Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Kartu Prakerja: Wawasan Meningkat, tapi Skill Jalan di Tempat

Firdaus Deni Febriansyah oleh Firdaus Deni Febriansyah
23 Juni 2022
A A
Kartu Prakerja: Wawasan Meningkat, tapi Skill Jalan di Tempat

Kartu Prakerja: Wawasan Meningkat, tapi Skill Jalan di Tempat (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya adalah salah satu penerima Kartu Prakerja yang saat ini bekerja sebagai freelancer content writer. Sebetulnya, tujuan awal saya mengikuti program pemerintah yang katanya “menggaji pengangguran” ini adalah karena penasaran, seperti apa sih pelatihan yang diberikan dari Program Kartu Prakerja itu?

Saya tak mau memungkiri bahwa saya juga tertarik dengan insentif yang diberikan. Namun, rasa penasaran saya tentang pelatihan jauh lebih besar ketimbang insentif Rp600 ribu per bulan.

Dan setelah saya mengikutinya, akhirnya saya tau bagaimana rasanya menjadi salah satu bagian dari penerima Kartu Prakerja, dan menemukan beberapa hal yang menurut saya luput dari banyak peserta Prakerja.

#1 Program Kartu Prakerja tingkatkan wawasan saya

Jadi, dalam program Prakerja ini saya mengambil pelatihan tentang copywriter demi meningkatkan skill saja di bidang kepenulisan. Basic saya adalah content writer, tapi juga ingin menambah kemampuan di bidang kepenulisan yang lain. Maka dari itulah saya memilih kelas copywriter.

Setelah mendapat persetujuan, video demi video saya tonton sampai selesai sembari mencatat materi yang dijelaskan. Dan setelah menonton video tersebut, wawasan dan pengetahuan saya sedikit bertambah.

Semula yang saya tidak tau apa itu copywriter, cara pembuatan, dan penerapannya dalam sebuah iklan, kemudian menjadi tau setelah menonton video pelatihan dari Prakerja.

Bagi saya, ini salah satu poin plus dari kartu Prakerja yang sangat perlu diapresiasi. Apa-apa yang menambah wawasan, memang harus diapresiasi.

#2 Tidak meningkatkan skill

Betul memang program Kartu Prakerja ini meningkatkan pengetahuan dan wawasan, tapi tidak dengan skill. Bentar-bentar, saya jelaskan dulu.

Baca Juga:

Bukan Cuma Jago Ngomong, 5 Skill Ini Wajib Dikuasai Seorang Humas

3 Skill Mengemudi yang Harus Dikuasai agar Makin Mahir Berkendara

Pelatihan yang tersedia tidak memberikan pelatihan secara praktikal. Yang saya alami, saya diberi tahu tentang apa itu copywriter secara mendalam, tapi pelatihan skill atau praktikal nggak ada. Padahal yang saya harap ada sesi seperti itu juga. Saya bisa bikin copywriting, tapi nggak jago. Beda sama yang face-to-face atau dapat pelatihan skill secara praktikal.

Bayangin gini deh. Kalau Anda mau punya skill membuat kue, Anda harus benar-benar membuat kue. Bukan hanya sekadar menonton video resep atau membaca buku resep saja.

Hal ini yang menurut saya jadi kekurangan fatalnya. Sebab, kalau memang mau melepas peserta Kartu Prakerja, sebaiknya dibekali skill praktikal. Coba lihat di LinkedIn, atau di portal jobseeker lainnya, banyak yang meminta sertifikat skill. Kenapa? Ya biar recruiter tahu bahwa pelamar punya skill-nya. Kalau nggak punya pengalaman kerja, sertifikat tersebut bisa buat recruiter yakin.

Kalau tanpa sertifikat atau praktikal, ya kalah dengan orang yang wawasannya nggak jago-jago amat, tapi punya pengalaman. Kayak saya aja deh. Bisa jadi saya kalah sama copywriter yang nggak jago perkara wawasan, tapi tahu medannya kayak apa. Recruiter jelas lebih tertarik sama pelamar yang berpengalaman dong.

Rasanya agak percuma memberi pelatihan, tapi ujungnya bakalan kalah sama angkatan kerja yang lain. Ya nggak?

Ya memang saya sadar, harusnya wawasan tersebut saya olah dan saya latih sendiri. Cuman, alangkah baiknya kalau paket yang diberikan itu lengkap. Bukan saya nggak tahu diri juga, cuman usul sih.

Ke depannya, saya berharap program ini tetap berjalan, tapi diubah sistemnya. Karena pandemi sudah tidak seganas dulu, lebih baik bekerjasama dengan BLK agar mendapatkan pelatihan secara praktikal.

Atau jika mau tetap metode pelatihan online, jangan model nonton video tetapi video call seperti halnya ketika kita belajar melalui Zoom supaya bisa berkomunikasi dua arah.

Penulis: Firdaus Deni Febriansyah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Ingin Mendaftar Kartu Prakerja tapi Bimbang 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 Juni 2022 oleh

Tags: kartu prakerjaskill
Firdaus Deni Febriansyah

Firdaus Deni Febriansyah

Seorang content writer di salah satu agency dan juga mahasiswa di Universitas Terbuka. Tertarik dengan dunia content writing, copywriting, dan SEO.

ArtikelTerkait

Membebaskan Kaum yang Pakai Macbook dari Stigma Gaya-gayaan doang mojok.co/terminal

Website Prakerja.org Adalah Satire yang Sebenarnya

20 Mei 2020
Berkarier Jadi Videografer Adalah Proses Panjang dan Ini Tipsnya! Terminal Mojok.co

Berkarier Jadi Videografer Adalah Proses Panjang dan Ini Tipsnya!

30 Maret 2022
kartu prakerja

Pengalaman Nyoba Pelatihan Gratis (yang Nggak Gratis) dari Kartu Prakerja

2 Mei 2020
cara daftar kartu prakerja siapa saja yang bisa ikut apa manfaat tujuah phk mojok

Ingin Mendaftar Kartu Prakerja tapi Bimbang

16 April 2020
Sebelum Berinvestasi, Pelajari 6 Skill yang Harus Dimiliki Investor

Sebelum Berinvestasi, Pelajari 6 Skill yang Harus Dimiliki Investor

20 Januari 2022
3 Skill Underrated yang Bikin Pelamar Kerja Bisa Dapat Gaji di Atas Rata-rata terminal mojok.co

3 Skill Underrated yang Bikin Pelamar Kerja Bisa Dapat Gaji di Atas Rata-rata

4 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.