Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kenapa Ekspektasi Gaji Fresh Graduate Kerap Terlalu Tinggi?

Nurul Fauziah oleh Nurul Fauziah
22 November 2022
A A
Jangan Ngiler Gaji 2 Digit dan Posisi Manager! Fresh Graduate Perlu Tahu 3 Hal Berikut Terminal Mojok

Jangan Ngiler Gaji 2 Digit dan Posisi Manager! Fresh Graduate Perlu Tahu 3 Hal Berikut (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pendidikan, terlepas bahwa itu semua adalah hak tanpa terkecuali, tetap saja membutuhkan uang. Bahkan, tak bisa melepas pendidikan dari uang. Dan hal ini, berpengaruh pada banyak hal, salah satunya adalah ekspektasi gaji.

Ekspektasi gaji, selalu (dipaksa) berkaitan dengan tingkat pendidikan. Orang-orang berpikir seperti ini: lulusan SMA, gaji UMR (sudah bersyukur, dan harus). Sarjana, makin tinggi gelarnya, gajinya makin besar. Dan semua hal itu, berujung ke satu hal, yaitu, ekspektasi gaji fresh graduate yang kadang kelewat halu.

Tapi, apa penyebabnya? Apa yang salah?

Mahalnya pendidikan, itu penyebabnya.

Tidak ada yang gratis di dunia ini, bahkan pendidikan sekalipun. Dan hal ini bikin orang berpikir bahwa, setelah membayar sekian puluh (atau bahkan ratus) juta untuk pendidikan, mereka punya beban untuk “balik modal”.

Beban ini tak main-main. Jika mendapat gaji yang hanya sebesar UMK (apalagi UMK Jogja), mereka merasa gagal. Sudah kuliah tinggi-tinggi, tapi ternyata cuman dihargai segini. Pikirannya begitu. Pemikiran tersebut salah, tapi salahnya bukan di gajinya, di perkara beban uang. Pendidikan seharusnya tidak semahal itu, dan jika tak semahal itu, perkara ekspektasi gaji tak akan jadi masalah yang akan dibicarakan terus menerus.

Perkara ekspektasi gaji berkaitan dengan tingkat pendidikan itu juga produk dari masalah mahalnya pendidikan. Orang SMA tidak dianggap pantas meminta gaji, terlepas dari skill set-nya, karena dianggap mereka tak menghabiskan uang banyak untuk pendidikan. Sedangkan sarjana, harus dibayar begitu mahal, meski mereka clueless.

Semua ini, bersumber dari hal yang kerap luput dari pandangan: mahalnya pendidikan kita.

Baca Juga:

4 Hal yang Harus Diperbaiki Program Magang Nasional Kemnaker

Enaknya Jadi Fresh Graduate di Jogja: Nggak Takut Dicap Pengangguran karena Sibuk Ikut Forum Diskusi

Itulah penyebab ekspektasi gaji fresh graduate yang kadang kelewat tinggi. Mereka tidak sepenuhnya salah, soalnya mereka juga jadi korban dari pendidikan yang entah kenapa, makin lama makin mahal, meski outputnya rasa-rasanya kok gitu-gitu aja.

Jadi, apakah salah fresh graduate minta gaji tinggi?

Nggak ada yang salah dari hal itu, sebenarnya. Selama fresh graduate punya skill set yang mumpuni, nggak masalah minta gaji tinggi. Malah justru wajib dibayar tinggi. Tapi biarlah itu jadi urusan perusahaan. Kita fokus ke penyebab, dan sebaiknya kita benar-benar mencari penyelesaian masalah pendidikan yang kelewat mahal ini.

Penulis: Nurul Fauziah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Dilema Gaji Fresh Graduate: Takut Ketinggian, tapi Ogah Kekecilan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 November 2022 oleh

Tags: ekspektasi gajiFresh Graduate
Nurul Fauziah

Nurul Fauziah

Anak rumahan yang suka dengan isu sosial.

ArtikelTerkait

driver ojol

Curhatan Seorang Sarjana yang Melamar dan Bekerja Sebagai Driver Ojol

29 Juli 2019
Cerita Fresh Graduate Melawan Dunia Kerja: Saya Butuh 40 Kali Melamar Kerja untuk Mendapat Pekerjaan

Cerita Fresh Graduate Melawan Dunia Kerja: Saya Butuh 40 Kali Melamar Kerja untuk Mendapat Pekerjaan

7 Januari 2024
Anak Magang atau PKL Bukan Babu dan Betapa Bahayanya Menormalisasi Itu terminal mojok.co

Anak Magang atau PKL Bukan Babu dan Betapa Bahayanya Menormalisasi Itu

26 Februari 2021
gaji dua digit staf admin Dear Fresh Graduate, Gaji Pas-pasan Belum Tentu Rezeki Juga Pas-pasan

Mungkin Nggak sih Fresh Graduate Mendapatkan Gaji Dua Digit per Bulan?

24 April 2021
5 Pekerjaan Entry Level dengan Gaji Layak yang Cocok untuk Fresh Graduate

5 Pekerjaan Entry Level dengan Gaji Layak yang Cocok untuk Fresh Graduate

2 September 2024
fresh graduate

Tagar #LulusanUI dan Polemik Gaji Bagi Fresh Graduate

26 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

20 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.