Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Beasiswa KIP Salah Sasaran: Cerita Laila yang Putus Kuliah karena Tak Dianggap Pantas Menerima Beasiswa

Syafiqur Rahman oleh Syafiqur Rahman
2 Maret 2023
A A
4 Alasan Beasiswa Kurang Mampu Kerap Salah Sasaran beasiswa KIP Kuliah

Beasiswa (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beasiswa KIP yang harusnya untuk orang tak mampu, justru dinikmati betul oleh orang yang mampu. Ini cerita Laila, yang mengubur impiannya karena gagal dapat beasiswa

Pendidikan pada hakikatnya terbuka bagi siapa saja. Pendidikan, adalah hak bagi semua golongan rakyat, tak terkecuali. Negara wajib memberikan pendidikan untuk seluruh rakyatnya, kewajiban rakyatnya cuman satu: datang. Harusnya.

Lantas bagaimana dengan orang yang nggak mampu dari segi finansial? Tenang saja pemerintah Indonesia telah memikirkan hal itu juga. Solusinya adalah program beasiswa KIP.

Beasiswa KIP ini menjadi program unggulan Jokowi sejak kampanye pilpres 2014, dengan tujuan nggak ada lagi anak-anak yang putus pendidikannya. Kenyataannya, banyak orang sulit untuk melanjutkan pendidikan kuliah. Yang sudah masuk kuliah aja pun terkadang masih banyak kendala untuk membayar pendidikan. Hal itu karena UKT yang makin lama makin nggak masuk akal.

Bahkan kampus yang menyandang kampus rakyat, tak lagi punya UKT yang masuk akal untuk dijangkau rakyat. Inisialnya sih, UIN.

Selama ini, beasiswa KIP jadi solusi bagi orang yang nggak mampu membayar pendidikan, terlebih untuk orang yang nggak mampu tapi berprestasi. Tapi yang pemerintah luput adalah dari deretan penerima beasiswa tersebut, ada juga orang kaya (atau sanggup membayar biaya) jadi penerima beasiswa tersebut. Kok bisa?

Putusnya pendidikan Laila

Laila, mahasiswa UIN Jogja, adalah salah satu dari sekian banyak manusia yang mencoba peruntungan mendaftar beasiswa KIP. Orang tuanya petani, penghasilan tergantung musim, dan itu pun belum mencukupi untuk membayar UKT. Berangkat dari hal ini saja, harusnya Laila sudah cukup layak jadi penerima beasiswa KIP.

Oh, kawan, kenyataan selalu lebih jahat ketimbang polah ibu tiri dalam sinetron ampas.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Ada begitu banyak berkas-berkas yang harus rampungkan. Klise, seperti surat keterangan tidak mampu, surat penghasilan orang tua,  surat tanah, foto rumah. Nggak hanya itu, masih banyak berkas-berkas lainnya, begitulah yang Laila harus rampungkan demi keberlanjutan pendidikan.

Tapi, usahanya kandas. Dia tak lolos jadi beasiswa KIP. Orang kalah macam Laila, masih harus dijebloskan lagi oleh hidup. Hidup berjalan seperti bajingan tak bisa menggambarkan pedih yang Laila alami di lubuk hati.

Yang terjadi selanjutnya menyedihkan. Laila tak sanggup membayar UKT, yang membuatnya tak bisa melanjutkan pendidikan.

Padahal Laila tak lagi bisa diragukan kepantasannya. Penghasilan yang kelewat rendah, berprestasi, dan benar-benar butuh, tapi nyatanya di hadapan para pembuat keputusan, ia kalah. Tapi, jujur saja, ini amat sangat tak masuk akal. Maksud saya, ayolah, penghasilan orang tuanya kurang dari 500 ribu per bulan, harus semiskin dan sepantas apa lagi?

Saya bisa saja curiga dengan pihak kampus. Apa yang bikin Laila dianggap tidak pantas menerima? Apakah beasiswa KIP hanya menerima sedikit orang saja? Atau memang Laila kurang miskin?

Kalau memang kurang miskin, kok bisa ada orang kaya yang dapat?

Beasiswa miskin yang dinikmati oleh si kaya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 4 Maret 2023 oleh

Tags: beasiswa KIPpilihan redaksisalah sasaranUKT
Syafiqur Rahman

Syafiqur Rahman

Mahasiswa UIN Jogja yang hobi menulis.

ArtikelTerkait

Keresahan yang Saya Rasakan Selama Tinggal di Kecamatan Bumiaji Kota Batu

Keresahan yang Saya Rasakan Selama Tinggal di Kecamatan Bumiaji Kota Batu

11 April 2023
Jangan Hidup di Depok Jawa Barat kalau Nggak Siap Bergelut dengan Transportasi Umum yang Bobrok Mojok.co

Jangan Hidup di Depok Jawa Barat kalau Nggak Siap Bergelut dengan Transportasi Umum yang Bobrok

8 Juli 2024
Gunungkidul Handayani, Jalan Rusak (Tetap) Abadi wisata jeglongan sewu

Gunungkidul Handayani, Jalan Rusak (Tetap) Abadi

11 Agustus 2022
Orang yang Ngantuk Pas Nonton Film Dune Pasti Kapasitas Otaknya Pas-pasan terminal mojok.co

Orang yang Ngantuk Pas Nonton Film Dune Pasti Kapasitas Otaknya Pas-pasan

18 Oktober 2021
Hape Xiaomi Redmi A1, Ponsel Sejutaan yang Membuat Saya Melupakan iPhone 11 Pro

Hape Xiaomi Redmi A1, Ponsel Sejutaan yang Membuat Saya Melupakan iPhone 11 Pro

11 Januari 2024
Buggy Memang Pantas Jadi Yonko, dan Ini Alasannya dragon

Buggy Memang Pantas Jadi Yonko, dan Ini Alasannya

21 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
Liga Indonesia Saat Ini Seperti Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh (Unsplash)

Liga Indonesia Saat Ini Adalah Panggung Kuasa Modal: Serupa Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh

10 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

9 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas” Terminal

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas”

11 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.