Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Kota Malang Kalahkan Jogja Sebagai Kota Paling Ideal untuk Kuliah

Jelang Hardika oleh Jelang Hardika
11 Juli 2022
A A
Kota Malang kota pendidikan. (Unsplash.com)

Kota Malang kota pendidikan. (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama ini, yang kita kenal sebagai kota pendidikan adalah Jogja. Selain faktor sejarah, di Jogja memang bertebaran kampus-kampus berkualitas. Namun, kini, saya bisa bilang kalau Kota Malang nggak kalah sama Jogja sebagai jujugan untuk kuliah.

Izinkan saya menjelaskan alasannya.

#1 Kota Malang, kota pendidikan

Untuk Jawa Timur, selain Surabaya, jujugan paling ideal untuk kuliah adalah Kota Malang. Ada banyak kampus negeri dan swasta yang bisa menjadi pilihan mahasiswa untuk menuntut ilmu.

Kampus-kampus negeri di Kota Malang di antaranya, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Islam Negeri (UIN), dan Politeknik Negeri Malang. Ini adalah deretan kampus berkualitas yang tentunya banyak menjadi incaran teman-teman SMA maupun SMK di berbagai daerah di Indonesia.

Kampus swasta yang ada di sini juga tak kalah bagus. Misalnya, seperti Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Islam Malang (Unisma), Institut Teknologi Malang (ITN), dan sebagainya.

Jadi tak perlu diragukan ya bagaimana Kota Malang menjadi salah satu pusat kota Pendidikan di Jawa Timur, bahkan di Indonesia. Bisa dong bersaing sama Jogja.

Pengalaman bergaul dengan teman-teman yang berasal dari berbagai daerah dan budaya tentu sebuah pengalaman berharga yang mungkin jarang kamu temui selain di Malang dan kota pendidikan lainnya.

#2 Kota wisata

Selain mendapat predikat sebagai kota pendidikan, Kota Malang juga menyandang status kota wisata. Banyak tempat wisata di Malang yang setiap tahunnya terus bertambah. Apalagi Kota Malang bertetangga dengan Batu. Yaps, mungkin banyak yang menganggap Malang dan Batu itu satu wilayah, nyatanya beda. Tapi dengan kamu kuliah di Malang, kamu bisa menikmati wisata di dua kota tersebut yang jaraknya tidak jauh dari pusat-pusat kampus.

Baca Juga:

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

Tempat wisata yang ada di Malang dan Batu di antaranya, Jatim Park, BNS (Batu Night Square), Museum Angkut, dan lain sebagainya. Itu dari wisata buatan saja, belum yang wisata alam. 

Di Kota Malang dan Batu kamu akan menemui banyak wisata alam yang eksotis seperti air terjun Coban Rondo, Coban Talun, dan Coban Pelangi. Ada juga pemandangan Gunung Panderman dan Gunung Arjuna.

#3 Iklim yang sejuk

Terletak di dataran tinggi membuat suhu di Kota Malang bisa dikatakan cukup sejuk. Pengalaman saya yang kuliah di sana dari 2010 hingga 2014, saat kamu berasal dari kota yang lebih panas lalu kuliah di Malang, awal-awal kuliah kamu bakal sering merasa kedinginan, tapi enak, selebihnya jadi nyaman deh.

Iklim yang sejuk membuat kita menjadi lebih nyaman ketika belajar. Nggak bingung soal iklim yang panas, yang membuat sering keringetan dan kulit jadi gatal, sampai harus beli banyak produk kecantikan biar nggak item, bau matahari, atau ngilangin bau badan karena keringat.

#4 Biaya kos murah

Kadang, biaya kos memang bergantung fasilitasnya. Namun, untuk kos dengan fasilitas standar, Kota Malang bisa dikatakan cukup terjangkau. Pada kurun 2010 hingga 2014, biaya kos standar di Malang sekitar Rp1,5-2,5 juta per tahun.

Biaya tersebut biasanya sudah mencakup kamar mandi, kasur, lemari, dan bila beruntung sudah termasuk biaya listrik. Pada era 2016 hingga 2020, menurut saudara saya yang kuliah di sana, biaya kos ternyata tidak naik drastis, masih di angka Rp2-3,5 juta per tahun. Masih terjangkau, kan?

Enaknya lagi, kebanyakan kos dan lingkungan kawasannya bisa dikatakan bersih dan nyaman. Jarang ditemukan kos kumuh atau tidak terawat. Kos kotor mungkin iya, kalau itu sih karena penghuninya yang malas bersih-bersih.

#5 Biaya hidup murah

Bagi orang luar Pulau Jawa yang kuliah di Jawa Timur dan beberapa daerah Jawa yang lain, biasanya akan kaget mengetahui biaya hidupnya ternyata jauh lebih murah dibandingkan di daerahnya masing-masing.

Sebagai gambaran, tahun 2010-2014, uang Rp10.000 itu sudah bisa makan plus minum dan kadang masih dapat uang kembali. Tentu itu di warung-warung di sekitar kawasan kampus, ya.

Pada 2019, saya beberapa kali masih main ke Kota Malang dan memang harganya tentu naik ya, tapi tidak signifikan. Masih ada kok tempat-tempat yang murah, yang dengan Rp10.000 sudah makan plus minum, rata-rata Rp15.000 udah plus minum dan ada uang kembali. Ya, dari 2014 ke 2019, naiknya sekitar tiga sampai lima ribuan lah kira-kira.

Jadi, itulah 5 alasan betapa enaknya kuliah di Kota Malang. Bagi kamu calon mahasiswa yang ingin kuliah di Malang, tidak perlu ragu dan bimbang, karena banyak hal-hal yang menyenangkan yang bakal kamu dapat. Tinggal tentukan kampus dan jurusan impian. Selamat belajar di kota Malang!

Penulis: Jelang Hardika

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 3 Hal Terkait Kota Malang yang Perlu Diluruskan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2022 oleh

Tags: jawa timurJogjakota malangkota pendidikanSurabayaUB
Jelang Hardika

Jelang Hardika

Pria (29), suka dengerin curhatan, kadang jadi pusat perhatian mahasiswa(i).

ArtikelTerkait

5 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Underpass Kentungan Jogja Saat Banjir

5 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Underpass Kentungan Jogja Saat Banjir

28 November 2024
Orang Madura Bukannya Nggak Paham Aturan, tapi Jalur Motor Jembatan Suramadu Terlalu Sempit hingga Terpaksa Menggunakan Jalur Mobil Mojok.co

Orang Madura Bukannya Nggak Paham Aturan, tapi Jalur Motor Jembatan Suramadu Terlalu Sempit hingga Terpaksa Menggunakan Jalur Mobil 

6 Januari 2024
5 Derita Jadi Penglaju Muntilan-Jogja Mojok.co

5 Derita Jadi Penglaju Muntilan-Jogja

20 September 2024

 “Bodho” hingga “Congok”, Ini Cara Membedakan Level Kebodohan dalam Bahasa Jawa Suroboyoan

28 Oktober 2024
kopi klotok

Belum ke Jogja Kalau Belum ke Kopi Klotok

26 Maret 2020
Culture Shock Orang Jogja Saat Pertama Kali Merantau ke Kediri

Culture Shock Orang Jogja Saat Pertama Kali Merantau ke Kediri

4 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

27 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.