Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Konten University Check yang Dianggap Ajang Pamer dan Bikin Mangkel Netizen

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
10 Maret 2020
A A
Konten University Check yang Kayak Ajang Pamer dan Bikin Mangkel Netizen
Share on FacebookShare on Twitter

Jujur saja, akhir-akhir ini saya merasa mangkel ketika login di beberapa akun media sosial dan mengecek postingan yang berseliweran di linimasa. Mau itu Twitter, Instagram, juga Facebook (setidaknya di tiga platform ini saya masih terbilang cukup aktif). Pasalnya, sampai dengan saat ini, masih banyak mahasiswa yang berasal dari beberapa kampus keranjingan membuat konten University Check. Yang saya lihat itu lagi, itu lagi.

Nggak, saya nggak ngiri sama sekali dengan kemewahan fasilitas kampus yang dipamerkan. Hanya sekadar kagum dengan beberapa spot yang terbilang cukup mewah untuk ukuran kampus. Selebihnya, saya hanya merasa biasa saja. Saya paham, mereka ingin menunjukkan pride kuliah di kampus masing-masing, khususnya soal fasilitas.

Tapi, jujur saja, ketika berkali-kali melihat konten ini, saya malah mangkel. Bawaannya selalu pengin bilang, “Ini apa banget, sih?!” Dan saya pikir, ketika saya melihat komentar mengenai University Check di kolom pencarian maupun trending dari banyak orang, bukan hanya saya sendiri yang menimbun rasa mangkel karena hal tersebut. Ada banyak orang yang muncul dengan komentar super julidnya.

Kalau nggak percaya, coba deh kalian cek secara mandiri pada kolom pencarian di tiap platform medsos dengan kata kunci “University Check”, pasti akan ada beberapa konten video berdurasi singkat para mahasiswa yang sedang memamerkan kemewahan kampusnya masing-masing, sekaligus komentar ajaib dari netizen budiman. Plus meme yang bisa dijadikan hiburan, bahan candaan.

Sebetulnya, setelah saya merasa mangkel karena sering melihat video University Check—yang biasanya diolah dengan aplikasi Tiktok dengan segala editannya—ada dua sisi yang bisa didapat, sisi menyenangkan dan nggak menyenangkan.

Pertama, saya kasih tahu terlebih dulu soal sisi menyenangkannya. Begini, sadar atau tidak, video University Check ini bisa dijadikan sebagai promosi tiap kampus yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan memperlihatkan apa saja kegiatan di kampus, fasilitas apa saja yang tersedia, dan bagaimana situasi serta lingkungannya, pasti selalu ada yang tertarik untuk bisa kuliah di kampus yang sedang di-review. Kalau sudah begini, staf marketing atau humas kampus nggak perlu pusing-pusing amat soal promosi, karena sudah diwakilkan oleh para mahasiswanya.

Kedua, ini bagian yang nggak menyenangkan. Akui saja, bagi yang merasa mangkel ketika melihat video University Check dengan segala kemewahannya, pasti karena mikirnya mereka ini sedang pamer. Betul, kan? Memang sih, soal pamer ini nggak bisa dimungkiri. Antara video satu dengan yang lain, rata-rata menunjukkan sisi mewah dari tiap kampus. Makanya, saya nggak heran ketika ada video atau meme yang nge-troll konten University Check sebagai bentuk perlawanan dan dijadikan bahan bercandaan.

Jika ada hal lain, mereka yang keranjingan bikin video semacam ini, pikir saya, sekadar bangga karena kuliah dan belajar di kampus yang pada dasarnya memang terlihat megah. Selain kampus tersebut sudah menjadi idaman untuk sebagian orang. Syukur-syukur jika kelak memang bisa memberi motivasi juga berprestasi.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Konten Review Tanaman Bupati Lamongan Adalah Konten Pejabat Paling Membingungkan yang Pernah Saya Tonton, Nggak Paham Prioritas!

