Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Krim Kelly, si Jadul yang Sering Difitnah Mengandung Merkuri

Nuriel Shiami Indiraphasa oleh Nuriel Shiami Indiraphasa
10 April 2021
A A
andaikan krim kelly bisa ngomong terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Kelly Pearl Cream atau biasa akrabnya dipanggil Kelly doang ini sudah saya kenal dari zaman SD. Setelah memakai krim Nivea dan sebelum bedakan, Mamah saya selalu memakai krim Kelly terlebih dulu. Pun dari saya SD hingga sekarang, kemasan krim Kelly ini nggak ada bedanya. Mungkin kalau Kelly ini jadi orang, doi tipikal manusia setia. Sama kayak Kak Seto dengan model rambutnya, dan sama juga kayak kita yang terus-terusan nggak berubah memanggil blio dengan sebutan “Kak”. Harusnya sudah panggil “Kek” nggak, sih? Ehehehe.

Berkaca dari Mamah, awal mula saya belajar dandan pun saya menggunakan apa yang biasa saya lihat darinya. Gincu Arab, celak, dan termasuk Kelly. Awalnya saya hanya coba-coba, tapi kemudian kok malah enak. Akhirnya saya ketagihan. Di tengah modernisasi dunia per-makeup-an Tanah Air, saya tetap memilih krim Kelly. Kenapa? Ya karena murah banget, dong. Apalagi coba alasan saya?!

Hingga suatu ketika, saat saya tengah KKN (yang otomatis tinggal serumah ramai-ramai dengan anak kelompok), seorang teman nyeletuk, “Ndi, jangan pakai Kelly. Bahaya!” Saya yang lagi siap-siap mau pupuran rada syok. “Hah? Bahaya gimana?” tanya saya. Teman saya hanya menjawab, “Iya, ada merkurinya!”

Ebuset, bak tersambar geledek saya kaget. Serius nih ada merkurinya?

Setelah ditodong pernyataan menohok itu, saya berusaha mencari tahu apakah benar krim Kelly mengandung merkuri. Dulu, belum ada tuh kanal YouTube-nya dr. Richard Lee dan dokter-dokter estetik lainnya yang mengedukasi seputar skincare. Saya googling, baca-baca artikel, cek nomor BPOM, tapi kok ya petunjuknya mengarah semua ke konklusi kalau krim Kelly itu aman digunakan. Siapa manusia pertama yang menyebarkan rumor kejam kalau Kelly ini bermerkuri coba?

Sampai suatu hari saya menemukan sejelas-jelasnya penjelasan bahwa Kelly Pearl Cream yang diisukan bermerkuri sama sekali TIDAK BERMERKURI. Capslock jebol, noh.

Jika kalian cek nomor POM-nya, Kelly ini terdaftar. Otomatis jelas sudah keamanannya untuk digunakan. Dan, jika kalian mau meninjau ulasan dr. Richard Lee terhadap Kelly Pearl Cream ini, beuh… jelas banget, Cuk, kalau Kelly ini aman, no debat!

Alasan mengapa isu miring Kelly bermerkuri ini tiada lain karena hargannya. Krim Kelly ukuran 15gr saja cuma dibanderol kisaran 7 ribu perak. Bayangin dah tuh, lo pegang 10 rebu aja masih ada kembaliannya?! Like… for real??? Mangga, waktu dan tempat dipersilakan kepada Sisca Kohl.

Baca Juga:

Anak SD Zaman Sekarang Sudah Punya Skincare Routine Lengkap dan Tampilan Layak Selebgram: Padahal Saya Pas Bocah Bangga Punya Kaos Sablon dari Pasar Malam

Kalau Kosmetik Punya Zodiak, Viva Itu Capricorn. Nggak Banyak Gaya, tapi Bisa Diandalkan

Padahal nih, menurut penjelasan dr. Richard Lee (lagi-lagi saya kutip dari beliau, karena beliau salah satu dokter kecantikan dengan nama cukup santer di Tanah Air), yang menjamin keamanan suatu produk adalah komposisinya. Kita nggak bisa lihat cuma dari harganya saja. Sudahlah, pokoknya yang jadi tolok ukur paling utama adalah komposisinya. Dan, komposisi si Kelly ini sama sekali nggak mengandung merkuri.

