Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Berhenti Bilang Anak TikTok Alay! Bikin Kontennya Sulit Tauk!

Maya Rahma oleh Maya Rahma
18 Januari 2020
A A
Berhenti Bilang Anak TikTok Alay! Bikin Kontennya Sulit Tauk!
Share on FacebookShare on Twitter

TikTok mulai ramai kembali. Apa emang dari dulu ramai, ya?

Setelah berselancar, ternyata menurut data Sensor Tower, pengunduh aplikasi Tik Tok semakin meningkat. Aplikasi yang sebelumnya sering disebut “alay” ini, kini menduduki posisi kedua setelah diunduh lebih dari 799 juta pengguna sepanjang 2019. Fiuh, banyak juga, ya?

Melihat banyak orang yang menggunakannya, saya akhirnya mencoba mengunduh aplikasi ini. Benar saja, dari orang biasa aja dengan jumlah penayangan yang nggak banyak-banyak amat, hingga kalangan para artis, mereka sudah merambah dunia TikTok.

Berbagai potongan lagu, filter dari yang super mulus kinclong, sampai filter wajah amburadul juga terus update di TikTok. Dari pengamatan saya ketika menggunakan aplikasi ini, banyak sekali kreasi video yang bisa dibilang lucu dan “menggairahkan” dalam aplikasi TikTok ini. Apalagi, ini semakin menarik ketika video-video tersebut mengikuti tren yang sedang ramai diperbincangkan.

Saya akhirnya mencoba aplikasi ini. Saya betul-betul merasa tergiur ingin merasakan langsung keseruan dan keasyikan ketika bermain TikTok. Kok kayaknya menyenangkan ya, bisa joget-joget sendiri atau seru-seruan sama teman-teman gitu.

Percobaan pertama bikin video, gagal. Hasilnya jelek. Mulai lagi percobaan berikutnya, sampai berkali-kali, dan menghabiskan banyak waktu. Bayangkan saja, saya butuh waktu sekitar 30 menit hanya untuk menyelesaikan satu video yang berdurasi 15 detik. Luar biasa, nggak?

Ternyata eh ternyata, bikin video TikTok itu nggak semudah yang saya kira. Sungguh susah banget. Beneran yang susah banget gitu. Pasalnya, bikin video TikTok bukan sekadar memilih lagu, memilih filter, terus jeng-jeng-jeng jadilah video yang berseliweran di timeline dan sanggup menghibur kita. Percayalah, proses untuk menghibur orang lain tidak sesederhana itu.

Jadi, ketika kita pengin bikin video TikTok, pilih dulu lagunya, pilih filter dan tema aktivitas ‘kita ini mau ngapain, sih?’. Misalnya, pengin bikin foto yang berjajar tiga ala-ala untuk menggambarkan sebuah peristiwa berkesinambungan. Sumpah, hal sesimpel ini aja butuh waktu super lama banget. Belum lagi kalau salah-salah. Kayak begini ini contohnya.

Baca Juga:

5 Alur Cerita Drama China Pendek di TikTok yang Monoton, tapi Sering Bikin Jam Tidur Saya Berantakan

Konten Review Tanaman Bupati Lamongan Adalah Konten Pejabat Paling Membingungkan yang Pernah Saya Tonton, Nggak Paham Prioritas!

Atau, misalnya saja kita pengin bikin video dubber. Di sana ada permainan ekspresi, hafal lirik dubber, dan banyak hal lain. Video dance juga begitu! Ada fase hafalan gerakan, mikirin filter biar keren, terus diberi efek di beberapa bagian setelah recording, atau bahkan sebelum recording.

Jadi, melihat keribetan dalam proses bikin video TikTok, dengan segala hormat saya mengucapkan kepada rekan-rekan yang sudah ‘profesional’ di TikTok, “Selamat, ya. Anda sungguh hebat betul!”

Ya, main TikTok itu butuh kesabaran dan kerja keras. Kita-kita yang sering bilang mereka alay, bikin video ora jelas terus saat tengok hasilnya malah merasa terhibur, lebih baik segera bertobatlah. Bikin konten TikTok sangat tidak mudah, Kawan. Ada berbagai perjuangan untuk bikin video 15 detik dan bikin kita-kita terhibur selama beberapa menit ini.

BACA JUGA Melihat Ketulusan Muslik Dalam Bermain Tik Tok atau tulisan Maya Rahma lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: kontentiktokvideo viral
Maya Rahma

Maya Rahma

Pekerja remote yang suka sekali menulis berbagai isu sesuka hati. Biasa menulis soal film, kampung halaman, dan tren terkini.

ArtikelTerkait

Kenapa Lagu TikTok Terasa Lebih Nyantol di Telinga?

Kenapa Lagu TikTok Terasa Lebih Nyantol di Telinga Kita?

29 Mei 2023
Pemerintah Seharusnya Berterima Kasih pada TikTok Sebagai Aplikasi Penghilang Stres

Pemerintah Seharusnya Berterima Kasih pada TikTok Sebagai Aplikasi Penghilang Stres

19 Februari 2020
Bandung Kota Romantis di Titik Tertentu Saja, Lainnya ya Suram Mojok.co kota bandung

Kota Bandung Itu Indah Cuma di Konten “Kenapa Bandung?”, Aslinya sih Penuh Masalah dan Nggak Terurus!

21 Maret 2024
8 Kesalahan Saat Keramas dan Merawat Rambut ala Dok Fin TikTok Terminal Mojok

8 Kesalahan Saat Keramas dan Merawat Rambut ala Dok Fin TikTok

13 Oktober 2022
Balita yang Jago Main TikTok Itu Tanda Kemajuan Generasi atau Malah Sebaliknya_ terminal mojok

Balita Jago Main TikTok, Tanda Kemajuan Generasi atau Malah Sebaliknya?

4 Juni 2021
5 Sosok yang Cocok Melatih Pendidikan Militer jika Wibu yang Menentukan

Pasang Surut Sentimen Sipil vs Militer di Balik Fenomena Video ‘Pacar Kamu Ganteng? Bisa Gini Ga?’

20 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa Jurusan Sosiologi Nggak Perlu Iri dengan Jurusan Filsafat yang Kerennya Hanya Sesaat Mojok.co

Meskipun Prodi Sosiologi Tidak Relevan dengan Dunia Industri, Menghapusnya Hanya Akan Menghambat Kemajuan Bangsa Ini

30 April 2026
IKEA Ciputra World Surabaya, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat mojok.co

IKEA Ciputra World Surabaya, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat

30 April 2026
Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit Mojok.co

Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit

27 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.