Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kisah Seorang Kakak yang Ditelepon Adiknya yang Sudah Meninggal

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
5 April 2020
A A
ditelepon adik yang sudah meninggal ceruta nyata horor seram mistis mojok.co

ditelepon adik yang sudah meninggal ceruta nyata horor seram mistis mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kisah nyata ini dialami oleh kerabat dekat saya. Baik sang kakak maupun sang adik sebelum meninggal, keduanya saya kenal dekat.

Cerita bermula saat si adik ini tiba-tiba mengalami sakit yang cukup aneh. Entah sakit apa yang diderita, agak janggal memang. Dia berulang kali mengeluh kesakitan saat tubuhnya disentuh, tapi tiap dibawa ke rumah sakit, semua dokter kompak bilang bahwa tidak ada penyakit apa-apa pada tubuh si adik ini. Hasil tes lab juga menunjukkan tidak ada yang salah di tubuh si adik.

Hampir setahun sang adik ini sakit. Sepanjang hari dia hanya tiduran dan mengeluh kesakitan di seluruh tubuhnya. Biasanya sakitnya akan lumayan reda jika diolesi dengan minyak serimpi (parfum untuk orang meninggal). Banyak orang menduga si adik ini diguna-guna orang. Tapi, meski dibawa pada kiai maupun orang pintar, sakitnya tak kunjung sembuh dan justru semakin hari semakin memburuk. Selama sakit ini si adik tinggal di rumah orang tuanya, sedangkan suaminya mengurus anak-anak dan setiap hari menjenguknya di rumah sang mertua.

Setelah satu tahun sakit dan tak kunjung sembuh, akhirnya si adik ini meninggal dunia. Karena dia sudah menikah, jenazahnya dikebumikan di makam yang terletak di desa suaminya. Pihak keluarga merasa lega dan ikhlas karena tak tega melihatnya terus-terusan merasa sakit.

Lalu datang kejadian itu, tiga hari setelah pemakaman. Sang kakak mendapat telepon dari nomor adiknya. Kejadian itu tepat tengah malam, hape sang kakak tiba-tiba berdering. Karena tahu ada nama adiknya di layar, tanpa pikir panjang dia mengangkat panggilan tersebut.

Setelah diangkat terdengar suara sang adik. Dia bilang ke kakaknya untuk menjemputnya. Kakaknya masih mengira bahwa si adik ini tengah tinggal di rumah suaminya, jadi biasa jika dia meminta untuk menjemputnya. Tapi setelah telepon dimatikan, si kakak ini baru ingat bahwa belum genap seminggu sang adik itu meninggal.

Sang kakak yang baru saja menyadari hal itu langsung berteriak histeris dan membangunkan seisi rumah. Sambil bergidik ngeri dia menceritakan kronologi kejadiannya. Semua orang mengira dia tengah bermimpi. Tapi setelah melihat ada nomor sang adik di panggilan masuk, semua orang mulai sedikit mempercayainya.

Suami sang kakak itu akhirnya menelepon nomor adik iparnya. Namun, bukan suara si adik yang menyahut tapi suara cemas suami adik iparnya. Dia heran karena kakak iparnya menelepon tengah malam, takut kalau terjadi apa-apa. Setelah diceritakan semua, suami adiknya itu bilang bahwa dari tadi hapenya ada di samping tempat tidurnya dan tidak ada yang menggunakan.

Baca Juga:

Cerita Horor Blok M Buatan Kawan Saya Bikin Saya Yakin Semua Urban Legend Adalah Karangan

Iklan Podcast Horor Sukses Bikin Saya Langganan Spotify Premium

Hari berikutnya si kakak kembali mendapat telepon dari si adik. Kata-kata yang diucapkan juga sama percis, dia ingin pulang ke rumah dan minta dijemput. Gara-gara hal itu si kakak sampai ketakutan dan tak bisa tidur. Setelah telepon dua malam berturut-turut itu, si kakak tak berani mengaktifkan hapenya saat malam hari.

Selain telepon misterius yang diduga dari hantu sang adik ini, banyak warga sekitar yang tinggal di desa suami adiknya itu bercerita, arwah sang adik itu suka menakut-nakuti orang yang lewat di jalan. Kebetulan makam tempat sang adik itu ada di tepi jalan. Kata beberapa saksi mata, arwah sang adik ini suka mencegat pengendara sepeda motor yang melintas saat malam hari. Dia bilang ke orang-orang itu, minta diboncengkan sampai ke rumahnya. Berita tentang ini cukup kondang hingga di desa tetangga, sampai-sampai banyak orang takut melintas jalan tersebut di malam hari.

Karena tak tahan lagi si kakak akhirnya mengundang warga kampung untuk berdoa bersama di rumahnya. Setelah acara tersebut, tak ada lagi telepon yang masuk dan sejak saat itu, tak ada warga yang ditakuti saat melintas jalan di dekat makam adiknya.

BACA JUGA Unggah Foto Makanan di Medsos Saat Pandemi, Apa Betul Tidak Pantas? dan tulisan Reni Soengkunie lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 April 2020 oleh

Tags: cerita horor
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

rumah tusuk sate

Wanita Penunggu Halaman Belakang Rumah Tusuk Sate

24 Oktober 2019
Iklan Podcast Horor di Spotify Sukses Bikin Saya Langganan Spotify Premium

Iklan Podcast Horor Sukses Bikin Saya Langganan Spotify Premium

4 Desember 2023
lowongan kerja perusahaan tak kasatmata operator warnet kisah mistis cerita horor hantu setan genderuwo mojok.co

Pengalaman Bertemu Operator Warnet yang Berteman dengan Setan Penyuka Susu

11 Juni 2020
Kuntilanak, Hantu Film Horor yang Lebih Pantas Dikasihani ketimbang Ditakuti

Teror Kuntilanak dan Kunjungan yang Tak Diharapkan

24 Oktober 2019
Perjalanan dengan Bus Explore Cimahi-Jatinangor yang Saya Rindukan terminal mojok.co

Hal-hal yang Janggal dari Kisah Bus Hantu Cikampek-Bandung

1 Juli 2019
di bawah pohon mangga

Pria Misterius Berkacamata di Bawah Pohon Mangga

4 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

10 Januari 2026
Laweyan, Kecamatan Bersahaja di Kota Solo yang Nggak Mau Kalah sama Banjarsari dan Pasar Kliwon

Laweyan, Kecamatan Bersahaja di Kota Solo yang Nggak Mau Kalah sama Banjarsari dan Pasar Kliwon

8 Januari 2026
5 Hal yang Tidak Orang Katakan Soal Beasiswa LPDP Mojok.co

5 Hal yang Orang-orang Jarang Katakan Soal Beasiswa LPDP

10 Januari 2026
Lulusan S2 Nelangsa dan Ijazahnya Tak Lagi Bisa Diharapkan (Unsplash)

Lulusan S2 Nelangsa dan Ijazahnya Tak Lagi Jadi Harapan, Bikin Saya Juga Ingin Bilang kalau Kuliah Itu Scam

9 Januari 2026
Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

12 Januari 2026
Tidak Ada Nasi Padang di Kota Padang, dan Ini Serius. Adanya Nasi Ramas! angkringan

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik
  • Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik
  • “Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa
  • Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan
  • Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa
  • Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.