Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

Kambodja: Berpotensi Jadi Film Bagus, namun Tertahan Durasi

Endrapta Ibrahim Pramudhiaz oleh Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
18 Mei 2022
A A
Kambodja Berpotensi Jadi Film Bagus, namun Tertahan Durasi Terminal Mojok

Kambodja Berpotensi Jadi Film Bagus, namun Tertahan Durasi (Instagram Falcon Pictures)

Share on FacebookShare on Twitter

Film Kambodja itu ibarat hidden gem yang sering viral di TikTok. Kehadirannya tersembunyi karena rilis di platform streaming yang tidak setenar Netflix, Disney+ Hotstar, dll., dan keberadaannya juga bagaikan mutiara yang akan membuat orang terkesima.

Saya beruntung bisa dipertemukan dengan film ini karena memang kegiatan saya sehari-hari banyak terlibat di seputar industri film, khususnya di media. Ketika melihat KlikFilm—salah satu platform streaming lokal—merilis film terbaru dari Falcon Pictures berjudul Kambodja, saya langsung kepincut lantaran ada Adipati Dolken dan Della Dartyan yang kembali bermain bersama.

Adipati Dolken dan Della Dartyan memang jadi salah satu duet favorit saya kalau urusan cerita roman. Sejak dipertemukan untuk pertama kalinya di Love for Sale 2, keduanya kembali dipersatukan di Akhirat: A Love Story, film romantis yang menghadirkan premis unik. Di kedua film tersebut, mereka berperan sebagai sepasang kekasih yang sama-sama berakhir dengan tragis.

Setragis apa kisah mereka, kamu bisa nonton dua film tersebut di Netflix.

Lantas, bagaimana dengan aksi mereka berdua di film Kambodja? Jawabannya, mereka berperan sama apiknya. Berlatar di Jakarta awal 1950-an, Adipati berperan sebagai Bayu, seorang kolumnis suatu surat kabar, sedangkan Della berperan sebagai Danti, istri dari pejabat partai juga seorang petugas di perpustakaan.

Dikisahkan Bayu adalah seorang kolumnis surat kabar (Unsplash.com)

Mereka berdua sama-sama sudah memiliki pasangan dan tinggal di satu indekos yang sama. Kamar mereka bersebelahan, sehingga apa yang salah satu dari mereka lakukan kerap terdengar dari tembok. 

Hari-hari berjalan normal, sampai akhirnya Bayu dan Danti bertemu di sebuah pertemuan yang tak terduga. Bayu yang sedang asyik dengan mesin tiknya, berpapasan dengan Danti yang sedang menunggu kepulangan suaminya. Percakapan antara mereka berdua pun tak terhindarkan. 

Tanpa sadar, pertemuan pertama itu mulai mengantarakan mereka ke perbincangan-perbincangan yang lain. Setelah beberapa kali bersinggungan, mereka berdua mulai merasakan adanya perasaan cinta yang timbul antara satu sama lain.

Baca Juga:

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

3 Rekomendasi Film Indonesia yang Relevan dengan Hiruk Pikuk Negara Saat Ini

Hubungan yang Bayu dan Danti miliki ini ternyata berpengaruh terhadap jalan karier Bayu. Kisahnya bersama Danti banyak ia tuangkan ke dalam tulisan yang sedang ia garap. Danti digambarkan oleh Bayu sebagai wanita kesepian yang selalu ditinggal suaminya. Ia meromantisir kesendirian Danti yang ternyata membuat editornya kagum bukan main. Dengan kata lain, Bayu terinspirasi dengan sosok Danti.

Sosok Danti jadi inspirasi bagi Bayu (Unsplash.com)

Sampai sini, Kambodja sudah mampu memberi cinta yang tidak biasa. Ini bukan sekadar kisah backstreet orang zaman dulu yang hanya bisa terhubung apabila mereka sedang berpapasan di lorong luar kamar. Pertemuan Bayu dan Danti berhasil memantik Bayu menjadi sosok yang lebih baik lagi.

Danti yang awalnya sempat geram, dibuat luluh ketika mendengar penjelasan Bayu. Hubungan mereka pun terombang-ambing tidak tahu mau dibawa ke mana. Meski demikian, mereka memutuskan untuk menjalankannya saja.

