Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Ngemplak, Kecamatan yang Terlalu Solo untuk Boyolali

Nuriyatin Fighya oleh Nuriyatin Fighya
15 Desember 2025
A A
Ngemplak, Kecamatan yang Terlalu Solo untuk Boyolali

Ngemplak, Kecamatan yang Terlalu Solo untuk Boyolali (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Strategis dan lengkap 

Alasan kedua yang sering disebut tentu soal aset strategis. Bandara Adi Soemarmo berada di Kecamatan Ngemplak. Tempat orang dari berbagai kota bahkan negara pertama kali menginjakkan kaki sebelum bilang, “Akhirnya sampai Solo,” padahal secara teknis belum. Asrama Haji Donohudan juga ada di sini, lengkap dengan segala aktivitas besar yang menyertainya.

Belum lagi Waduk Cengklik. Waduk ini bukan cuma tampungan air, tapi juga ruang hidup: penopang ekologi, tempat rekreasi, dan latar foto sore hari. Tidak semua kecamatan punya paket lengkap seperti ini. Kecamatan Ngemplak punya bandara, asrama haji, waduk, dan lalu lintas padat.

Bikin bingung

Alasan ketiga adalah ketersediaan lahan. Di saat Solo makin sesak dan nyaris kehabisan ruang, Kecamatan Ngemplak masih menyimpan hamparan sawah dan tanah kosong. Wilayah ini tampak menggoda sebagai ruang ekspansi. Dekat pusat ekonomi, akses mudah, dan lahannya belum sepenuhnya habis dimakan beton.

Solo, dengan luas wilayah yang kecil dan tekanan urbanisasi tinggi, memang menghadapi keterbatasan ruang secara struktural. Pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi menuntut ruang baru. Dalam peta logika spasial, Ngemplak terlihat strategis. Tapi peta administrasi tidak bekerja sesederhana itu.

Penggabungan wilayah bukan perkara cocoklogi geografis semata. Ia menyangkut keputusan politik dan fiskal. Boyolali tentu tidak tinggal diam. Kecamatan Ngemplak menyumbang aset bernilai ekonomi tinggi. Bandara, asrama haji, dan waduk bukan sekadar bangunan, tapi sumber perputaran ekonomi. Kehilangan wilayah berarti kehilangan pemasukan, dan tidak ada pemerintah daerah yang ikhlas melepasnya begitu saja.

Tumbuh di Kecamatan Ngemplak harus belajar menerima ketidakjelasan

Di tengah tarik-menarik kepentingan itu, warga Kecamatan Ngemplak hidup dengan segala konsekuensinya. Kedekatan dengan kota memberi keuntungan, tapi juga membawa beban. Lalu lintas makin padat, fungsi lahan berubah cepat, dan harga tanah melonjak. Sayangnya, tidak semua perubahan diiringi kesiapan infrastruktur dan pelayanan.

Ngemplak menjalani fungsi urban tanpa status kota. Macet iya. Mall dekat iya. Bandara ada iya. Tapi ketika urusan birokrasi dan fasilitas publik muncul, kami sering kembali diingatkan: ini bukan kota. Sebuah posisi tanggung yang jarang dibahas secara terbuka, tapi dirasakan sehari-hari.

Bagi saya, tumbuh di Kecamatan Ngemplak adalah belajar menerima ketidakjelasan. Kami terbiasa hidup di wilayah antara. Tidak sepenuhnya desa, tapi juga bukan kota. Seperti hubungan yang sudah intens, sering jalan bareng, tapi tak kunjung diajak resmi. Dan setiap kali ditanya asal daerah, saya tahu: jawaban saya mungkin tidak pernah benar-benar singkat.

Baca Juga:

Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan

Soto, Warisan Budaya di Khazanah Kuliner Solo yang Tidak Lagi Dianggap Makanan, tapi Cara Bertahan Hidup

Penulis: Nuriyatin Fighya
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Menurut Saya, Selo Boyolali Lebih Nyaman daripada Tawangmangu, Ini Alasannya!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 Desember 2025 oleh

Tags: boyolalijawa tengahKabupaten Boyolalikecamatan ngemplakKota Solosolo
Nuriyatin Fighya

Nuriyatin Fighya

Mahasiswa semester 1 Universitas Sebelas Maret dari Boyolali.

ArtikelTerkait

Selo, Jalur Favorit Saya untuk Pulang ke Magelang dari Solo Mojok.co

Selo, Jalur Favorit Saya untuk Pulang ke Magelang dari Solo

14 Desember 2025
Cilacap Selatan Bikin Iri Kecamatan Lain di Kabupaten Cilacap

Cilacap Selatan Bikin Iri Kecamatan Lain di Kabupaten Cilacap

16 Mei 2024
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
7 Makanan Khas Jawa Tengah yang Namanya Membagongkan Terminal Mojok

7 Makanan Khas Jawa Tengah yang Namanya Bikin Bingung

24 Juni 2022
Nggak Terkenal, Orang Kendal Terpaksa Ngaku Asli Semarang (Unsplash)

Penderitaan Orang Kendal yang Kehilangan Identitas karena Mengaku Asli Semarang di Perantauan

19 Januari 2024
PO Haryanto, Sultan Kudus dengan Penggemar Terbanyak di Indonesia (Unsplash)

PO Haryanto, Sultan Kudus yang Menjadi Sumber Kebahagiaan Nggak Heran Punya Penggemar Terbanyak di Indonesia

16 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

28 Mei 2026
11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu Mojok.co

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu

29 Mei 2026
Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan Terminal

Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan

31 Mei 2026
Teman Saya Orang Surabaya Nggak Suka Makan Rawon, dan Alasannya Masuk Akal Mojok.co

Tidak Semua Lidah Orang Surabaya Doyan Makan Rawon, Beberapa Ada yang Trauma dengan Alasan yang Masuk Akal

26 Mei 2026
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Membayangkan Semua Gerai Indomaret Tutup: Ibu-Ibu Merana Kehilangan Promo Minyak Goreng, Orang Dewasa Stres Makin Depresi Kehilangan Kursi Besi Andalan

1 Juni 2026
Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu Mojok.co

Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu

31 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.