Krim yang harganya mihil tapi ternyata abal-abal, ada. Yang murah tapi aman, ya juga ada. Jadi, jangan jadikan harga sebagai acuan keamanan suatu produk. Kejelian kita harus diuji sampai pada kolom tulisan komposisi. Mau bagaimanapun, yang relatif itu harga, sementara komposisi itu mutlak statusnya.

Sudah ya Kelly, jangan sedih lagi. Sudah aku bantu melalui tulisan ini. Semoga nggak ada lagi menungsa-menungsa yang bilang kamu bermerkuri. Cup, cup, cup, sini peyuk duyu~

Duh, lambemu, lambemu. Seenak udel aja nuduh Kelly bermerkuri. Nggak habis thinking dah aing.

“Jangan mentang-mentang kamu kaya, seenaknya saja ngejatuhin harga diri orang lain!” tegas Kelly di suatu kesempatan saat bermonolog di depan kaca. “Yang nuduh aku bermerkuri, semoga dibalas sama Allah.” (((menangis dalam hati)))

Sumber Gambar: YouTube Crisell Easter

BACA JUGA Nggak Usah Sok-sokan Pakai 10 Step Korean Skincare Routine kalau CTMP Aja Belum Khatam! dan tulisan Nuriel Shiami Indiraphasa lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 April 2021 oleh

Tags: bahan skincaremitos skincareskincareskincare lokal
Nuriel Shiami Indiraphasa

Nuriel Shiami Indiraphasa

Jangan terlalu ngambis, nanti malah nangis.

ArtikelTerkait

Hada Labo Tamagohada Mild Peeling AHA+BHA Face Wash review mojok.co

Enaknya Cuci Muka dengan Hada Labo Tamagohada Mild Peeling AHA+BHA Face Wash

4 Agustus 2020
5 Rekomendasi Serum Retinol Lokal yang Aman dengan Harga Masuk Akal

5 Rekomendasi Serum Retinol Lokal yang Aman dengan Harga Masuk Akal

9 Oktober 2024
5 Serum Pencerah Wajah di Bawah 50 Ribu Terminal Mojok

5 Serum Pencerah Wajah di Bawah 50 Ribu

13 April 2022
7 Rekomendasi Skincare Terbaik buat Kamu yang Menginjak Usia 30-an Terminal Mojok

7 Rekomendasi Skincare Terbaik buat Kamu yang Menginjak Usia 30-an

6 September 2022
5 Brand Makeup Lokal Low Budget Cocok untuk Daily Makeup Terminal Mojok

5 Brand Makeup Lokal Low Budget, Cocok untuk Daily Makeup

14 November 2022
6 Tips Skincare buat Sobat Misqueen Terminal Mojok

6 Tips Skincare buat Sobat Misqueen

21 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Tidak Butuh Mall untuk Bisa Disebut Beradab dan Maju, Standar Konyol kayak Gitu Wajib Dibuang!

15 April 2026
Shopee dan Kebijakan Absurd-nya: Niatnya Membantu, tapi Malah Bikin Penjual Menggerutu shopee vip

Shopee VIP Memberi Ilusi Hemat Belanja, tapi Bisa Membuat Boros Tak Terkira

12 April 2026
3 Tempat Wisata Gunungkidul yang Layak Dikunjungi Berkali-kali pantai gunungkidul

4 Culture Shock yang Saya Rasakan sebagai Orang Demak Saat Pertama Kali Main ke Pantai Gunungkidul

12 April 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co

Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal

12 April 2026
Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

Karimun Wagon R, Rekomendasi Cerdas Mobil Pertama untuk Kaum Mendang-mending yang Belajar Punya Mobil

15 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Pesut Adalah Simbol Kota Samarinda, tapi Orang Samarinda Sendiri Belum Pernah Lihat Pesut Secara Langsung

12 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”
  • Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika
  • iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi
  • PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk
  • Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri
  • Penyesalan Pasang WiFi di Rumah: Lepas Kendali “Merusak” Hidup dan Mental karena Terkungkung Layar HP

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.