Baik Adipati atau Della, keduanya menyuguhkan akting yang anggun dan enak untuk ditonton. Saya sampai terbawa suasana Jakarta yang jadul berkat kalimat-kalimat yang keluar dari mulut mereka. Laga mereka mampu meyakinkan saya bahwa mereka adalah orang yang pernah hidup dan tumbuh di zaman itu.

Dengan bahasa yang baku dan disesuaikan dengan zaman tersebut, Kambodja berhasil memperlihatkan kisah roman tempo doeloe dengan visual yang membuat adem. Film yang tayang perdana pada 13 Mei 2022 lalu ini banyak menunjukkan aktivitas kehidupan tahun 50-an secara sederhana. Tidak banyak memperlihatkan gedung-gedung atau ruang terbuka, namun lebih banyak fokus pada individu dan ruangan tertentu. Semua itu dieksekusi dengan sempurna.

Sayang durasi film Kambodja pendek (Unsplash.com)

Sayangnya, keindahan yang bisa membuat film ini meraih paripurna dipaksa berhenti oleh durasinya yang singkat. Kambodja hanya memiliki 78 menit untuk menceritakan kisah Bayu dan Danti. Semua kegemilangan di awal film tiba-tiba berubah menjelang akhir. Cerita filmnya berubah jadi gegabah karena berusaha merampungkan akhir kisah mereka berdua dengan cepat.

Belum lagi ada satu konflik yang dimasukkan di sepertiga akhir film untuk menjadi semacam refleksi diri Bayu dan Danti. Konflik tersebut cukup mengganggu karena Kambodja tidak menyinggungnya sama sekali di awal film. 

Kambodja juga berpotensi jadi film fiksi sejarah yang bagus dan indah dari segala aspek. Tetapi, Falcon Pictures agaknya enggan untuk memberikan tambahan 30 menit kepada film ini agar bisa lebih padat dari segi cerita. 

Akhir kata, ini adalah film fiksi sejarah dengan segudang potensi yang tidak dimaksimalkan dengan baik. Durasi yang pendek di film ini benar-benar mengganggu saya. Untung saja komponen pendukungnya mampu setidaknya membuat saya memberi angka 6 dari 10.

Penulis: Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kenapa Drama Korea Original Disney+ Nggak Bagus-bagus Amat?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Mei 2022 oleh

Tags: Film IndonesiaKambodjaKlikFilm
Endrapta Ibrahim Pramudhiaz

Endrapta Ibrahim Pramudhiaz

Full time mahasiswa, part time pemburu pengalaman.

ArtikelTerkait

Bioskop di Indonesia Timur Jarang, Wajar kalau Film Kaka Boss Sepi Penonton

Bioskop di Indonesia Timur Jarang, Wajar kalau Film Kaka Boss Sepi Penonton

29 September 2024
Film Indonesia 4 Juta Penonton yang Cocok untuk Libur Natal (Unsplash)

8 Film Indonesia yang Berhasil Tembus 4 Juta Penonton dan Cocok untuk Tontonan Libur Natal

22 Desember 2023
nicholas saputra

Ladies, Perbaiki Segera Mood Kalian Dengan Singgah ke Kolom Komentar Instagram Nicholas Saputra Yuk!

30 Agustus 2019
3 Orang yang Sebaiknya Nggak Nonton Film Pengabdi Setan 2 Communion Terminal Mojok

3 Orang yang Sebaiknya Nggak Nonton Film Pengabdi Setan 2: Communion

6 Agustus 2022
Pengepungan di Bukit Duri Distopia Diskriminasi Rasial terhadap Etnis Tionghoa (Unsplash)

Pengepungan di Bukit Duri: Distopia Diskriminasi Rasial terhadap Etnis Tionghoa

20 April 2025
Buat Pengelola Bioskop: Stop Ambil Jatah Layar Film Indonesia untuk Film Blockbuster terminal mojok.co

Buat Pengelola Bioskop: Stop Ambil Jatah Layar Film Indonesia untuk Film Blockbuster

10 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.