas.com, bar dan diskotek itu berbeda. Bar lebih mirip seperti kafe tempat anak muda nongkrong, tapi mereka menjual minuman beralkohol. Jadi bisa disimpulkan kalau karaoke bar adalah tempat nongkrong dan karaokean yang turut menyajikan minuman beralkohol. Perumpamaan paling mudahnya karaoke bar itu seperti tempat bolosnya anak-anak sekolah dalam drakor, seperti di serial Extracurricular.

Sementara itu, diskotek adalah tempat para tamu atau pelanggan untuk menikmati musik yang dimainkan oleh DJ sekaligus menenggak minuman beralkohol. Kalau ajep-ajep, sepertinya lebih pas diidentikkan dengan diskotek, ya.

Karaoke bar dan diskotek memang berbeda, tapi keduanya sama-sama menjual alkohol. Jadi tetap saja, memasuki gedung dan menaiki tangganya bisa menjadi ujian buat yang kurang kuat imannya. Dari rumah niatnya mau beribadah ke masjid Busan ini, eh pas sampai di lantai 2 malah mlipir ke Mokhwa. Duh, angel, angel.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Dakwah di Diskotik: Apakah Indonesia Kekurangan Masjid?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Agustus 2023 oleh

Tags: busanKorea SelatanMasjidmasjid busanMasjid Hidayatullahpilihan redaksi
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

10 Serial Netflix yang Wajib Ditonton Minimal Sekali Seumur Hidup Terminal Mojok

10 Serial Netflix yang Wajib Ditonton Minimal Sekali Seumur Hidup

14 Juli 2022
Maaf Maudy Ayunda, tapi Lord Rangga Lebih Tepat Jadi Jubir G-20 Terminal Mojok.co

Maaf Maudy Ayunda, tapi Lord Rangga Lebih Tepat Jadi Jubir G-20

19 April 2022
Mojolaban Sukoharjo, Pinggiran Kabupaten yang Nggak Keurus. Pikir Ulang kalau Mau Tinggal di Sini Mojok.co

Mojolaban Sukoharjo, Pinggiran Kabupaten yang Nggak Keurus. Pikir Ulang kalau Mau Tinggal di Sini

4 Februari 2024
Harusnya yang Jadi Mensos si Gundul Saja

Si Gundul Harusnya Jadi Mensos Saja

5 Oktober 2021
Simpang Dago, Neraka di Tengah Romantisnya Kota Bandung

Tiap Sudut Kota Bandung Romantis, kecuali Simpang Dago

12 Juli 2024
Review Wizzmie Surabaya, Saingan Mie Gacoan di Jagat Kuliner Mie Pedas

Review Wizzmie Surabaya, Saingan Mie Gacoan di Jagat Kuliner Mie Pedas

31 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nihilnya Posisi Ideal Mesin Tap JakLingko Justru Melestarikan Budaya Tolong Menolong Warga Jakarta

3 Tipe Penumpang Menyebalkan Jaklingko yang Harusnya Lebih Peka dan Introspeksi Diri

11 Februari 2026
Resign karena Nggak Kuat Menghadapi Stasiun Manggarai Adalah Alasan yang Masuk Akal, Bukan Lemah Mojok.co

Resign karena Nggak Kuat Menghadapi Stasiun Manggarai Adalah Alasan yang Masuk Akal, Bukan Lemah 

10 Februari 2026
5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin (Unsplash)

5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin, Menghindari Pajak Bukan Satu-satunya!

9 Februari 2026
Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas Mojok.co

Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas

10 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Jangan Sombong Saat Dapat PhD, Gelarmu Ada Jasa Banyak Orang di Baliknya Mojok.co

Jangan Sombong Saat Meraih PhD, di Balik Gelarmu Ada Jasa Banyak Orang

12 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Seni Merasa Pintar sebagai WNI: Menaklukkan Coretax Cukup dengan Clear Cache dan Incognito Window
  • GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan
  • Jadi LO Sertifikasi Kerja di Jogja, Kena Modus “Eksplor Jogja” Berujung Bujukan Jadi Wanita Simpanan
  • Pemkot Jogja Luncurkan Program ‘Setu Sinau’ di Malioboro, Wisatawan Kini Bisa Belajar Budaya Sambil Jalan-Jalan
  • Menemukan Ketenangan di Kos Rp500 Ribu Kawasan Pogung, Lebih Nyaman Ketimbang Kos LV Babarsari yang Tak Cocok Buat Mahasiswa Alim
  • Lulusan SMK Ngaku Kerja Gaji 20 Juta Perbulan agar Ortu Tak Direndahkan, Tapi Masih Tak Cukup buat Ikuti Standar Sukses di Desa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.