Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Buang Sial, Sebaiknya Manchester United Ganti Logo Saja

Andri Saleh oleh Andri Saleh
9 Mei 2022
A A
Buang Sial, Sebaiknya Manchester United Ganti Logo Saja

Buang Sial, Sebaiknya Manchester United Ganti Logo Saja (Littlew00dy via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Manchester United nggak kepikiran gitu ganti logo sebagai upaya buang sial?

Ada satu kebiasaan yang dilakukan oleh orang tua kalau anaknya sering sakit-sakitan. Yup, ganti nama. Misalnya nama anaknya Muhaimin. Oleh karena sering sakit-sakitan, maka orang tuanya mengganti namanya jadi Iskandar. Yang bikin heran, ketika namanya diganti, anaknya jadi jarang sakit lagi dan sehat wal afiat. Saya termasuk orang nggak percaya hal-hal mistis, tapi ya hal-hal begitu sering banget terjadi.

Sekarang, ada satu tim sepak bola di Inggris sana yang sering banget kalah. Bahkan baru saja dibantai oleh tim papan tengah, Brighton, dengan skor telak empat gol tanpa balas. Yup, apalagi kalau bukan tim Manchester United alias MU? Seringnya tim Setan Merah ini menelan kekalahan dengan skor besar, membuat Harry Maguire dkk jadi bulan-bulanan penggemar sepak bola di Liga Premier, bahkan di seluruh dunia.

Harry Maguire (MDI via Shutterstock.com)

Padahal kalau mau ikut nasihat orang tua dulu yang suka mengganti nama anaknya yang sering sakit-sakitan, di Manchester United sendiri sudah banyak melakukan pergantian. Pelatih sudah diganti, formasi juga, bahkan akhir-akhir ini coach Ralf Rangnick sering mencadangkan Harry Maguire yang dituduh sebagai biang kekalahan selama ini. Sialnya, tuduhan itu ternyata nggak terbukti. Manchester United masih saja dibantai. Jadi mau ganti apa lagi? Ganti nama? Ora mungkin. Masak iya MU mau diganti nama jadi Persiman: Persatuan Sepak Bola Sekitar Manchester?

Satu-satunya yang belum dicoba adalah mengganti logo MU. Lho, memang bisa ya ganti logo? Yaaa bisa lah. Banyak kok tim sepak bola di dunia yang ganti logo. Juventus, misalnya. Logo Juventus yang awalnya terkesan klasik dan old school berubah jadi huruf J yang lebih minimalis, modern, dan futuristik. Atau nggak usah jauh-jauh deh. Tetangga sebelah, Liverpool juga sudah ganti logo sejak 2017 lalu. Terbukti setelah ganti logo, prestasi Liverpool kian moncer sampai saat ini. Yaaa itu di luar faktor teknis dan kualitas pelatih dan pemain, sih.

Logo Juventus (Pixabay.com)

Sebetulnya, logo Manchester United sudah bagus. Bentuk dan strukturnya unik dan beda dengan logo tim Liga Premier lainnya. Ketika tim lain mengambil bentuk dasar lingkaran, persegi, atau segitiga, MU justru mengambil bentuk lonjong horizontal. Bentuk lonjongnya disamarkan dengan ornamen pita bertuliskan Manchester di bagian atas dan United di bagian bawah. Sampai sini, logo tersebut sudah keren dan berkharisma.

Nah, yang bikin cringe itu adalah gambar setan merah yang ada di dalam logo. Coba deh lihat dengan saksama gambar setan merahnya itu. Alih-alih terlihat garang, muka setan merah itu malah kelihatan cupu. Itu muka setannya entah lagi tertawa, senyum, atau berteriak garang. Ah, cupu deh pokoknya. Bahkan kalau dibandingkan dengan muka banteng moncong putih di logo PDI Perjuangan, masih kalah galak. Secara nggak langsung, muka setan merah yang cupu ini menunjukkan kondisi MU yang bakal jadi bahan cemoohan penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Cristiano Ronaldo (Shutterstock.com)

Untuk itulah, sebagai penggemar sepak bola, saya sarankan Manchester United untuk segera mengganti logonya. Cukup mengganti gambar setan merahnya itu saja. Banyak kok pilihan setan yang mukanya kelihatan garang. Setan di film Hellboy, misalnya. Atau bisa juga pinjam setan-setan lokal di Indonesia semacam genderuwo atau kuntilanak yang lebih seram.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Setidaknya, lebih menyeramkan dan mengancam ketimbang permainan MU sih wqwqwq.

Harapannya sih, prestasi MU langsung moncer ketika logo sudah diganti. Dengan logo yang terkesan garang, galak, dan seram, tim lawan bakalan gentar dan ketakutan lebih dulu sebelum bertanding. Tapi, kalau masih kalah juga meskipun sudah ganti logo, mungkin opsi ganti nama jadi Persiman itu perlu dicoba.

Atau kepikiran gitu ganti pemilik klub?

Penulis: Andri Saleh
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Dosa Penggemar Manchester United yang Sebaiknya Dihentikan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2022 oleh

Tags: Harry MaguirejuventusLiverpoollogomanchester united
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Membongkar Alasan Tersembunyi Lahirnya Si Domar, Semut Logo Indomaret

Membongkar Alasan Tersembunyi Lahirnya Si Domar, Semut Logo Indomaret

8 November 2022
everton liverpool merseyside mojok

Membahas Everton dan Rivalitas Derby Merseyside: Wawancara dengan @IndoEvertonian

27 Oktober 2020
Satu Kata untuk Arsenal- “Bubar!” (Unsplash)

Satu Kata untuk Arsenal: “Bubar!”

8 Januari 2024
Arsenal (Mungkin) Sudah Mengunci Hati Coutinho Setelah Tak Bisa Kembali ke Liverpool MOJOK.CO

Arsenal (Mungkin) Sudah Mengunci Hati Coutinho Setelah Tak Bisa Kembali ke Liverpool

13 Agustus 2020
mo salah real madrid seto nurdiantoro Liverpool manchester united manchester city mojok.co

Bukannya Ngatur nih, tapi Owner Liverpool Harusnya Sadar kalau Mo Salah Layak Naik Gaji

25 Oktober 2021
Ole Gunnar Solskjaer Manchester United

Analis Kecocokan Ole Gunnar Solskjaer dan MU menurut Primbon dan Cara Ngeruwatnya agar MU Tak Kalah Melulu

8 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

23 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”
  • Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan
  • KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa
  • Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.