Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Cara Menipu yang Berevolusi dan Semakin Meyakinkan

Muhammad Ikhdat Sakti Arief oleh Muhammad Ikhdat Sakti Arief
27 Juli 2019
A A
menipu

menipu

Share on FacebookShare on Twitter

Pasti kita semua pernah mendapatkan SMS dari nomor tidak dikenal. Isinya memberitahukan kalau kita memenangkan undian hadiah. Biasanya berupa mobil dan juga uang tunai. Supaya lebih meyakinkan, biasanya dicantumkan dengan nama website yang bisa kita kunjungi. Tapi kebanyakan sih masih pakai domain gratisan seperti blogspot dan juga wordpress.

Saya pernah mendapatkan SMS seperti itu. Waktu website yang dicantumkan saya buka, ternyata memang mengarahkan kita kehalaman web. Tampilannya sih lumayan meyakinkan. Mungkin karena hal itu banyak yang tertipu.

Saya sih tidak pernah percaya dengan modus penipuan seperti itu. Tidak pernah ikut undian apa-apa tapi tiba-tiba dapat hadiah undian. Kan tidak mungkin. Hal lain yang buat saya tidak percaya adalah karena SMS pemberitahuannya dikirim pakai nomor telpon seperti yang kita pakai. Kalau SMS-nya langsung dari perusahaannya—misalnya provider kartu sim yang saya pakai—bisa jadi saya memang menang hadiah undian.

Modus penipuan dengan iming-iming hadiah undian seperti itu sudah sedikit lebih ada peningkatan. Kita kadang masih dapat SMS macam itu. Dulu lebih sederhana lagi. Modus penipuannya kita kenal dengan “mama minta saham pulsa”. Jadi akan ada SMS masuk memberitahukan kalau ibu atau bapak sedang ada masalah—misalnya lagi di kantor polisi.

Tidak sedikit orang yang tertipu dengan modus “mama minta pulsa”. Kalau ini sih wajar saja orang tertipu. Bisa jadi karena panik dan kebetulan ibu atau ayahnya sedang tidak ada di rumah dan tidak dapat dihubungi. Makanya ada yang tidak segan untuk mengirimkan pulsa yang diminta. Saya sendiri tidak pernah percaya dengan SMS seperti itu.

Kemudian tipuannya sedikit berkembang. Dari yang awalnya cuma minta pulsa, jadi minta ditransferkan nominal uang. Dari yang awalnya hanya SMS, sekarang jadi telpon. Tidak sedikit juga orang yang tertipu dengan model penipuan seperti ini. Saya pernah nonton video youtube tentang modus penipuan macam ini. Penipunya mengaku bisa untung puluhan juta dari menipu seperti itu. Entah betul atau tidak.

Beberapa hari yang lalu, ada penipu yang akhirnya berhasil ditangkap. Modus penipuan yang mereka pakai lebih kompleks dan tersusun rapi. Dari konferensi pers yang dilakukan oleh pihak kepolisian, mereka biasanya menipu orang dengan mengatakan kalau anaknya dibawah ke Rumah Sakit. Lebih canggih lagi, ternyata penipunya bisa merubah-rubah suaranya. Tergantung kebutuhan. Bahkan bisa jadi suara perempuan.

Penipu macam ini sudah bisa dikatakan sangat profesional. Dari caranya berbicara, bisa dilihat kalau dia punya kemampuan public speaking yang cukup baik. Bahasanya sangat meyakinkan. Intonasi suaranya bisa berubah-ubah. Tergantung profesi apa yang sedang ditirukannya. Bisa jadi guru, dokter, sampai customer service yang bahasanya seperti sudah template seorang CS-pun dia bisa tiru.

Baca Juga:

Pengalaman Saya Nyaris Gabung Sindikat Love Scamming Internasional di Sleman. Gajinya Besar, tapi Harus Jadi Cewek Seksi dan Bisa Sexting

Pengangguran Apes setelah Menjadi Korban Penipuan Lowongan Kerja di Facebook. Niat Cari Kerja Malah Duit Melayang dan Mental Remuk

Pepatah yang mengatakan kalau penjahat itu selalu selangkah lebih maju dari penegak hukum mungkin benar adanya. Kadang polisi bisa mengejar, kadang juga bisa tertinggal jauh dan sama sekali tidak mampu mengejar.

Di lingkungan kampuspun penipuan sudah semakin meyakinkan. Walaupun yang diminta hanyalah pulsa dan juga uang yang tidak terlalu banyak—tidak sampai sejutaan. Tapi kalau sudah banyak orang yang tertipu, untung yang didapatkan si penipu bisa jadi lumayan banyak.

Ada dua model penipuan yang pernah terjadi di kampus saya. Untungnya saya tidak pernah menjadi korban penipuan yang seperti itu.

