Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Melihat Ketulusan Muslik Dalam Bermain Tik Tok

Chelsea Venda oleh Chelsea Venda
16 Agustus 2019
A A
muslik

muslik

Share on FacebookShare on Twitter

Bersama Muslik kita sama-sama menartawai palung kegaringan dari sebuah joke bapak-bapak. Paling tidak, kita bisa melupakan masalah dunia barang sejenak.

Warga Twitter kembali dibuat ramai, setelah kemarin sibuk dengan perayaan listrik mati kini mereka sama-sama kembali merayakan hadirnya jokes bapak-bapak. Barangkali, jokes bapak-bapak ini memang sudah menjadi legenda. Ia bisa ada di mana-mana, sering dijumpai di dalam lingkungan keluarga, mulai merambah grup WhatsApp sampai kini memasuki dunia Twitter.

Namun, viralnya jokes bapak-bapak nggak lahir dari Twitter. Kali ini, Twitter harus merelakan singgasananya sejenak sebagai pencetak jokes viral. Adalah Tik Tok, aplikasi yang sempat diblokir oleh pemerintah ini mencuat sebagai pencetusnya.

Ada ungkapan terkenal di dalam ilmu kehidupan: ketenaran hanya berlangsung sementara. Semboyan ini juga masuk dalam dunia internet. Setelah Tik Tok tenar dengan goyang dua jari dedek-dedek gemes SMA kini giliran video jokes bapak-bapak yang ramai dibicarakan.

Saya mencari akun Tik Tok yang sedang ramai. Dia bernama Muslik dengan ID Tiktok: muslikmojokertotensis. Luar biasa, perlu waktu satu menit sebelum bibir ini berkerut, saya baru menyadari mojokertotensis diambil dari manusia purba yang ada di Mojokerto—Pithecanthropus Mojokertensis. Nama yang kreatif.

Muslik adalah seorang bapak dengan fans sebanyak 69.600 dan total sudah mengunggah 47 video dengan total likes 591.200—mantap djiwa! Saya lalu mencoba menelusuri setiap inchi dari setiap lelucon yang tertanam pada setiap videonya. Inilah beberapa lelucon favorit saya.

Perbuatan dosa selalu disukai setan, tapi ada perbuatan dosa yang tidak disukai oleh setan yaitu apa? Menggoda istrinya setan

Saya ini kan pengusaha sapi perah. Saya punya pegawai baru. Pagi-pagi, subuh-subuh masih gelap dia merah sapi. Lalu satu jam setelah itu, dia datang ke saya tanya, “Pak, sapi yang satu ini saya perah, satu jam nggak ada susunya” Terus saya tanya, “sapi mana yang kamu perah?” “Kandang nomor satu,” “Kamu ini gimana kalo kandang nomer satu itu kan sapi jantan!”

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Akun Affiliate yang Jualan Numpang Tragedi Itu Biadab, dan Semoga Nggak Laku!

Ada juga video saat Muslik memegang botol minuman. Di sini ditulis, habis minum mohon ditutup dengan rapat. Maksudnya  abis minum, kita pembubaran panitia gitu?

Mungkin di titik ini kamu akan mengernyitkan dahi, sungguh punchline yang sempurna. Nggak diragukan lagi keaslian jokes bapak-bapaknya. Memang nggak perlu kejelian khusus dalam menangkap jokes bapak-bapak. Cukup dengan menikmati setiap olah katanya, lalu saat sampai di punchline rasakan kedahsyatan absurdnya.

Muslik adalah seorang bapak-bapak yang baik, ia begitu tulus dalam menyampaikan leluconnya. Itulah salah satu sebab Muslik menjadi tenar, ia bisa jadi sudah mengetahui bahwa dirinya telah viral, Komentar dari netizen yang masuk ke akun Tik Toknya selalu ia jawab. Muslik tentu nggak mau dibilang star syndrome karena sombong nggak mau balas komentar netizen.

“Di Tik Tok banyak komentar yang mengatakan bahwa saya mirip gambar pahlawan yang ada di gambar sepuluh ribuan. Memang bener saya sama. Mungkin generasinya aja yang beda kali ya.” Ucapnya di salah satu videonya

Muslik nggak hanya lihai dalam membuat video lelucon khas bapak-bapak. Maklum ia memang sudah bapak-bapak. Tapi, ia juga mulai membagikan tips-tips penting, terutama untuk kalangan ibu-ibu. Ah, pintar sekali bapak ini menggaet audiens.

Salah satunya  ia membuat video tentang tips memilih Buah Manggis. Caranya cukup mudah, hitunglah bintang yang ada di pucuknya. Menurut beliau, jumlah bintang menandakan isi dari buah manggis.

Selain itu ia juga membuat video tentang membedakan telur matang dan mentah. Caranya cukup mudah, putar telur di atas meja, jika telur itu bisa berdiri maka sudah bisa di pastikan itu adalah telur matang.

Sungguh, pengetahuan yang di luar kebiasaan. Nggak ada nih di SKS kuliah ataupun kurikulum terbaru dari Mendikbud.

Pak Muslik sudah berada di pusat ketenaran, sekarang mulai banyak bapak-bapak lain yang ingin mengajaknya kolaborasi. Ya, itung-itung mencoba mencari celah agar bisa ikutan tenar.

Sayangnya, partner kolaborasi yang berhasil meluluhkan hati Pak Muslik kurang greget. Dalam lelucon nasi gudeg, terlihat bapak bertopi hijau masih membaca naskah dari kertas kasbon yang sengaja ditaruh di atas meja. Mungkin sudah saatnya pak Muslik ini mempunyai manajer agar kejadian serupa nggak lagi terulang.

Ketika melihat Pak Muslik ini viral, saya jadi teringat dengan bapak saya sendiri. Bapak saya dulu sering sekali menggunakan lelucon serupa ketika saya anak-anak, waktu itu tentu saja saya tertawa terbahak-bahak.

Sampai sekarang pun bapak saya masih membuat dad joke ketika di obrolan keluarga, meski tawanya kini nggak lagi sekencang dulu. Barangkali bapak saya, Pak Muslik dan bapak-bapak yang lain masih menginginkan perasaan itu datang kembali, ketika kita bisa tertawa lepas mendengar dad joke seperti dulu kala.

Di tengah kehidupan yang fana ini, Pak Muslik dan jokes bapak-bapaknya hanya ingin menghibur kita gaes. Itu saja. (*)

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara ini.

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2022 oleh

Tags: grup whatsappjokesbapak-bapakmusliktik tokTwitter
Chelsea Venda

Chelsea Venda

ArtikelTerkait

screenshoot handphone

Screenshot Adalah Kebiasaan Kita Bersama

17 Juni 2019
Daripada Bikin Cuitan Palsu demi Konten, Mending Bikin Novel Sekalian

Daripada Bikin Cuitan Palsu demi Konten, Mending Bikin Novel Sekalian

29 Februari 2020
Menulis di Terminal Mojok: Bayaran Secukupnya, Usaha Sekerasnya

Menulis di Terminal Mojok: Bayaran Secukupnya, Usaha Sekerasnya

28 Maret 2020
quarter life crisis

Quarter Life Crisis Ala Sobat Misqueen Twitter

25 September 2019
main twitter

8 Alasan Kenapa Orang Suka Main Twitter

16 September 2019
Selain KKN di Desa Penari, 3 Thread Horor Berikut Layak Dibuat Film Terminal Mojok

Selain KKN di Desa Penari, 3 Thread Horor Berikut Layak Dibuat Film

1 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

3 Alasan Kuliah di Jatinangor Adalah Training Ground sebelum Masuk Dunia Kerja

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.