Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Melihat Hantu sebagai Cara Jadi Selebritis di Desa

Amrard Nurobi oleh Amrard Nurobi
1 Juli 2019
A A
kesurupan, melihat hantu

melihat hantu

Share on FacebookShare on Twitter

Hantu, sebagian ada yang mempercayai keberadaannya dan sebagian lagi menganggapnya hanya halusinasi belaka. Tapi saya tidak mau membahas itu. Saya hanya ingin bercerita betapa pernah melihat hantu membuat derajat keterkenalan kita meningkat sepersekian derajat di desa kita.

Saya pernah diisukan pernah melihat hantu. Lalu banyak yang menanti cerita saya. Senang juga seandainya bisa menghibur orang lain dengan cerita pengalaman kita melihat hantu.

ADVERTISEMENT

Salah satu tempat yang layak dianggap tempat paling angker di desa adalah sepanjang jalan di utara rumah saya. Jalan yang memisahkan RT 01 dengan RT 04. Terutama pertigaan yang berada di tengah-tengah jalan tersebut. Banyak yang mengaku pernah melihat bayangan hitam besar seperti genderuwo, pernah juga ada yang mengaku pernah melihat kakek-kakek berjubah putih, dan lebih sering tuyul yang menampakkan diri di sana.

Nah, suatu waktu tersiar kabar bahwa saya pernah melihat hantu pocong di pertigaan jalan yang saya maksud. Hantu yang mirip guling tapi tak layak peluk ini termasuk sosok yang jarang muncul di pertigaan jalan tadi. Di situ, saya diceritakan telah melihat pocong pada malam Jumat. Kebetulan hari Jumatnya adalah Jumat Kliwon. Saya kaget tentunya karena merasa tidak pernah melihat pocong. Padahal seumur-umur saya belum pernah melihat hantu.

Saya mengetahui kabar tentang hantu pocong−yang menurut cerita terlihat oleh mata kepala saya sendiri−dari seorang anak seusia SMP yang kebetulan sedang lewat di halaman rumah saya.

“Mas, kemarin lihat pocong, ta? Pasti ngeri ya, Mas?” tanya seorang anak, sebut saja Fulan.

“Lho, lho, pocong apa?” saya menjawab dengan kebingungan.

“Itu lho pocong di pertigaan,” Dik Fulan mencoba menjelaskan.

Baca Juga:

Cerita Horor Blok M Buatan Kawan Saya Bikin Saya Yakin Semua Urban Legend Adalah Karangan

Iklan Podcast Horor Sukses Bikin Saya Langganan Spotify Premium

“Kabar dari mana itu? Ada-ada aja. Aku kan ndak pernah liat. Hm…,”

Benar saja. Sekitar sehari-dua hari kemudian kabar itu mulai viral. Banyak yang bercerita bahwa saya benar mempergoki penampakan pocong di pertigaan. Terutama anak-anak yang sangat antusias akan kabar tersebut. Ketika itu, saya sudah seperti selebritis saja di desa. Cukup lama memang. Sekitar dua mingguan. Saya seperti sudah layak saja dijajarkan tokoh-tokoh berpengaruh di desa hanya dengan bermodalkan cerita pernah melihat pocong di pertigaan.

Kembali ada anak-anak yang bertanya kepada saya ketika saya hendak pergi bersembahyang di masjid. Sebut saja namanya Kipli.

“Lho kan, Mas. Kamu itu memang pernah lihat pocong di pertigaan pas malam Jumat,” terang Kipli dengan nada ngeyel.

Saya tidak tega melihat Kipli berniat ingin mencari tahu langsung dari sumbernya langsung. Kemudian saya bercerita sekenanya saja. Biar si Kipli bahagia.

“Iya, Pli. Saya memang lihat di pertigaan itu. Makanya kalau malem jangan keluar rumah. Nanti pocongnya muncul baru tahu rasa kamu,” dengan bangganya saya menasihat Kipli.

