Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Kok Bisa Reseller Jual Baju Uniqlo atau Zara dengan Harga Murah?

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
28 April 2022
A A
Kok Bisa Reseller Jual Baju Uniqlo atau Zara dengan Harga Murah? Terminal Mojok.co

Kok Bisa Reseller Jual Baju Uniqlo atau Zara dengan Harga Murah? (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kamu orang yang tahu banget soal harga baju, pasti akan ngerasa aneh kalau nemuin baju Uniqlo, Zara, ataupun H&M dijual dengan harga murah dari harga outlet resminya. Padahal, dilihat sekilas, kondisi produknya baik-baik aja. Kenapa, ya?

Mungkin itulah pertanyaan yang berkelana dalam benak kita. Ketika kita menemukan beberapa seller di marketplace yang secara terang-terangan mampu menjual branded fashion items ternama dengan harga jauh lebih murah daripada harga di gerai resminya. Bagi reseller kecil atau dropshipper, hal tersebut mungkin masih sulit dilakukan. Akan tetapi bagi para pemodal besar, fenomena seperti ini bukanlah sesuatu yang baru.

Kalau kita pernah menemukan beberapa baju Uniqlo atau Zara yang disilang atau dipotong bagian labelnya, artinya kita membeli produk yang disuplai oleh para pemodal besar tersebut. Lantaran kondisi tertentu, barang-barang tersebut pada akhirnya tidak boleh diperjualbelikan di gerai resmi. Oleh karena itu, ia bisa dibeli oleh beberapa pemodal besar langsung dari pabrik.

Outlet Uniqlo (Shutterstock.com)

Jadi ceritanya, para brand fast fashion ternama tersebut melakukan order ke pabrik garment untuk memproduksi pakaian mereka. Nominal yang diproduksi tentunya tidak sedikit. Pasalnya, mereka menerapkan skala ekonomi untuk menekan beban biaya produksi. Terlebih, biasanya terdapat pula jumlah cadangan barang yang melebihi permintaan pesanan dari klien.

Misalkan yang diorder itu berjumlah 10 ribu biji pakaian, biasanya pabrik garmen akan melebihi kuantitas produk sebagai antisipasi bila ada produk yang gagal produksi atau cacat. Produk gagal tersebut tidak mungkin diloloskan untuk dijual di outlet.

Kelebihan produksi yang tidak memenuhi QC atau quality control untuk ekspor itulah yang disebut dengan stocklot. Orang awam biasanya menyebut baju Uniqlo, Zara, atau H&M semacam itu dengan istilah sisa ekspor karena seluruh baju yang lolos QC akan diserahkan dulu kepada klien melalui perdagangan ekspor sebelum didistribusikan di sejumlah gerai resmi mereka di berbagai negara.

Dalam dunia manufaktur, kondisi hasil produksi lazimnya dibagi dalam beberapa kelas sesuai dengan kualitas akhir yang dihasilkan. Barang yang disebut dengan Grade A biasanya mempunyai kondisi mulus tanpa cacat sesuai dengan standar brand yang bersangkutan. Tingkatan produk tertinggi inilah yang nantinya terpilih untuk dijual di toko resmi baik offline maupun online. Oleh sebab itu, pakaian dengan kategori Grade A memiliki kelengkapan yang biasa ditemukan pelanggan di official store seperti label dan tag harga. Terkadang, beberapa merek besar menyertakan polybag sebagai pelengkap kemasan produk mereka.

Outlet Zara (Shutterstock.com)

Kemudian, ada yang disebut dengan Grade B. Kualitas di bawah tingkatan sebelumnya ini memiliki minor reject atau cacat kecil. Walaupun dikatakan minor atau kecil, barang-barang tersebut tak layak dijual secara resmi lantaran berpotensi akan mempengaruhi reputasi brand yang bersangkutan. Ketidaksempurnaan yang biasa terjadi biasanya berupa noda atau lubang kecil yang mungkin tak terlihat jika tidak dicermati dengan benar. Yang terakhir, atau Grade C, adalah hasil produksi dengan kondisi yang kurang baik seperti ada bagian yang tak terjahit sempurna, kancing yang tak terpasang, atau ritsleting yang rusak.

