Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Marcus Rashford Pemain Malas yang Tidak Cocok untuk Arsenal

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
11 Januari 2025
A A
Marcus Rashford Pemain Malas yang Tidak Cocok untuk Arsenal (Pexels)

Marcus Rashford Pemain Malas yang Tidak Cocok untuk Arsenal (Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya menulis keresahan ini sambil mendengarkan lagu “Garam dan Madu” dari Tenxi. Sudah 4 kali saya mengulangi lagu ini karena memang nempel banget di telinga. Sama nempelnya kayak kabar Arsenal sedang meminati Marcus Rashford, penyerang Manchester United.

Lagu “Garam dan Madu” memang senempel itu. “Aku pilih madu. Manis kayak kamu.” Ah, asik banget. Liriknya sangat sederhana, tapi kendang yang mengiringi terasa sangat menggoda. Manis banget. 

Sangat kontras dengan kabar Arsenal yang menaruh minat kepada Marcus Rashford. Alih-alih manis kayak madu, saya justru curiga kelak akan merasakan pahit. Pahit seperti menenggak racun serangga.

Marcus Rashford, pemain malas yang bikin gerah

Secara teknis, Marcus Rashford itu pemain bagus. Sebagai penyerang sayap, dia menyimpan banyak amunisi untuk menjadi yang terbaik di dunia. Misalnya, pemain berusia 27 tahun ini punya teknik menembak yang baik. Dia bagus di situasi 1v1 karena punya burst yang kuat.

Namun, untuk menjadi pemain Arsenal, kamu tidak boleh malas. The Gunners di era Mikel Arteta menuntut pemain untuk aware dengan beberapa tugas yang spesifik. Tugas ini berkenaan dengan kewaspadaan pemain ketika transisi bertahan. Nah, di sini, semua orang sudah tahu kalau Rashford itu pemain malas.

Banyak bukti video yang menunjukkan kalau dia malas untuk bertahan. Ketika timnya gantian bertahan, dia malah terlihat jogging. Rashford tidak memberikan pressing selayaknya pemain yang ingin merebut bola kembali. Saya, sebagai fans Arsenal, begitu resah mengetahui kabar ini.

Jejak “konflik” yang bisa merugikan Arsenal

Lantaran bukan pemain dengan determinasi tinggi, Marcus Rashford kerap tersingkir dari skuat Manchester United. Sebelum era Ruben Amorim saja, dia sudah berkonflik dengan Erik ten Hag. Jadi, Erik pernah mengingatkan Rashford untuk jangan kumat malesnya. Pasalnya, saat itu, dia lagi dalam performa bagus.

Baca Juga:

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Apa yang terjadi setelahnya? Ya kambuh itu malesnya. Pelatih mana yang bakal sabar hati menghadapi pemain malas? Masalahnya, kalau ada 1 pemain yang nggak ikut bertahan secara proper, struktur pertahanan tim bisa rusak. Kalau karena kemalasan tim ini jadi kalah, siapa yang akan disalahkan? Ya jelas pelatih.

Oleh sebab itu, hal ini bisa merugikan Arsenal. Selama 2 tahun ini, Arsenal punya sistem pertahanan yang terbilang baik. Bukan hanya karena punya pasangan CB terbaik di Liga Inggris saat ini. Pertahanan Arsenal kuat karena semua pemain sadar akan tanggung jawab. Kalau harus bertahan, ya segera turun. Nggak malah jogging seenaknya.

Jejak “pemain buangan” di London Utara

Ada satu hal lagi yang membuat saya resah sama berita Marcus Rashford ke Arsenal. Yang saya maksud adalah jejak pemain buangan bersama Arteta.

Jadi, kita sama-sama tahu ada jejak Willian dan Raheem Sterling bersama Arsenal. Keduanya pemain buangan yang tidak lagi dipakai oleh tim sebelumnya. Dan, keduanya punya posisi sama seperti Rashford. Sudah begitu, keduanya juga saya anggap gagal memberikan kontribusi.

Arteta selalu sukses dengan pemain yang memang “bagus” dan dalam era terbaik. Bukan pemain yang sudah hilang zamannya dan terbuang. Mau itu untuk urusan penghematan maka pemain kayak gitu dibeli. Jejak pemain buangan ini bikin saya resah.

Oleh sebab itu, demi cita-cita menjadi juara, sebaiknya Arsenal hanya mengincar yang terbaik. Karena memaksa membeli pemain buangan kayak Marcus Rashford pada akhirnya membuang waktu saja. Ketika waktu terbuang, pada akhirnya Arsenal kehilangan momen untuk menjadi juara. Begitu saja terus setiap tahun sampai dajjal says hello motherfucker!

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Satu Kata untuk Arsenal: “Bubar!”

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2025 oleh

Tags: arsenalliga inggrismanchester unitedmarcus rashfordMarcus Rashford to ArsenalrashfordRuben Amorim
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

Martinelli dan Pepe: Fokus ke Sayap yang Menguntungkan Arsenal

Martinelli dan Pepe: Fokus ke Sayap yang Menguntungkan Arsenal

12 Desember 2019
Manchester United Akan Tetap Berdiri Tegak meski Sepak Bola Sudah Punah

Manchester United Akan Tetap Berdiri Tegak meski Sepak Bola Sudah Punah

10 Juni 2022
LOA mati listrik negara bekas jajahan inggris brexit kerajaan inggris london jerman mojok

Dampak Brexit pada Liga Inggris yang Tak Main-Main

17 Januari 2021
ole gunnar solskjaer Manchester United Layak Merayakan Kelolosan ke Liga Champions Seperti Memenangi Sebuah Piala MOJOK.CO

Manchester United Layak Lolos Liga Champions, Pemain Terbaik Mereka Adalah VAR dan Mike Riley, Selamat!

27 Juli 2020
Arsenal Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi MOJOK.CO

Mesut Ozil Mengubah Arsenal Menjadi Padepokan Olah Kebatinan Jelang Final FA Cup

1 Agustus 2020
Arsenal Memang ‘Harus’ Melepas Ainsley Maitland-Niles, Fans Jangan Sepotong Menilai mojok.co

Arsenal Memang ‘Harus’ Melepas Ainsley Maitland-Niles, Fans Jangan Sepotong Menilai

25 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Malas dan Tidak Punya Uang Mojok.co

Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Tidak Punya Uang

8 Januari 2026
10 Istilah Populer di Kampus Unpad yang Penting Diketahui Mahasiswa Baru Mojok.co

10 Istilah di Unpad yang Perlu Diketahui Mahasiswanya biar Nggak Dikira Kuper

7 Januari 2026
Alasan Kebumen Ditinggalkan Warganya dengan Berat Hati Mojok.co

Alasan Kebumen Ditinggalkan Warganya walau dengan Berat Hati

7 Januari 2026
Cerita Kawan Saya Seorang OB selama 4 Tahun: Dijanjikan Naik Jabatan dan Gaji, tapi Ternyata Itu Semua Hanyalah Bualan Direksi

Cerita Kawan Saya Seorang OB Selama 4 Tahun: Dijanjikan Naik Jabatan dan Gaji, tapi Ternyata Itu Semua Hanyalah Bualan Direksi

10 Januari 2026
3 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Mojok.co jurusan PAI

Saya Tidak Ingin Menjadi Guru walaupun Memilih Jurusan PAI, Bebannya Tidak Sepadan dengan yang Didapat!

11 Januari 2026
Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria  Mojok.co

Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria 

8 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme
  • Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup
  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.