Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Kalaupun Tambal Ban Harus Online, Bisa-bisa Aja, kok!

Humam Zarodi oleh Humam Zarodi
11 Juli 2021
A A
Saran Petugas Satpol PP Soal Tambal Ban Online Itu Sangat Masuk Akal terminal mojok.co

Saran Petugas Satpol PP Soal Tambal Ban Online Itu Sangat Masuk Akal terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Pemberlakuan Pembatasaan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah sepekan ini berjalan. Hal ini membuat membuat sejumlah tempat usaha yang bukan dari sektor esensial dan kritikal terkena razia petugas Satpol PP dan diwajibkan untuk tutup. Akan tetapi, ada yang aneh bagi sebagian orang atas sikap dari petugas Satpol PP saat merazia tempat usaha bengkel tambal ban. Saat merazia, petugas Satpol PP memberikan peringatan untuk segera menutup tempat usaha tersebut dan menyarankan untuk melakukannya secara online. Salah satu tempat usaha yang “dikiranya” diminta tutup tersebut adalah usaha tambal ban.

Video ini sempat viral dan netizen mengolok-olok bapaknya karena seolah menyuruh tambal ban pun harus online.

Padahal aslinya gak gitu, tambal ban tetep boleh beroperasi dan bapak-bapak ini menghimbau dengan santun. pic.twitter.com/NxExgykhhw

— dian widiyanarko (@duniadian) July 11, 2021

Meski tambal ban nggak termasuk usaha yang diminta untuk tutup selama PPKM Darurat, sebetulnya usaha tambal ban online sangat memungkinkan di era digital saat ini. Orang tidak lagi harus bekerja dengan mendirikan tempat usaha di pinggir jalan dengan harapan pelanggan akan mampir di tempat usaha kita. Pemikiran tersebut perlu mulai ditinggalkan dan beralih kepada inovasi usaha online, dengan menunggu pelanggan dari rumah. Berikut ini dua cara usaha bengkel tambal ban online yang bisa dijadikan referensi.

#1 Membuat aplikasi layanan tambal ban

Saat ini banyak sekali tersedia aplikasi layanan jasa dari transportasi, makanan, dan masih banyak lainnya. Nah, kita bisa menjadi pionir dalam membuat aplikasi layanan tambal ban. Dalam membuat aplikasi ini tentu saja perlu modal besar. Namun, sebagai permulaan, kita bisa membuat aplikasi versi beta dengan menggandeng developer aplikasi yang juga pemula. Ini akan bisa menekan ongkos jasa pembuatan aplikasi layanan jasa ini.

Aplikasi layanan ini bisa meniru aplikasi Go Jek atau Grab. Fitur yang wajib ada yaitu jarak antara calon pelanggan dan lokasi kita, estimasi waktu tempuh untuk menuju ke pelanggan, dan biaya untuk layanan jasa. Untuk selanjutnya, aplikasi ini bisa terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

#2 Menggunakan media sosial untuk promosi

Saat ini media sosial bisa dijadikan media untuk mempromosikan suatu produk atau layanan jasa. Nah, layanan jasa tambal ban online juga bisa menggunakan media sosial sebagai media promosi. Ada banyak platform media sosial yang bisa digunakan antara lain Instagram, Facebook, WhatsApp, dan Telegram. Dengan bermodalkan smartphone dan paket data, para tukang tambal bisa membuat berbagai akun media sosial.

Instagram saat ini menjadi pilihan favorit bagi para pengusaha baik kecil maupun besar, yang digunakan untuk mempromosikan produk maupun layanan jasa, termasuk usaha tambal ban. Kelebihan aplikasi Instagram ini sebagai media promosi usaha yaitu gratis, platform yang sangat popular, banyak pengguna, mudah penggunaanya, dan terkoneksi dengan media sosial lain.

Nah, untuk menjadikan usaha kita ini terpercaya dan bonafide, kita bisa meminta salah seorang atau beberapa orang untuk memberikan testimoni yang bagus, bisa berupa video. Ini akan membuat calon pelanggan percaya. Kalau istilahnya di media sosial orang ini disebut influencer atau brand ambassador.

Baca Juga:

6 Hal Sepele, tapi Menyebalkan Saat Zoom Meeting

10 Potret Menyedihkan dan Memprihatinkan Sehari-hari Driver Ojol Zaman Sekarang

Sebagai permulaan, kita bisa mencari orang yang lumayan terkenal di sekitar kita, misalnya Pak Lurah. Beliau kita minta dengan sukarela tanpa bayaran untuk memberikan testimoni yang baik. Tentu saja kita harus melakukan layanan tambal ban terlebih dahulu kepada beliau. Misalnya, menambal ban motor atau ban mobil milik beliau.

Sedangkan strategi promosi dengan Facebook tidak berbeda jauh dengan Instagram. Nah, yang berbeda perlakuannya ketika kita promosi melalui WhatsApp dan Telegram. Kita harus masuk ke berbagai grup baik grup WhatsApp maupun Telegram. Setelah kita masuk grup di dua platform tersebut, kita bisa promosikan layanan tambal ban dengan copywriting yang persuasif dan menarik.

Jadi, Anda yang punya usaha tambal ban, apakah masih ragu untuk mengikuti saran Satpol PP untuk meng-online-kan usaha Anda?

Judul tulisan ini sebelumnya “Saran Petugas Satpol PP Soal Tambal Ban Online Itu Sangat Masuk Akal” dan diganti pada 11 Juli 2021 pukul 09:50. Lantaran video potongan yang banyak beredar ternyata tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, maka kami mengganti judul dan menyunting beberapa kalimat dalam artikel ini.

BACA JUGA Tips dari Tukang Tambal Ban: Cara Deteksi Dini Ban Bocor atau Kempes Belaka dan tulisan Humam Zarodi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: OnlinePojok Tubir TerminalPPKM Darurattambal ban
Humam Zarodi

Humam Zarodi

Seorang bapak dengan 4 orang anak dan 1 istri serta pencinta klub Liverpool FC.

ArtikelTerkait

Artikel Balasan_ Vaksinasi Berdasarkan Domisili KTP Itu karena Nakes Terbatas, bukan Dipersulit, Bro! terminal mojok

Artikel Balasan: Vaksinasi Berdasarkan Domisili KTP Itu karena Nakes Terbatas, bukan Dipersulit, Bro!

26 Juni 2021

Mixed Feeling HRD Saat Mengetahui Ada Karyawan yang Ajukan Resign

2 Juni 2021
Aplikasi TikTok Antara Pengguna yang Goblok dan Teknologi yang Mashok terminal mojok.co

Aplikasi TikTok Antara Pengguna yang Goblok dan Teknologi yang Mashok

30 Mei 2021
Pengalaman Ikut Swab Test Antigen Drive Thru, Nggak Ribet walau Agak Deg-degan terminal mojok.co

Mencoba Memahami Warga Madura yang Menolak Swab Gratis

24 Juni 2021
Kisah Nelangsa Baliho Kepak Sayap Kebhinekaan terminal mojok.co

Kisah Nelangsa Baliho Kepak Sayap Kebhinekaan

13 Agustus 2021

AS Laksana Memberikan Contoh bahwa Mengarang Itu Gampang, Asal Ada Nama Besar

8 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

7 Februari 2026
Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang Mojok.co

Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang

9 Februari 2026
4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik Mojok.co

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

7 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.