Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Koin Squid Game dan Penipuan dalam Dunia Kripto

Muhammad Ikhsan Firdaus oleh Muhammad Ikhsan Firdaus
4 November 2021
A A
kripto squid game penipuan
Share on FacebookShare on Twitter

Mata uang kripto memang lagi mendapatkan perhatian khusus dari banyak orang. Pengusaha, artis, politisi, hingga pengangguran pun membahas tentang fenomena kripto. Media lokal juga berkali-kali memberitakan tentang fenomena kripto.

Seperti biasa, jika ada suatu hal yang rame, ada saja penjahat yang mencoba mendapatkan keuntungan pribadi. Penjahat tersebut akan mencoba menipu, dan mengelabui orang-orang yang sedang demam kripto. Setidaknya ada beberapa jenis penipuan yang sering terjadi dalam dunia kripto.

Phishing

Phising ini adalah jenis penipuan yang paling biasa terjadi bukan hanya terjadi dalam dunia kripto, tapi juga terjadi pada platform finansial, atau jual beli daring. Dalam praktiknya, sang penipu akan mengirim link, yang nantinya jika link tersebut di-klik maka penipu bisa mengarahkan korban, dan menguras uang atau aset yang dimiliki.

Misalnya saja saya ingin membuka akun dompet kripto milik saya melalui website, dan ternyata saya salah mengunjungi website. Saya malah masuk ke dalam website penipu yang dibuat sangat mirip dengan website asli yang ingin saya kunjungi. Saya juga sudah terlanjur memasukan email dan password saya. Di sini kemungkinan besar akun saya sudah dapat diambil alih oleh penipu.

Sebenarnya untuk mencegah agar tidak terkena penipuan jenis ini juga mudah saja, yaitu jangan klik link sembarangan, dan lebih berhati-hati jika login ke akun website jual beli kripto. Pastikan pengguna tidak login pada website yang salah.

Titip uang

Modus titip uang ini sudah benar-benar meresahkan. Jika Anda tergabung ke dalam grup kripto atau grup investasi di Telegram, kemungkinan Anda akan “dibawa” ke dalam grup penipuan bermoduskan titip uang.

Tanpa konsen, saya pernah dimasukan secara paksa ke dalam grup titip uang di Telegram. Dari sepengamatan saya, grup tersebut berisikan janji profit dengan persentase yang tidak masuk akal. Selain itu grup tersebut hanya berisikan akun-akun palsu yang memberikan testimoni palsu, juga gambar yang palsu.

Dalam grup tersebut, kita tidak bisa banyak bertanya. Misalkan saja Anda bertanya dan mengkritisi grup penipuan tersebut, sang admin akan langsung meng-kick Anda dari grup. Pesan dari Anda akan langsung dihapus.

Baca Juga:

Pengalaman Saya Nyaris Gabung Sindikat Love Scamming Internasional di Sleman. Gajinya Besar, tapi Harus Jadi Cewek Seksi dan Bisa Sexting

Pengangguran Apes setelah Menjadi Korban Penipuan Lowongan Kerja di Facebook. Niat Cari Kerja Malah Duit Melayang dan Mental Remuk

Cara mencegah penipuan bermoduskan titip uang sebenarnya mudah saja, yaitu jangan pernah percaya dengan janji profit besar, apalagi dalam waktu singkat. Jangan juga menitipkan uang kepada orang yang tidak jelas asal-usulnya.

Koin nggak jelas

Memanfaatkan hype dari serial Korea, Squid Game, ada penjahat yang menggunakan cara ini untuk menipu. Penjahat tersebut membuat koin bernama Squid Game ($SQUID). Lengkap sudah memanfaatkan hype dari serial Squid Game, juga hype dari kripto, membuat orang berbondong-bondong membeli koin tersebut. Padahal koin tersebut tidak terafiliasi dengan Netflix, atau perusahaan apapun yang berkaitan dengan serial Squid Game.

Awalnya koin $SQUID ini mengusung tema permainan. Jika memainkan game yang diusung nantinya pemain tersebut bisa mendapat hadiah berupa koin. Menarik, kan? Karena sangat menarik, koin ini begitu dinikmati, dan naik secara tidak wajar. Dikutip dari Kumparan, dalam seminggu harga per koin $SQUID naik dari Rp170 menjadi Rp500.000.

Terlalu indah untuk menjadi nyata, sekarang pengembang dari koin $SQUID diduga telah menghentikan proyeknya. Pengembang juga menghilang dengan membawa kabur duit investor, dalam investasi mungkin dikenal dengan istilah exit scam. Dikutip Guardian, setidaknya sang kreator koin $SQUID mendapatkan uang senilai dua juta USD. Sekarang, koin $SQUID sudah tidak ada nilainya lagi.

Praktik ini sebenarnya bukan pertama kali terjadi pada dunia kripto. Sebelumnya juga pernah terjadi pada koin lainnya, seperti koin $KORE. Praktik seperti ini mudah terjadi, karena membuat koin kripto juga tergolong gampang. Ini bisa dilihat dari banyaknya kripto yang beredar, tanpa latar belakang yang jelas.

Cara untuk menghindari penipuan semacam ini, ya dengan tidak membeli koin yang tidak jelas. Apalagi koin-koin yang beredar di luar sana banyak yang dikelola secara anonim. Lha, orang koin yang dikelola dengan orang yang jelas identitasnya saja bisa jadi penipuan, kok. Contohnya koin Bitconnect.

Di sini saya tidak anti terhadap kripto, bahkan saya termasuk orang yang percaya bahwa kripto akan terus berkembang. Tapi, tidak bisa dimungkiri banyak juga kejahatan dan penipuan yang ada pada dunia kripto. Intinya beli kripto yang pasti-pasti saja, dan melalui cara yang wajar saja.

Sumber gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 November 2021 oleh

Tags: koinkriptopenipuanSquid Game
Muhammad Ikhsan Firdaus

Muhammad Ikhsan Firdaus

Pemuda yang memiliki cita-cita dapat mengunjungi berbagai negara di Asia.

ArtikelTerkait

5 Konteks Sosial Politik Korea Selatan di Squid Game yang Tak Kamu Sadari terminal mojok.co

5 Konteks Sosial Politik Korea Selatan di Squid Game yang Tak Kamu Sadari

26 Oktober 2021
Mengintip Nilai 1 Koin TikTok Berapa Rupiah dan Cara Kaya Raya Jadi Seleb TikTok

Mengintip Nilai 1 Koin TikTok Berapa Rupiah dan Cara Kaya Raya Jadi Seleb TikTok

1 Maret 2023
Hindari Modus Penipuan Lowongan Kerja dengan 3 Tips Ini! Terminal Mojok.co

Hindari Modus Penipuan Lowongan Kerja dengan 3 Tips Ini!

25 Juli 2022
Membedah Pajak dari Transaksi Kripto terminal mojok.co

Membedah Pajak dari Transaksi Kripto

17 Januari 2022
Latahnya Pengguna Instagram: Pakai Prompt Sticker Tanpa Mikir Efeknya terminal mojok.co

Latahnya Pengguna Instagram: Pakai Prompt Sticker Tanpa Mikir Efeknya

23 November 2021
Asuransi Tidak Sebrengsek yang Ada di Pikiran Kalian

Asuransi Tidak Sebrengsek yang Ada di Pikiran Kalian

8 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Berakting Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan

Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Pura-pura Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan!

11 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.