Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kereta Api Madiun Jaya, Andalan Baru Saya Perjalanan Madiun-Jakarta

Dodik Suprayogi oleh Dodik Suprayogi
21 Oktober 2025
A A
Kereta Api Madiun Jaya, Andalan Baru Saya Perjalanan Madiun-Jakarta Mojok.co

Kereta Api Madiun Jaya, Andalan Baru Saya Perjalanan Madiun-Jakarta (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Akhirnya saya menjajal Kereta Api (KA) Madiun Jaya relasi Pasar Senen Jakarta-Madiun untuk pertama kali. Biasanya, perjalanan Jakarta-Madiun saya lakukan dengan KA Bangunkarta yang melayani relasi Jakarta-Jombang. Kehadiran KA Madiun Jaya jelas jadi kabar bahagia bagi warga Madiun atau siapa saja yang ingin ke Kota Pecel ini. Sebab, jadi semakin banyak pilihan transportasi ke sana. 

Bagi pencinta kereta api, KA Madiun Jaya sebenarnya bukanlah barang baru, kereta ini datang dan pergi. Dahulu, KA Madiun Jaya merupakan kereta yang melayani Madiun-Jogja. Kereta non-AC yang diresmikan pada 19 Desember 2009 itu awalnya hanya melayani relasai Solo Balapan-Madiun-Kertosono. Pada 2011, kereta ini juga digunakan untuk layanan komuter Madiun Jaya Ekspress AC rute Madiun-Jogja. Sayangnya, layanan tersebut dihentikan pada 2016.

Pada 2019, KAI kembali menghidupkan kembali kereta ini unutk relasi Madiun-Surabaya-Pasarturi-Kandangan. Namun, layanan ini juga dihentikan pada 2023.

Pada Februari 2025, KA Madiun Jaya meluncurkan kembali Madiun Jaya dengan rute yang lebih panjang daripada versi sebelumnya yang pernah ada. Rutenya menjadi Madiun-Yogyakarta-Jakarta. Kereta ini melayani kelas campuran dengan waktu tempuh rata-rata 8 jam 59 menit. 

Madiun Jaya jadi andalan baru

Ada beberapa pilihan kereta Madiun-Jakarta. Orang-orang yang hendak ke Madiun dari Jakarta, atau sebaliknya, biasa memilih Bangunkarta, Gaya Baru Malam Selatan, Brantas, dan masih banyak lagi. Tapi, kalau saya, biasanya naik Bangunkarta yang punya relasi Jombang-Jakarta. Kereta yang menempuh jalur selatan Jawa ini ini jadi pilihan segala lapisan masyarakat karena menyediakan kelas Eksekutif maupun Ekonomi. 

Setelah bertahun-tahun menjadi langanan kereta satu itu, tampaknya saya akan hijrah ke KA Madiun Jaya saja ke depan. Bagaimana tidak, selain sama-sama punya tujuan akhir Pasar Senen, kereta api satu ini juga melintasi jalur selatan dengan pilihan kelas Eksekutif dan Ekonomi Premium.

Tiap kelasnya sebenarnya tidak ada yang begitu spesial dibanding kereta lain sebenarnya, ya seperti Eksekutif dan Ekonomi Premium pada umumnya. Hanya saja, kehadiran kelas Ekonomi Premium ini bakal jadi angin segar. Seperti layaknya kereta Ekonomi Premium yang diluncurkan KAI beberapa waktu belakang, KA Madiun Jaya ingin hadir untuk berbagai kelas dengan fasilitas lebih nyaman dan harga terjangkau.

Cocok untuk mereka yang suka perjalanan malam

Selain fasilitasnya, jam keberangkatan kereta ini juga jadi pertimbangan banyak orang Madiun yang ingin kembali ke kampung halaman dari Jakarta. Asal tahu saja, dari Stasiun Pasar Senen Jakarta, jadwal keberangkatan KA Madiun Jaya pada malam hari. Itu mengapa banyak orang memilihnya supaya bisa sampai Madiun di pagi hari. Apa yang lebih indah dari menginjakan kaki di kampung halaman di pagi hari lalu sarapan pecel yang legendaris itu.  

Baca Juga:

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

Madiun Jaya salah satu inovasi baik yang dilakukan KAI tahun ini. Saya nggak heran kalau ke depan banyak penumpang  KA Bangunkarta atau kereta lain yang hijrah ke Madiun Jaya. Kelas ekonominya lebih nyaman dan waktu keberangkatannya pas. Sepincuk pecel hangat di pagi hari  tidak akan pernah gagal mengobati lelah perjalanan panjang Jakarta-Madiun. 

Bagaimana, kalian orang Madiun atau yang hendak ke Madiun juga tertarik naik kereta ini?

Penulis: Dodik Suprayogi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kasta Stasiun KRL “Neraka” yang Wajib Diketahui Orang Luar Jabodetabek.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Oktober 2025 oleh

Tags: JakartaJakarta-MadiunKAKA Madiun JayaKAIkereta apimadiunMadiun JayaMadiun-Jakarta
Dodik Suprayogi

Dodik Suprayogi

Penggiat pertanian yang sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta.

ArtikelTerkait

Jakarta vs Jawa: Kenapa Orang Jabodetabek Merasa Berbeda?

Jakarta vs Jawa: Kenapa Orang Jabodetabek Merasa Berbeda?

15 Maret 2025
Branding Madiun Kampung Pesilat Indonesia yang Berlebihan

Konflik Pencak Silat Madiun dari Cerita Pelaku: Pertempuran Tak Akan Pernah Berakhir

2 Desember 2022
Dua "Genre" Nasi Uduk Jakarta yang Perlu Diketahui Lebih Banyak Orang Mojok.co

Dua “Genre” Nasi Uduk Jakarta yang Perlu Diketahui Lebih Banyak Orang

24 Maret 2025
Ketoprak Jakarta dan Ketoprak Solo: Namanya Aja yang Sama, Bentuknya Beda Jauh Mojok.co

Ketoprak Jakarta dan Ketoprak Solo Namanya Saja yang Sama. Bentuk, Isi, dan Rasa Makanannya Jauh Berbeda

5 Agustus 2024
Jakarta yang Keras di Dalam Ingatan Arek Surabaya (Unsplash)

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

27 Maret 2026
Tangerang dan Jakarta Barat Semakin Mirip, Makin Ribet (Unsplash)

Tangerang Kini Menjadi Adik Tiri Jakarta Barat yang Semakin Mirip: Mulai dari Budaya, Ekonomi, Hingga Kemacetan

2 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelebihan dan Kekurangan Cicilan Emas yang Harus Kamu Ketahui sebelum Berinvestasi

Dilema Investasi Emas Bikin Maju Mundur: Kalau Beli, Takut Harganya Turun, kalau Nggak Beli, Nanti Makin Naik

30 Maret 2026
Mobil Hybrid (Sebenarnya) Bukan Pilihan Buruk, tapi Bisa Bikin Tekor

Mobil Hybrid (Sebenarnya) Bukan Pilihan Buruk, tapi Bisa Bikin Tekor

27 Maret 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

7 Indikator Absolut yang Membuat Purwokerto dan Salatiga Adalah Tempat Terbaik Untuk Slow Living di Jawa Tengah

1 April 2026
4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang Mojok.co kos kontrak rumah

Kos vs Kontrak Rumah Setelah Menikah: Mana yang Lebih Hemat dan Nyaman untuk Pasangan Muda?

26 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.