Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Itu Ajaib. Sama-sama Punya Waktu 24 Jam Sehari, tapi Tetap Bisa Kuliah di Sela-sela Hidup

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
23 Januari 2026
A A
Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) itu Ajaib. Sama-sama Punya Waktu 24 Jam Sehari, tapi Tetap Bisa Kuliah di Sela-sela Hidup

Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) itu Ajaib. Sama-sama Punya Waktu 24 Jam Sehari, tapi Tetap Bisa Kuliah di Sela-sela Hidup (Dokumentasi UT)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya yakin, tidak ada yang lebih kuat ketimbang mahasiswa Universitas Terbuka. Sebab mereka bisa tetap meraih mimpi di tengah kesibukan yang tanpa henti

Hal paling adil di dunia ini adalah waktu. Semua orang, dari mana pun asalnya, apa pun latar belakangnya, semua punya waktu yang sama: 24 jam sehari. Tidak lebih, tidak kurang. Namun dalam praktiknya, waktu justru jadi kemewahan. Bagaimana tidak? Meski judulnya ‘waktunya gue’, kenyataannya, tidak semua orang punya keleluasaan untuk mengatur waktu mereka sendiri.

Buktinya, banyak orang terjebak dalam rutinitas yang nyaris tak menyisakan ruang. Pagi berangkat kerja, siang hingga sore bergulat dengan target, bahkan hingga malam hari pun masih saja uplek pegawean. Tak ada habisnya.

Ajaibnya, di sela-sela rutinitas tersebut, ada sosok yang masih bisa meluangkan waktu untuk upgrade diri, mereka adalah mahasiswa Universitas Terbuka (UT).

Kesibukan bukanlah penghalang bagi mahasiswa Universitas Terbuka

Kalau dipikir-pikir, kerja seharian itu kan capek, ya? Kalau ada waktu luang, pasti pengennya jalan-jalan, refreshing, atau sekadar selonjor sambil main HP. Mahasiswa Universitas Terbuka ini lain daripada yang lain. Mereka malah memilih untuk membaca modul, buka laptop untuk mengerjakan tugas, atau meninggalkan jejak di forum diskusi.

Kadang dilakukan sepulang kerja, kadang di sela jam istirahat, kadang juga saat duduk di transportasi umum. Sederhananya, mahasiswa UT ini selalu saja nemu waktu untuk belajar. Salut banget emang. Udah kaya MR DIY aja nih mahasiswa UT. Bedanya, kalau MR DIY ada saja idenya, kalau mahasiswa UT ada saja waktu belajarnya.

Semua itu, tentu tak lepas dari kemewahan waktu yang diberikan oleh Universitas Terbuka. Tidak seperti kampus konvensional lainnya, UT memang membebaskan mahasiswa untuk belajar kapan pun dan di mana pun. Tak ada jadwal kuliah yang kaku karena UT percaya bahwa pendidikan seharusnya milik semua orang, termasuk mereka yang sudah bekerja.

BACA JUGA: Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

Baca Juga:

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

Didorong oleh keyakinan

Tentu saja, yang namanya mengerjakan tugas jam 11 malam, di sisa tenaga dan di sela-sela kehidupan itu melelahkan. Godaan untuk rebahan pasti nyata adanya. Tapi, semua itu adalah bagian dari konsekuensi. Maklum, mahasiswa Universitas Terbuka ini kuliahnya bukan di jam-jam ideal, seperti kampus konvensional.

Perkara kenapa mahasiswa tetap tabah, tentu saja karena mereka yakin. Mereka yakin bahwa pendidikan adalah jalan menuju ke taraf hidup yang lebih baik. Jadi, sudah selayaknya mereka berkorban sedikit waktu dan tenaga. Toh, dalam perjuangan tersebut, mereka tidak sendirian. Universitas Terbuka sebagai tempat bernaung memberikan banyak dukungan dalam perjuangan tersebut. Misalnya, dengan memberikan biaya kuliah yang terjangkau, opsi ujian online bagi mahasiswa yang tidak bisa datang ke lokasi ujian, tidak ada sistem drop out, dsb.

Kan seneng ya kalau perjuangan kita diapresiasi dan didukung. Ibarat cinta, cintanya itu tidak bertepuk sebelah tangan.   

