Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kebijakan Pemkot Pekalongan yang Sebaiknya Nggak Usah Terlalu Dipercaya

Muhammad Arsyad oleh Muhammad Arsyad
1 Juli 2023
A A
Kebijakan Pemkot Pekalongan yang Sebaiknya Nggak Usah Terlalu Dipercaya

Kebijakan Pemkot Pekalongan yang Sebaiknya Nggak Usah Terlalu Dipercaya (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir tahun 2022 lalu saya mengikuti semacam diskusi di sebuah warung kopi. Diskusi itu mengangkat tema Catatan Akhir Tahun Pemkot Pekalongan. Sayangnya, dari pihak pemkot, tidak satu orang pun hadir. Diskusi pun menjadi kurang proporsional dan hanya melihat satu sudut pandang saja.

Habis mau bagaimana lagi? Panitia sudah memberikan kesempatan untuk berdiskusi. Tapi karena alasan-alasan klise khas pejabat, jadinya tidak ada satu orang pun yang hadir. Padahal jika perwakilan dari Pemkot Pekalongan ada yang hadir, diskusi tambah asoy. Ketidakhadiran pemkot dalam acara itu kemudian bikin saya curiga.

Dugaan saya, Wali Kota tidak percaya pada kebijakannya sendiri. Nah, kalau Pemkot Pekalongan sendiri tidak percaya pada kebijakannya, bagaimana masyarakat mau percaya? Tapi memang, sih, ada beberapa kebijakan Pemkot Pekalongan yang sebaiknya tidak usah terlalu dipercaya.

Pembangunan kembali Pasar Banjarsari oleh Pemkot Pekalongan

Kota Pekalongan pernah memiliki pasar sebagai pusat perekonomian rakyat, namanya Pasar Banjarsari. Terlampau panjang kalau saya jelaskan bagaimana Pasar Banjarsari itu. Mudahnya, silakan dicari saja lewat mesin pencari.

Oke, lanjut. Malangnya, pasar yang menggerakkan roda ekonomi itu ludes terbakar tahun 2018. Ekonomi warga sedikit goyah waktu itu, sampai Pemkot Pekalongan membuat pasar darurat.

Bagaimanapun masyarakat butuh pasar. Namun, upaya untuk membangun kembali Pasar Banjarsari dari pihak Pemkot Pekalongan seperti jalan di tempat. Padahal rencana untuk membangun kembali Pasar Banjarsari, kalau ingatan saya tidak berkhianat, sudah ada sejak periode Wali Kota sebelumya.

Tahun lalu, kebijakan itu muncul lagi. Pemkot Pekalongan berjanji akan membangun lagi Pasar Banjarsari. Memang, bekas pasar yang terbakar sudah rata dengan tanah. Namun sepertinya belum ada gelagat pembangunan.

Saya mencoba mencari tahu sejauh mana progres pembangunan Pasar Banjarsari. Ternyata pembangunan baru akan dimulai pada Juni 2023. Soal tanggalnya, tidak ada keterangan pasti. Yang jelas sampai saya menulis artikel ini, yang disebut pembangunan itu masih belum tampak. Padahal sudah ada acara doa bersama segala.

Baca Juga:

Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

Proyek pengendalian rob oleh Pemkot Pekalongan

Belum lama ini Kota Pekalongan lagi-lagi dihajar oleh rob. Sebagian daerah masih tergenang. Atau kalaupun hari ini tidak tergenang, bukan berarti besok atau lusa daerah tersebut akan bebas dari rob. Padahal konon, Pemkot Pekalongan dibantu pemerintah provinsi dan pusat sudah membangun proyek pengendalian rob.

Tak sedikit duit yang keluar. Demi proyek pengendalian rob jalan, triliunan rupiah digelontorkan untuk membuat tanggul, pompa, perbaikan drainase, dan sebagainya. Namun nyatanya, rob sulit dikendalikan seperti inflasi.

Lucunya, kebijakan pengendalian rob ini bukan proyek kemarin sore. Bukan mulai sejak Wali Kota yang baru naik. Ini sudah berlangsung sejak lama. Saya dulu sempat berpikir, sebelum saya lulus kuliah, rob tidak akan ada lagi dan pengendalian rob mencapai titik keberhasilan.

Baca halaman selanjutnya

Proyek pengendalian rob belum tuntas…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 1 Juli 2023 oleh

Tags: jawa tengahkebijakankebijakan pemerintahKota Pekalonganpemkot pekalongan
Muhammad Arsyad

Muhammad Arsyad

Warga pesisir Kota Pekalongan, penggemar Manchester United meski jarang menonton pertandingan. Gemar membaca buku, dan bisa disapa di Instagram @moeharsyadd.

ArtikelTerkait

Batang, Kabupaten di Jawa Tengah yang Nggak Terkenal kabupaten batang

Kabupaten Batang Kastanya di Jawa Tengah Sudah Berbeda, dan Nggak Miskin seperti Kabupaten yang Lain

11 Mei 2025
Bakso Bang Sodiq, Penjaga Lidah Kaum Proletar Semarang (Unsplash)

Bakso Bang Sodiq, Bakso Paling Laris di Ngaliyan Semarang yang Menjadi Penyangga Lidah Kaum Proletar

11 Mei 2024
Uniknya Kutoarjo, Sebuah Kota yang Menghadapi Krisis Identitas

Uniknya Kutoarjo, Sebuah Kota yang Menghadapi Krisis Identitas

24 Oktober 2023
Karanganyar, Daerah Underrated di Jawa Tengah yang Nyaman untuk Ditinggali

Karanganyar, Daerah Underrated di Jawa Tengah yang Nyaman untuk Ditinggali

8 Agustus 2024
Hal Nyentrik di Kota Semarang yang Bikin Orang Ogah Main ke Sana terminal mojok.co

Hal Nyentrik di Kota Semarang yang Bikin Orang Ogah Main ke Sana

5 Januari 2021
Semarang dan Segala Isinya yang Menyiksa Mahasiswa Cikarang (Unsplash)

Bagi Orang Cikarang, Kuliah di Semarang Bisa Sangat Menyiksa meski Akhirnya Jadi Cinta Mati

29 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari Mojok.co

Malang Dingin Itu Seharusnya Wajar, tapi Kini Justru Jadi Anomali

3 Juni 2026
Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya "Pajak" yang Tidak Dibenci Warga

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya Pajak yang Tidak Dibenci Rakyat

5 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Tiga Tahun Menjadi Fungsionaris Organisasi Mahasiswa, Saya Menyadari bahwa Organisasi Mahasiswa Tak Ada Bedanya dengan Tempat Penitipan Balita

8 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.