Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
10 Januari 2026
A A
Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Desa Made Surabaya adalah anomali. Di tengah hiruk-pikuk Kota Pahlawan, kita masih bisa menemukan tempat yang asri.

Surabaya tak ubahnya Jakarta. Meski ada perbedaan dalam sisi geografis, historis, dan budaya, sejatinya masih ada kesamaan yang saya temukan pada kedua kota itu. Salah satunya adalah pemandangan gedung-gedung tinggi bisa bersisian dengan lingkungan kumuh maupun perkampungan. Mungkin ini memang hal biasa di kota-kota besar.

Akan tetapi siapa sangka di tengah gemerlap dan kemewahan Kota Surabaya, khususnya Surabaya barat, ada hal lain yang saya rasa tidak ada di Jakarta. Hal itu adalah desa hidden gem yang sangat asri seperti desa di daerah pegunungan. Ketika memasukinya, atmosfernya langsung terasa berbeda.

Desa itu bernama Made. Suasana makin sunyi dan rumah-rumah yang semula renggang dan besar makin kecil dan rapat. Kalau kita datang ke Made, kita seolah bukan berada di Surabaya. Padahal Made masuk dalam salah satu kelurahan di Kecamatan Sambikerep.

Asal usul nama Made

Ketika mendengar nama Made, kalian mungkin akan berpikir ini ada hubungannya dengan Bali. Entah kampung orang Bali, atau dinamakan berdasarkan nama pendirinya yang merupakan orang Bali. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah. Ada banyak versi cerita soal asal-usul nama desa ini.

Pertama, dulu diyakini ada Komandan TKR bernama I Made Suganda yang dipanggil Kamin. Saat pertempuran 10 November sedang mencuat, Kamin dan anak buahnya mundur ke desa paling barat Surabaya yang kini dinamakan Made.

Sementara itu, cerita kedua adalah sejarah Desa Made yang riil. Menurut sesepuh Desa Made, Mbah Man, kampung ini merupakan singkatan dari Macan Gede. Macan adalah salah satu peliharaan Mbah Singo Joyo. Beliau adalah orang yang dipercaya babat alas atau mendirikan Desa Made Surabaya. Karena itu, patung singa dan macam dapat ditemukan di desa ini.

Sedekah bumi dan gulat okol

Made bukanlah desa wisata di Surabaya seperti Kampung Ketandan, Kampung Maspati, maupun Kampung Dolanan. Terus terang saking hidden gem-nya desa ini, saya masih belum bisa mengulik lebih banyak keistimewaannya. Apalagi letaknya di Surabaya barat. Saat itu pertempuran 10 November berlokasi di Surabaya pusat dan utara sehingga wilayah Barat tidak memiliki sejarah yang signifikan.

Baca Juga:

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

Toh, desa ini letaknya masih di kota sehingga kita tidak bisa berharap banyak soal budaya maupun tradisi yang sangat kental. Meski begitu, kampung ini masih cukup erat kaitannya dengan tradisi Jawa. Contohnya seperti sedekah bumi. Yang unik dari tradisi ini adalah punden Mbah Singojoyo dijadikan pusat kegiatan sakral ini.

Selain itu, ada menu wajib di perayaan ini, yaitu tumpeng dan ayam panggang. Tumpeng melambangkan kesejahteraan, sementara ayam panggang agar manusia tidak berlaku seperti ayam. Maksudnya, ayam jika dikumpulkan bersama nantinya akan saling bertarung.

Di Made Surabaya, ada juga gulat okol. Gulat okol adalah gulat tradisional Jawa Timur yang menjadi hiburan pendamping. Nantinya, pihak penyelenggara akan menyediakan panggung ring tinju dan jerami padi.

Made Surabaya, tempat healing sekaligus pengingat tradisi

Baru satu kali saya ke Desa Made, tapi masih ingat betul suasananya. Asri, sepi, nyaman, dan banyak anak kecil yang bermain di luar. Persawahan juga membentang luas. Tidak hanya ditanami padi, tapi juga tomat, cabai, hingga kacang panjang. Merasakan ketenangan Desa Made Surabaya seolah mengingatkan saya pada dua hal.

Pertama, jangan lupa back to nature. Bayangkan, di tengah stresnya Kota Pahlawan ini ternyata masih ada sebuah desa yang asri. Ini seolah mengingatkan kita bahwa, “Jangan main di tengah terus, ayo ke pinggiran kota!”

Kedua, Desa Made yang masih menjaga tradisi Jawa menjadi pengingat bahwa meski Surabaya sudah digerus modernitas, Surabaya tetaplah Jawa. Surabaya masih punya wilayah yang menjaga tradisi Jawa.

Bagi warga Surabaya yang bosan melihat hutan beton, saya sangat menyarankan healing tipis-tipis ke desa ini. Kalian tidak perlu keluar dari batas kota. Cukup dengan berkendara ke Surabaya barat, tepatnya di Desa Made. Memang tidak bisa dibandingkan dengan pedesaan di Jombang, tapi sudah sangat lumayan untuk mencari yang hijau-hijau.

Jangan lupa untuk mencatat tanggal-tanggal penting seperti sedekah bumi di Desa Made Surabaya biar bisa menyaksikan keseruannya juga. Satu lagi, saya merekomendasikan untuk menyantap Bakso Singo Joyo sebab baksonya berukuran jumbo dan sangat populer di sana.

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jalan Panggung, Sisi Lain Surabaya yang Tidak Pernah Saya Duga.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Januari 2026 oleh

Tags: Desa MadeKampung MadeKota SurabayaMade SurabayaSambikerep SurabayaSurabayaSurabaya barat
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Fasilitas di UNESA Lidah Wetan Bikin Mahasiswa UNESA Ketintang Cemburu

Fasilitas di UNESA Lidah Wetan Bikin Mahasiswa UNESA Ketintang Cemburu

6 Oktober 2023
Underpass Bunderan Taman Pelangi Surabaya, Bukti Pemkot Surabaya Nggak Pernah Belajar dari Kasus Kemacetan yang Ada (Pixabay.com)

Underpass Bundaran Taman Pelangi Surabaya, Bukti Pemkot Surabaya Nggak Pernah Belajar dari Kasus Kemacetan yang Ada

16 Desember 2023
Bondowoso, Sebaik-baiknya Kandidat Ibu Kota Jawa Timur

Bondowoso, Sebaik-baiknya Kandidat Ibu Kota Jawa Timur

15 Maret 2023
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Sidoarjo Nggak Perlu Capek-capek Saingan sama Surabaya, Cukup Perbaiki Jalan yang Lubangnya Bisa Buat Ternak Lele Saja Kami Sudah Bersyukur!

24 Februari 2026
Surat Cinta untuk Wali Kota Pak, Pembangunan U-Ditch dan Box Culvert Bikin Jalan di Surabaya Malah Rusak dan Nggak Rata Terminal Mojok

Surat Cinta untuk Wali Kota: Pak, Pembangunan U-Ditch dan Box Culvert Bikin Jalan di Surabaya Malah Rusak dan Nggak Rata

2 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap FISIP, Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik Terminal

FISIP Kehilangan “Taring” karena Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik 

7 Mei 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Long Weekend Itu Memang Menyenangkan, kecuali untuk Warga Jogja

7 Mei 2026
Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026
Lagu Baru Sheila On 7 “Sederhana” Pas untuk Orang-orang Usia 30 Tahun Mojok.co

Lagu Baru Sheila On 7 “Sederhana” Pas untuk Orang-orang Usia 30 Tahun

9 Mei 2026
Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026
5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota Mojok.co

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.