BACA JUGA: Kuliah Bukan Perlombaan Lulus Tepat Waktu, Universitas Terbuka (UT) Justru Mengajarkan Saya Lulus Tepat Tujuan

Belajar bertanggung jawab atas hidup sendiri

Kembali soal mahasiswa Universitas Terbuka yang mengerjakan tugas di sela kehidupan. Mahasiswa UT mampu menyeimbangkan dunia kerja dengan perkuliahan telah membentuk karakter mahasiswa UT sebagai sosok yang bertanggungjawab. Pasalnya, mahasiswa UT ini sudah terbiasa untuk mengatur hidupnya sendiri. Kapan harus bekerja, kapan belajar dan kapan harus istirahat. Itu sebabnya, 24 jam seharinya mahasiswa UT ini lebih kaya dan bermakna.

Itu sebabnya ketika lulus, rasa syukur mahasiswa UT jelas akan berbeda. Bukan euforia sesaat, tapi kelegaan yang dalam karena gelar itu diraih bukan di jalur yang mudah, melainkan di jalur yang penuh kedisiplinan.

Maka, jika suatu hari kamu melihat seseorang membuka laptop di sela jam istirahat kerja, atau kedapatan sedang buka modul di KRL, bisa jadi mereka adalah mahasiswa Universitas Terbuka yang sedang memperjuangkan mimpinya.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Orang Paling Celaka di Dunia Ini Adalah yang Masih Menganggap Universitas Terbuka Kampus Buangan padahal Justru Terlalu Maju untuk Zaman Ini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2026 oleh

Tags: biaya kuliah universitas terbukacara daftar universitas terbukalulusan universitas terbukauniversitas terbuka
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

19 Januari 2026
Rahasia Lulus Cepat dari Universitas Terbuka

Siapa Bilang Lulusan Universitas Terbuka Nggak Bisa Jadi PNS? Mitos!

22 Juni 2023
4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka mahasiswa UT kuliah di UT

4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka

3 November 2024
Cerita Kuliah di Universitas Siber Muhammadiyah, Universitas Terbuka Versi Muhammadiyah Mojok.co

Cerita Kuliah di Universitas Siber Muhammadiyah, Universitas Terbuka Versi Muhammadiyah

19 September 2025
Universitas Terbuka Bukan Hanya Kampusnya para Orang Tua

Universitas Terbuka Bukan Hanya Kampusnya para Orang Tua

6 Juni 2023
Stop Mengira Kuliah Online UT Itu Main-main, Kenyataannya Lebih Serius dan Menantang Dibanding Kuliah Konvensional Mojok.co

Stop Mengira Kuliah Online UT Itu Main-main, Kenyataannya Lebih Serius dan Menantang Dibanding Kuliah Konvensional

30 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Makanan Khas Jawa Timur yang Jangan Pernah Kamu Coba (Wikimedia Commons)

3 Makanan Khas Jawa Timur Paling Red Flag, Cukup Sekali Dicoba atau Sekalian Nggak Usah Dicoba Sama Sekali

12 Februari 2026
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup 

13 Februari 2026
Alasan Saya Ogah Main Padel dan Tetap Bertahan Main Badminton Mojok.co

Alasan Saya Ogah Main Padel dan Tetap Bertahan Main Badminton

11 Februari 2026
Wisata Wonosobo Enak Dinikmati, tapi Tidak untuk Ditinggali (Unsplashj)

5 Wisata Wonosobo Selain Dieng yang Tak Kalah Indah untuk Dinikmati, meski Nggak Enak untuk Ditinggali

14 Februari 2026
Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung

11 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tren “Ngopag” ala Lansia: Menikmati Jamu Parem Kendil yang Sudah Berdiri Sejak Tiga Generasi di Pasar Jangkang Yogyakarta
  • Pengalaman Buruk Naik Rosalia Indah Tua Rombakan: Empat Kali Mogok, Menghadirkan Kekecewaan di Akhir Perjalanan
  • Memilih Ngekos Setelah Menikah daripada Tinggal Bareng Ortu-Mertua, Finansial Memang Empot-empotan tapi Kesehatan Mental Aman
  • Jangan Buka Puasa di Blok M kalau Tidak Mau Lanjut Puasa tanpa Sempat Makan
  • Nongkrong di Coffe Shop Jogja Malam Hari, Rela Pulang Pagi demi Hindari Tukang Parkir
  • Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.