Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jika Ada yang Lebih Sulit dari Menjilat Siku Sendiri, Mencari Kerja di Palembang Adalah Jawabannya

Muhamad Pajar Pratama oleh Muhamad Pajar Pratama
30 Oktober 2023
A A
4 Hal yang Bikin Saya Menderita Tinggal di Palembang loker palembang tukang parkir

4 Hal yang Bikin Saya Menderita Tinggal di Palembang (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah hampir 2 tahun meninggalkan Kota Palembang, saya akhirnya kembali ke kota kelahiran saya ini setelah sebelumnya tinggal sementara di Jogja. Ada beberapa hal yang akhirnya saya sadari bahwa kota ini sudah banyak berubah. Termasuk begitu sulitnya mencari pekerjaan di sini.

Sudah lebih dari satu bulan saya terus membuka media sosial info loker Palembang, saya kesulitan mencari pekerjaan dengan kualifikasi dan keterampilan yang saya miliki, karena memang tak banyak juga pilihan lowongan yang tersedia.

Saya coba menguraikan kira-kira apa penyebab cukup sulit mendapatkan pekerjaan di Palembang, meski loker Palembang lumayan banyak.

Populasi penduduk Palembang yang tinggi

Kota Palembang adalah kota dengan jumlah penduduk tertinggi nomor 3 di Pulau Sumatera, sekitar 8,64 juta jiwa (Badan Pusat Statistik). Hal inilah yang mungkin membuat jomplang antara permintaan pekerjaan dengan ketersediaan lapangan kerja.

Efek Covid-19

Sebetulnya saya adalah salah satu korban PHK massal saat pandemi 2 tahun lalu, yang membuat saya harus pergi ke Jogja dari Palembang karena rekomendasi seorang teman yang lebih dulu kerja di sana. Setidaknya saya punya kegiatan selama pandemi.

Saya yang sebelumnya bekerja di salah satu perusahaan retail, terpaksa harus dirumahkan karena memang tidak boleh ada aktivitas yang dilakukan di luar rumah saat itu. Dengan begitu gerai tempat saya bekerja pun harus ditutup.

Pandemi memang telah selesai. Namun, efek yang dihasilkan ternyata jangka panjang. Banyak dari pengangguran yang ada sekarang adalah mereka yang sebelumnya bekerja, lalu kemudian harus kehilangan profesinya karena pandemi. Pun, ekonomi tak kunjung membaik. Bahkan di kota besar sekalipun. Jika kota-kota besar dunia saja masih struggle, tentu saja Palembang tak luput dari permasalahan yang sama.

Orang dalam adalah kunci

Saya menambahkan alasan ini karena memang inilah yang saya lihat di lapangan. Bahkan beberapa orang yang saya kenal mendapatkan pekerjaannya karena rekomendasi dari kerabat yang sudah bekerja di tempat yang sama sebelumnya.

Baca Juga:

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

Hal ini sudah seperti rahasia umum di kalangan pencari kerja, tak eksklusif Palembang saja. Bagi yang tidak punya orang dalam, mereka rela membayar orang lain yang dirasa bisa membuat dirinya bekerja di Perusahaan tertentu. Aneh memang, tapi itulah yang terjadi.

Suatu waktu saya pernah diundang untuk wawancara di salah satu perusahaan di Palembang. Seingat saya perusahaan tersebut hanya membuka lowongan untuk 1 posisi. Namun, yang datang ke wawancara hari itu lebih dari 20 orang. Hal ini membuat kesempatan mendapat pekerjaan semakin kecil. Seperti ada dua tim sepak bola berebut menjadi kapten. Bahkan masih mending, karena di pertandingan sepakbola dibutuhkan setidaknya 2 kapten, sedangkan ini hanya 1 orang. Saat itu juga kaki saya langsung lemas, jiwa berkompetisi saya hilang entah kemana.

Saya yang merasa cukup memiliki pengalaman di beberapa bidang industri, ternyata masih juga sulit diterima kerja. Tak heran jika banyak lulusan sarjana masih jadi pengangguran. Tak hanya di Palembang, tapi di mana saja.

Semoga saja tak lama setelah menulis ini saya bisa mendapatkan pekerjaan yang saya inginkan, dan entah kenapa, saya optimis, masih ada kesempatan di Palembang.

Penulis: Muhamad Pajar Pratama
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Hal yang Bikin Saya Menderita Tinggal di Palembang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Oktober 2023 oleh

Tags: covidinfo loker palembanglapangan pekerjaanlokerorang dalampalembang
Muhamad Pajar Pratama

Muhamad Pajar Pratama

Mas-mas biasa, penulis lepas sekaligus fans Chelsea sejati.

ArtikelTerkait

Percayalah, Punya Akun LinkedIn Itu Nggak Penting-penting Amat

Percayalah, Punya Akun LinkedIn Itu Nggak Penting-penting Amat

13 April 2022
Rosalia Indah Adalah Sebaik-baiknya Teman Perjalanan Darat dari Palembang ke Bogor

Rosalia Indah, Sebaik-baiknya Teman Perjalanan Darat dari Palembang ke Bogor

24 Mei 2023
4 Hal yang Bikin Saya Menderita Tinggal di Palembang loker palembang tukang parkir

Ngerinya Tukang Parkir Palembang: Jangan Sekali-kali Nolak Bayar Parkir kalau Nggak Mau Wajah Anda Dirobek!

20 Maret 2024
Kue Khas Palembang yang Jarang Diketahui Orang dan Terancam Punah Terminal Mojok

Culture Shock Orang Jawa Nyobain Soto Ayam ala Palembang

13 Desember 2022
Menjawab Stigma Negatif yang Dilekatkan kepada Orang Palembang

Menjawab Stigma Negatif yang Dilekatkan kepada Orang Palembang

29 Juni 2022
4 Hal yang Bikin Saya Menderita Tinggal di Palembang loker palembang tukang parkir

4 Hal yang Bikin Saya Menderita Tinggal di Palembang

14 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.