Pertama, penipuan dengan meminta mentransfer sejumlah uang. Ini terjadi waktu dulu saat saya masih menjadi mahasiswa. Yang menjadi korban adalah senior saya sendiri. Senior saya ini menerima SMS kalau dia akan mewakili universitas—saya lupa untuk apa. Jadi dia diminta untuk mentransfer sejumlah uang, nanti akan digantikan.

Yang membuat penipuan ini menjadi sangat meyakinkan karena si penipu tau nama senior saya. Juga nomor induk mahasiswa, fakultas serta jurusan tempat senior saya ini kuliah.

Senior saya ini mungkin berpikir, kalau memang ini penipuan, tidak mungkin si penipu bisa tau banyak info tentang mahasiswa. Apalagi SMS yang dikirim atas nama salahsatu pejabat kampus.

Senior saya ini tau kalau dia kena tipu setelah tau ternyata dia bukan satu-satunya yang mendapat SMS seperti itu. Dan memang pihak kampus tidak pernah mengirim SMS kepada mahasiswa untuk meminta sejumlah uang.

Kedua, penipu yang minta kirim pulsa. Ini terjadi belum lama ini. Adik tingkat saya di kampus yang menjadi korban. Polanya sama. Si penipu tau nama adik tingat saya ini. Dan juga si penipu mengatasnamakan ketua jurusan saya. Adik tingkat saya ini percaya kalau SMS yang dia terima memang dari ketua jurusan.

Si penipu minta dikirimkan pulsa. Katanya akan diganti besoknya saat ketemu di kampus. Karena sudah percaya makanya adik tingkat saya ini mengirimkan pulsa yang diminta. Lumayana banyak—150 ribu. Adik tingkat saya ini curiga kalau dia kena tipu setalah tau kalau dia bukan satu-satunya yang dikirimi SMS seperti itu. Teman-temannya yang lain juga dapat.

Setelah dikonfirmasi ke ketua jurusan, ternyata dia memang tidak pernah minta untuk dikirimkan pulsa. Tapi apa boleh buat, pulsa sudah terlanjur dikirim.

Zaman terus berkembang. Penipu juga sepertinya berevolusi. Yang diminta mungkin masih itu-itu saja—pulsa dan juga uang. Tapi  kali ini, caranya lebih meyakinkan.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: menipupenipuantelepon penipuan
Muhammad Ikhdat Sakti Arief

Muhammad Ikhdat Sakti Arief

Nama saya Ikhdat, seorang pengangguran (semoga cepat dapat kerja) pecinta senja, penikmat kopi (biar dibilang anak indie) yang suka nulis.

ArtikelTerkait

Latahnya Pengguna Instagram: Pakai Prompt Sticker Tanpa Mikir Efeknya terminal mojok.co

Latahnya Pengguna Instagram: Pakai Prompt Sticker Tanpa Mikir Efeknya

23 November 2021
pelamar kerja wawancara kerja lamaran kerja calon karyawan surat lamaran cv copas melamar kerja mojok.co

Berhati-hati Terhadap Penipuan Berkedok Wawancara Kerja

27 September 2019
Penipu via Telepon Kalau Sudah Ketahuan kok Lebih Nyolot Dibanding yang Ditipu, sih?

Penipu via Telepon Kalau Sudah Ketahuan kok Lebih Nyolot Dibanding yang Ditipu, sih?

27 Februari 2020
pinjaman online

Dua Sisi Pinjaman Online: Antara Pencairan Mudah dan Data Pribadi yang Dikorbankan

28 Juli 2019
Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja di Facebook, Duit Melayang (Unsplash)

Pengangguran Apes setelah Menjadi Korban Penipuan Lowongan Kerja di Facebook. Niat Cari Kerja Malah Duit Melayang dan Mental Remuk

22 April 2025
Dosen Pembimbing yang Nggak Becus Tak Bisa Jadi Pembenaran Jasa Joki Skripsi. Mahasiswa kok Mentalnya Pengecut? Aneh! joki tugas

Sisi Lain Jasa Joki Skripsi yang Nggak Banyak Orang Tahu, dari Hukum sampai Elitenya Remuk Bukan Main!

18 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

21 Mei 2026
8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya Mojok.co

8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya

19 Mei 2026
Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri, alias Menyulitkan Diri Sendiri!

Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri

20 Mei 2026
Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri, Siasat Hidup Hemat In This Economy Mojok.co

Siasat Hidup Hemat In This Economy, Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri

21 Mei 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

3 Alasan Kuliah di Jatinangor Adalah Training Ground sebelum Masuk Dunia Kerja

18 Mei 2026
Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri Mojok.co

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.