Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Kasta Tempat Duduk di Angkot yang Perlu Kamu Coba

Andri Saleh oleh Andri Saleh
23 Februari 2022
A A
Kasta Tempat Duduk di Angkot yang Perlu Dicoba Terminal Mojok

Kasta Tempat Duduk di Angkot yang Perlu Kamu Coba (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski sering dianggap biang keladi kemacetan di jalan raya dan keberadaannya yang terancam oleh angkutan online, angkot tetap jadi pilihan utama buat sebagian orang. Angkot adalah angkutan kota sejenis taksi bersama dengan rute yang sudah ditentukan. Angkot ini beda sama bus yang punya halte bus, ya, lantaran penumpang bebas untuk minta diturunkan dan naik dari mana saja.

Naik angkot memang punya sensasi tersendiri yang nggak didapatkan dari angkutan berbasis online. Mulai dari sensasi menunggu angkot di pinggir jalan, lamanya angkot ngetem menunggu penumpang, momen bersosialisasi dengan penumpang lain, dan memilih berbagai posisi tempat duduk yang nyaman di angkot.

Untuk poin terakhir ini, memang ada beberapa pilihan tempat duduk di dalam angkot. Saya membaginya ke dalam beberapa kasta berdasarkan kenyamanan naik dan turun serta view yang didapat selama perjalanan. Saya urutkan dari kasta yang paling rendah ke kasta tertinggi. Yuk, kita ulik satu per satu.

Kasta keenam, posisi duduk di tengah. Ini adalah tempat duduk yang paling banyak muatannya. Menurut saya, posisi ini paling nggak enak. Susah untuk naik-turun, sempit kalau angkotnya penuh, dan view-nya adalah penumpang lain. Mending kalau yang duduk di hadapan kita itu penumpang cakep macam Lee Min Ho, lah kalau penumpangnya macam Kim Jong Un gimana? Ah, pokoknya posisi duduk di kasta ini paling nggak enak, deh.

Kasta kelima, posisi duduk dekat pintu. Kalau yang ini masih mending daripada duduk di posisi tengah. Meski view-nya sama dengan kasta keenam dan sering kena lalu-lalang penumpang yang naik-turun, seenggaknya kamu gampang untuk naik atau turun. Tinggal loncat, nggak perlu permisi-permisi melewati penumpang lain.

Kasta keempat, posisi paling belakang. Posisi ini sebetulnya enak-nggak enak, sih. Enaknya, view-nya bagus. Kamu bisa lihat view jalan raya secara full dari jendela belakang. Nggak enaknya, susah kalau mau turun. Makanya posisi duduk paling belakang ini cocok buat kamu yang rutenya jauh. Dari terminal ke terminal, misalnya.

Kasta ketiga, posisi di belakang sopir. Ini adalah posisi duduk yang mending dari ketiga kasta sebelumnya. Dari sisi view, kamu bisa lihat full jalan raya lewat jendela depan. Kalau mau turun pun gampang, tinggal sat set sat set. Nggak enaknya kalau sopirnya merokok, siap-siap saja menghirup kepulan asap rokok yang bisa bikin sesak. Meski begitu, posisi duduk di belakang sopir ini jadi posisi tempat duduk favorit buat sebagian penumpang.

Kasta kedua, posisi di samping sopir. Nah, ini dia posisi tempat duduk yang banyak diburu oleh angkot lovers. Tempat duduk di depan alias di samping sopir angkot memang mantap. Selain view-nya bagus, kamu nggak perlu berdesak-desakan dengan penumpang lain. Mau naik-turun pun gampang. Apalagi kalau sopirnya ganteng macam di cerita-cerita FTV itu. Beuh, pastinya bikin betah di sepanjang perjalanan.

Baca Juga:

4 Hal Menyebalkan dari Oknum Sopir Angkot yang Bakal Kamu Temui saat Berada di Jakarta

4 Kasta Teratas Varian Sari Roti yang Rasanya Tidak Pernah Mengecewakan

Kasta pertama, posisi di kursi tambahan. Ini dia posisi tempat duduk paling core of the core. Kamu tahu kan kursi tambahan di angkot? Itu tuh, jok kecil yang posisinya di samping pintu dan menghadap ke seluruh penumpang. Kalau kebagian duduk di posisi itu, kamu akan menjadi pusat perhatian. Semua gerak-gerik, gestur tubuh, dan penampilan kamu bakal diperhatikan oleh seluruh penumpang. Untuk urusan naik-turun, jelas gampang. Untuk urusan view, lupakan saja karena kamulah yang jadi view buat seluruh penumpang. Mantap, kan?

Itulah keenam kasta tempat duduk di angkot. Kalau saya pribadi sih lebih suka duduk di samping sopir. Lebih leluasa dan lebih private saja gitu. Berasa naik mobil sendiri. Kalau kamu, suka posisi duduk di kasta berapa?

Penulis: Andri Saleh
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Februari 2022 oleh

Tags: Angkotkastatempat duduk
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Tingkat Egaliter Seseorang Diukur dari Tempat Duduknya Terminal Mojok

Tingkat Egaliter Seseorang Diukur dari Tempat Duduknya

30 Desember 2020
Deretan Alat Gambar yang Menduduki Kasta Tertinggi di Kalangan Mahasiswa Jurusan DKV

Deretan Alat Gambar yang Menduduki Kasta Tertinggi di Kalangan Mahasiswa Jurusan DKV

10 Januari 2024
angkot

Pengalaman-Pengalaman Menghebohkan di Dalam Angkot

13 Mei 2019
Hal yang Paling Bikin Nggak Enak saat Naik Angkot Kisah Juragan Angkot yang Pengin Jadi Pegawai Kantoran

Hal-hal yang Paling Bikin Nggak Enak saat Naik Angkot

27 Mei 2020
Kota Malang Hari Ini: Problem Kemacetan dan Tamu-tamu Peradaban angkot surabaya

Angkot Bukan Solusi Kemacetan Malang, Bikin Tambah Macet sih Iya

31 Januari 2023
Kasta Susu Greenfields dari yang Paling Mahal sampai yang Penting Diskon Terminal Mojok

Kasta Susu Greenfields dari yang Paling Mahal sampai yang Penting Diskon

12 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Warga Depok Habiskan Hampir 2 Juta Rupiah per Bulan Cuma buat Kerja di Kawasan Senayan, Dedikasinya Tinggi!

16 April 2026
Resign demi Jadi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

Resign demi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

18 April 2026
Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

23 April 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

20 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • 4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!
  • Ujian Terberat Pengguna IndiHome yang Dikhianati Tawaran Palsu hingga Menggadaikan Kesetiaan ke WiFi yang Lebih “Gacor”
  • Belajar dari Mahasiswa Flores yang Merantau di Jogja Merintis Usaha Jastip Kecil-kecilan Hingga Untung Jutaan Rupiah Setiap Bulan
  • Hubungan Istimewa di Balik Pohon Gayam sebagai “Tanaman Peneduh” dan Candi Borobudur
  • Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit
  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.