Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Sebelum Berinvestasi, Pelajari 6 Skill yang Harus Dimiliki Investor

Margaretha Lina Prabawanti oleh Margaretha Lina Prabawanti
20 Januari 2022
A A
Sebelum Berinvestasi, Pelajari 6 Skill yang Harus Dimiliki Investor

Sebelum Berinvestasi, Pelajari 6 Skill yang Harus Dimiliki Investor (pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Melihat hasil investasi orang lain yang cuannya luar biasa memang selalu bikin ngiler. Tapi, sebelum ikut-ikutan berinvestasi, lebih baik pelajari dulu skillnya. Investor dengan nilai profit yang besar tentu tak lepas dari keahlian khusus yang tak dimiliki semua orang.

Ingat, investasi itu sifatnya personal. Instrumen investasi yang dipilih orang lain pun belum tentu cocok dengan kepribadian dan juga peruntungan kita.

ADVERTISEMENT

Bener banget kata orang, bahwa rezeki itu nggak akan tertukar. Namun, dengan memiliki skill seorang investor, kita bisa juga lho memilih rezeki kita sendiri. Apa saja sih keahlian yang biasanya dimiliki investor yang sukses mendapatkan profit besar?

#1 Analisis laporan keuangan

Melakukan analisis terhadap laporan keuangan itu sebenarnya nggak rumit-rumit amat kok, asal tahu celahnya. Laporan keuangan yang biasa dianalisis adalah laporan laba rugi, laporan arus kas, dan neraca.

Ingin mengetahui apakah kinerja perusahaan yang sedang kita incar untuk dibeli sahamnya itu bagus atau tidak? Perhatikan saja labanya. Bila laba perusahaan sampai minus tentu menandakan kinerja perusahaan yang kurang baik. Bandingkan dengan laba pada laporan keuangan periode sebelumnya dan bandingkan pula dengan laba pada sektor industri sejenis untuk mengetahui kisarannya.

Jangan lupa perhatikan pula rasio profitabilitas, rasio solvabilitas, dan rasio likuiditasnya. Dengan memahami laporan keuangan, seorang investor bisa mendapatkan gambaran lengkap mengenai perusahaan dan dapat mengambil keputusan tepat apakah akan berinvestasi atau tidak.

Keahlian melakukan analisis laporan keuangan juga harus dipahami wirausahawan muda yang sedang merintis usaha. Supaya tidak salah melakukan pengelolaan usaha hanya karena salah membaca laporan keuangan. Jadi, sebelum membuka kedai kopi, pelajari dulu cara melakukan analisis laporan keuangannya, ya?

#2 Memahami GCG perusahaan

GCG alias good corporate governance atau tata kelola perusahaan yang baik adalah kunci kelangsungan hidup perusahaan. Apa jadinya bila perusahaan yang terlanjur kita beli sahamnya itu ternyata hanya booming di awal saja dan kemudian meredup, bahkan bangkrut karena salah urus?

Baca Juga:

Memahami Apa Itu Patriot Bond dengan Gampang dan Nggak Bikin Pusing

Apakah Menjadi Atlet Adalah Investasi Terburuk dalam Hidup Saya?

Masih untung kalau sahamnya bisa dilepas lagi di pasar sekunder. Kalau sahamnya nyangkut alias tidak ada peminatnya, bahkan perusahaannya sampai suspend di Bursa Efek Indonesia akibat tata kelola perusahaan yang tidak baik, kita bakal merugi.

#3 Memahami kondisi makro ekonomi

Seorang investor yang ingin mendapatkan profit optimal tentu tak bisa memakai kacamata kuda alias tak hirau terhadap kondisi di sekitarnya. Memahami kekuatan utama yang mempengaruhi perekonomian akan membantu investor dalam mengambil keputusan investasi.

Inflasi, tingkat pertumbuhan ekonomi, tingkat harga, produk domestik bruto, pendapatan nasional dan perubahan tingkat pengangguran adalah hal-hal yang terjadi di luar perusahaan namun seringkali menjadi tenaga penggerak terjadinya perubahan dalam perusahaan. Sebagai investor yang baik, kita harus paham supaya dapat mengambil langkah pengamanan terhadap investasi yang kita lakukan.