Baca Juga:

5 Pekerjaan Sampingan Karyawan yang Bisa Dikerjakan dari Kasur, Modalnya Receh tapi Hasilnya Bikin Senyum

Museum Date di Museum Sonobudoyo Jogja, Kencan yang Nggak Bikin Kantong Jebol. Cocok untuk Kaum Mendang-mending

Sudah bukan rahasia lagi bukan kalau banyak merek fast fashion termasyhur dalam industri mode yang melemparkan proses produksinya ke negara-negara yang berkembang atau yang memiliki upah tenaga kerja rendah. Latar belakangnya jelas untuk menekan biaya dari sisi proses produksi.

Bagi yang pernah berbelanja brand fast fashion di luar negeri, pasti sesekali pernah menemukan tulisan made in Indonesia pada label baju tersebut. Nah, lalu bagaimana dengan produk yang tidak jadi diekspor karena tidak memenuhi QC tadi? Di sinilah pabrik garmen berperan besar karena ia akan melelang kelebihan produksi tadi atau stocklot pada para supplier fashion yang nantinya akan didistribusikan kembali kepada para reseller yang mayoritas mudah ditemukan di platform marketplace.

Lalu apakah syarat menjadi supplier fashion ini? Sebenarnya syaratnya cuma satu, sih, tapi nggak mudah yaitu kuat modal. Hehehe. Modal yang dibutuhkan berjumlah fantastis lantaran para supplier tersebut harus membeli dengan cara take all alias mengambil semuanya. Apalagi pembelanjaan dengan sistem lelang ini memang harus kuat-kuatan modal supaya menang dari kompetitor.

Wajar saja, sebagai produsen, pihak pabrik garmen pastinya juga tidak mau rugi. Mereka menjual dengan harga sangat murah dan biasanya mendekati harga modal produksi. Jika tidak dijual secara massal, akan sangat besar kerugian yang ditanggung oleh pihak garmen.

Outlet Zara (Shutterstock.com)

Lelang tersebut juga tidak bisa sembarangan dilakukan. Sudah pasti ada persyaratan tertentu agar tidak tersandung masalah hukum di kemudian hari. Tak dimungkiri, perjanjian kontrak antara pabrik garmen dan brand terkait yang menjadi kliennya sudah pasti diperlukan. Salah satu syarat yang umum diajukan adalah adanya jarak waktu dilaksanakannya pelelangan dengan masa penjualan barang di store resmi brand tersebut.

Jika baju Uniqlo, Zara, atau H&M yang diproduksi sudah tidak dijual lagi di gerai resmi, pabrik garmen baru diizinkan mengadakan lelang. Syarat umum berikutnya sudah sempat disebut di atas tadi yakni dengan menghilangkan merek yang bersangkutan baik dengan menggunting label maupun mencoret merek pada stocklot tersebut. Oleh sebab itu, kita patut curiga apabila ada seller yang menjual barang branded dengan harga murah plus kelengkapan label dan hangtag karena bisa jadi itu barang illegal ataupun KW.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Audian Laili

BACA JUGA 4 Strategi Uniqlo, H&M, Zara, dan Brand Fast Fashion Lain yang Bikin Kalap Belanja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 April 2022 oleh

Tags: Baju BrandedmurahReseller
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

12 Blush On Murah di Bawah 20 Ribu yang Bikin Riasanmu Makin Cetar Terminal Mojok

12 Blush On Murah di Bawah 20 Ribu yang Bikin Riasanmu Makin Cetar

13 Januari 2022
4 Minuman Botol Tiga Ribuan yang Bisa Dijumpai di Minimarket Terdekat Terminal Mojok

4 Minuman Botol Tiga Ribuan yang Bisa Dijumpai di Minimarket Terdekat

1 Juni 2022
Sakola, Tempat Belanja Baju Murah di Jogja Sekaligus Tempat Adu Kesabaran Terminal Mojok

Sakola, Tempat Belanja Baju Murah di Jogja Sekaligus Tempat Adu Kesabaran

23 April 2022
6 Sabun Mandi Murah di Bawah Tiga Ribu Rupiah

6 Sabun Mandi Murah di Bawah Tiga Ribu Rupiah

18 Februari 2023
Roti Aoka Rasanya Pas di Lidah, Harganya Pas di Kantong Terminal Mojok

Roti Aoka: Rasanya Pas di Lidah, Harganya Pas di Kantong

6 Oktober 2022
9 Mi Instan Murah di Bawah Dua Ribu Rupiah Terminal Mojok

9 Mi Instan Murah di Bawah Dua Ribu Rupiah

10 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.