Cerita tentang pocong saya bumbui dengan nasihat agar Kipli tidak keluar pada malam hari. Sebenarnya bukan untuk menghindari melihat pocong, tetapi karena pada malam hari biasanya adalah jam belajar anak. Belajar pelajaran untuk esok hari atau sekadar mengerjakan PR.

“Jangan tiru-tiru aku ya, Pli. Aku ini sudah bakat berkelahi sama dhemit, setan, dan sejenisnya. Nih liat bathukku!” dengan jumawa saya menunjukkan bekas luka di dahi karena pernah jatuh dari tempat tidur sewaktu balita.

Kipli dengan khusyuknya mendengarkan cerita tentang hantu pocong dari saya. Ia mengangguk-angguk seperti siswa yang sudah paham betul materi pelajaran yang diaajarkan oleh guru. Ia mulai mengagumi saya tampaknya.

Sialnya, kabar itu sampai juga di telinga ibu saya. Ibu saya sangat ingin tahu cerita  tentang pengalaman saya bertemu hantu pocong. Entah apa yang membuat ibu penasaran

“Le, beneran kamu lihat pocong?”

“Waduh, celaka ini,” (batin saya).

Terang saja saya takut ibu saya ketakutan sampai terbawa mimpi. Saya khawatir karena memang kalau ibu saya sudah takut, biasanya tubuh ibu sampai menggigil. Saya bingung.

“Kamu beneraan lihat pocong, Le?” ibu saya semakin memburu jawaban dari saya.

Tentu saya tidak mau membohongi ibu. Keisengan saya, saya stop. Saya memang tidak bakat untuk mengisengi orang tua saya. Saya takut kualat tentunya.

Saya terangkan panjang lebar. Kepada ibu dan memberikan klarifikasi bahwa saya tidak benar-benar melihat hantu pocong. Ada orang yang tidak bertanggungjawab mengarang cerita tersebut.

“Sebenarnya itu bo’ongan, Bu. Saya tidak benar-benar liat pocong. Ada yang mengarang cerita itu,”

Ibu saya Cuma tersenyum-senyum saja mendengar penjelasan panjang-lebar dari saya. Tapi sialnya, malam harinya ibu saya mimpi buruk dan mengigau dengan teriakan:

“Pocong…! Pocong…!”

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2022 oleh

Tags: cerita horormelihat hantuselebriti
Amrard Nurobi

Amrard Nurobi

Penganggurn yang masih belajar menulis. Tidak terlalu menggandrungi kopi, juga tidak untuk teh. Air putih saja lebih sehat.

ArtikelTerkait

suara

Diganggu Suara Gaib Saat Bernyanyi di Kamar Mandi

11 Oktober 2019
Iklan Podcast Horor di Spotify Sukses Bikin Saya Langganan Spotify Premium

Iklan Podcast Horor Sukses Bikin Saya Langganan Spotify Premium

4 Desember 2023
Nia Ramadhani

Heboh Nia Ramadhani yang Tak Bisa Mengupas Salak: Nobody is Perfect, Jadi Biasa Ajalah!

21 Oktober 2019
di bawah pohon mangga

Pria Misterius Berkacamata di Bawah Pohon Mangga

4 Oktober 2019
Perjalanan dengan Bus Explore Cimahi-Jatinangor yang Saya Rindukan terminal mojok.co

Hal-hal yang Janggal dari Kisah Bus Hantu Cikampek-Bandung

1 Juli 2019
Hikayat Bola Api Terbang yang Identik dengan Kota Pandeglang terminal mojok.co

Cerita Horor yang Nagih

30 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026
Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku Mojok.co

Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku

29 Juli 2026
Trauma menginap di hotel murah Cikarang yang lebih cocok jadi tempat uji nyali daripada tempat bermalam Mojok.co

Trauma menginap di hotel murah Cikarang yang lebih cocok jadi tempat uji nyali daripada tempat bermalam

30 Juli 2026
Jaga ikhtiar Bupati Klaten beresin borok PD BKK Klaten (Pexels)

Yang paling penting adalah jagain ikhtiar Bupati Hamenang menyelesaikan luka lama yang dibikin PD BKK Klaten

29 Juli 2026
Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik Mojok.co

Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik

28 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.