#4 Jago menyaring berita dan selalu update perkembangan jaman

Permasalahan yang terjadi pada era disrupsi informasi sekarang ini bukanlah kurangnya informasi, namun kelebihan informasi. Padahal tak semua berita yang kita terima adalah informasi yang berguna.

Seorang investor harus memiliki keahlian untuk menyaring berita. Mendengar bisik-bisik saham A harganya akan naik? Jangan langsung percaya dan segera melakukan aksi borong saham. Ingat, transaksi perdagangan saham juga terimbas hukum supply and demand. Jangan-jangan harga saham A naik hanya karena banyak permintaan, bukan karena nilai intrinsiknya yang naik.

#5 Pintar membaca peluang

Meskipun selalu update dan pintar menyaring berita, namun tak ada artinya bila tidak diimbangi dengan kemampuan membaca peluang. Kesempatan yang datang seringkali tak pernah mampir untuk kedua kalinya, jadi hanya kejelian membaca peluang yang bisa diandalkan investor untuk mendatangkan cuan.

Keahlian yang satu ini biasanya relate dengan jam terbang. Semakin panjang pengalaman seorang investor, akan semakin jeli menangkap peluang. Maka bagi investor pemula seperti kita yang masih belajar berinvestasi jangan segan-segan menambah pengalaman, kalau perlu berguru pada yang lebih senior.

#6 Sabar dan berpikir panjang

Kesabaran memang bukan milik semua orang. Namun, bagi investor, keahlian yang satu ini wajib dimiliki. Investasi memang bukan ilmu pasti. Berkembangnya aset juga tak bisa dilakukan dengan cara instan. Ibarat menanam padi, mulai dari benih hingga menghasilkan bulir-bulir padi yang bernas tentu butuh waktu. Makanya harus sabar.

Seorang investor juga harus berpikir panjang sebelum mengambil keputusan. Setiap investasi yang dilakukan perlu dipertimbangkan dengan matang, mulai dari pilihan investasinya, besarnya dana yang akan ditanamkan, prospek bisnis serta risiko-risiko yang melekatinya, semua harus dipikirkan.

Sudah memiliki semua skill investasi di atas namun belum bisa mulai berinvestasi karena belum memiliki cukup modal? Sabar, kamu nga sendiri.

Penulis: Margaretha Lina Prabawanti
Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: Investasiinvestorskill
Margaretha Lina Prabawanti

Margaretha Lina Prabawanti

Mahasiswa S3 dan pekerja sektor keuangan di Jakarta. Menyukai langit, kopi dan peristiwa. Menulis tentang literasi keuangan dan slice of life adalah salah satu cara yang dipilihnya untuk mengurai kerumitan di kepalanya.

ArtikelTerkait

Skill yang Wajib Disembunyikan jika Kamu Lolos CPNS terminal mojok (1)

3 Skill yang Wajib Kamu Sembunyikan jika Lolos CPNS

6 Oktober 2021
Bupati Sumenep Maju Jadi Wagub Jatim 2024: Benahi Dulu Sumenep, Baru Mikir yang Lain! ahmad fauzi

Sumenep: Pantainya Diserbu Investor, Rakyatnya Diratakan Kemiskinan

15 Maret 2023
unicorn

Nikmat dan Ancaman Hidup di Era Unicorn

28 Agustus 2019
Menakar Pentingnya Punya Dana Pensiun walau Masih Muda terminal mojok.co

Omong Kosong Formula 60:30:10 ala Daniel Kaito

3 Mei 2020
Investasi Reksadana, Investasi yang Cocok untuk Kalian yang Nggak Mau Ribet

Investasi Reksadana, Investasi yang Cocok untuk Kalian yang Nggak Mau Ribet

31 Januari 2021
3+1 Resep Bumbu Dasar Masakan yang Wajib Kita Tahu

Beli Peralatan Masak Adalah Cara para Emak-emak untuk Investasi

19 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

4 Agustus 2026
Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

10 Agustus 2026
Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja : Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega buta warna parsial

Gara-gara buta warna parsial, saya tidak bisa jadi apa-apa karena syarat administrasi yang mendiskriminasi

9 Agustus 2026
Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

8 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.