Sebetulnya, University Check ini nggak perlu ditanggapi terlalu serius. Namanya juga salah satu bagian dari konten. Bebas, dong, seseorang mau buat konten apa—selama dapat dipertanggungjawabkan dengan baik? Sebab, nggak sedikit juga orang yang mengkritisi konten ini. Ada yang berkomentar, “Halah, puas-puasin aja sana kuliah sebelum skripsi!”, “Kuliah yang bener, malah pamer kampus!”, atau “University check, university check, urusin tuh skripsi!” Lah, kocak. Malah ngatur-ngatur kesenangan orang lain.

Maksud saya, siapa tau nih, ya, siapa tau, mahasiswa yang ada di video University Check juga memang sudah belajar, terus bikin video itu untuk melepas penat, memanfaatkan jeda istirahat sebelum belajar lagi. Siapa tau, loh, ya. Lalu soal ngurus skripsi, memangnya yang bikin konten ini mahasiswa tingkat akhir semua? Bahkan saya menduga, yang bikin konten ini kebanyakan mahasiswa tingkat awal. Lihat aja, tampangnya masih fresh semua, kan? Jelas belum mengalami gimana rasanya ngerjain revisi skripsi yang seabrek-abrek atau judul ditolak berulang kali. Eh?

Kalau saya sih, sebagai alumni dari salah satu universitas ternama, nggak perlu repot-repot jelasin kampus saya gimana, apalagi sampai ikut-ikutan bikin konten University Check segala. Yang jelas, saya bangga jadi alumni kampus ini. Sini, biar saya kasih tahu dan kalian pasti langsung bisa nebak dulu saya kuliah di mana. Kata kuncinya: di iklannya, ada UFO terbang.

BACA JUGA Berhenti Bilang Anak TikTok Alay! Bikin Kontennya Sulit Tauk! atau tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Maret 2020 oleh

Tags: KampuskontentiktokUniversity Check
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Kebiasaan Pemerintah Indonesia Minta Hapus Konten ke Google, Emang Bikin Malu! terminal mojok.co

Kebiasaan Pemerintah Indonesia Minta Hapus Konten ke Google: Emang Bikin Malu!

26 Oktober 2021
nakes konten tiktok

Ngaku Nakes buat Konten TikTok, tapi Etika Profesinya Ditinggal

11 November 2021
CFD Universitas Negeri Malang (UM): Bukan Cuma Bikin Sehat, tapi Juga Bikin Sambat

CFD Universitas Negeri Malang (UM): Bukan Cuma Bikin Sehat, tapi Juga Bikin Sambat

3 Desember 2023
Kebebasan berpendapat

Kebebasan Berpendapat di Media Sosial: Jangan Bedakan Antara Media Sosial dan Kehidupan Nyata

19 September 2019

Sebaiknya Baim Wong Pensiun daripada Terlihat Goblok Memahami Apa Itu Kerja

12 Oktober 2021
Durasi TikTok Jadi 10 Menit Nggak Akan Bikin YouTube Ditinggalkan Terminal Mojok.co

Durasi TikTok Jadi 10 Menit Nggak Akan Bikin YouTube Ditinggalkan

2 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kasta Teratas Varian Sari Roti yang Rasanya Tidak Pernah Mengecewakan Mojok.co

4 Kasta Teratas Varian Sari Roti yang Rasanya Tidak Pernah Mengecewakan

25 Januari 2026
Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Tapi Tumbal Orang Tua (Pexels)

Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Kami Adalah Tumbal Romantisasi “Bakti Anak” yang Terpaksa Menjadi Dana Pensiun Berjalan Bagi Orang Tua yang Gagal Menabung

27 Januari 2026
Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot Mojok.co

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

30 Januari 2026
Jalan Klari Karawang, Jalan Maut yang Sulit Dihindari karena Jadi Penopang Industri

Jalan Klari Karawang, Jalan Maut yang Sulit Dihindari karena Jadi Penopang Industri

27 Januari 2026
Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

26 Januari 2026
6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar Mojok.co

6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar

26 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah
  • Kalau Mau Bersaing di Era AI, Indonesia Butuh Investasi Energi 1 Triliun Dolar AS
  • Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.