Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kalau Lagi Dibonceng Vespa, Sebaiknya Cewek Jangan Ngelakuin 5 Hal ini

Istiqomah oleh Istiqomah
14 Juli 2020
A A
bonceng vespa MOJOK.CO

bonceng vespa MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Di antara berbagai macam jenis motor, vespa adalah salah satu yang berhasil menarik perhatian saya. Kenal motor ini berkat suami saya waktu dulu ketemu di kampus. Bagi suami saya, yang orisinal itu yang paling oke. Vespa suami saya adalah  PX 150 Exclusive tahun 1988.

Pertama kali dibonceng rasanya aneh. Sebelum mbonceng, pastikan kita harus mahir membuka kaki lebar-lebar karena body yang melebar ke samping. Kelihatannya memang agak ribet. Tapi itu hanya awalnya saja.

Nah, berkat pengalaman dibonceng pakai vespa, saya beranikan diri untuk memberikan tips buat cewek-cewek ketika dibonceng vespa. Ini adalah tips dengan tema “tidak boleh dilakukan” biar kamu selamat sampai tujuan.

Minta ngebut

Vespa itu, buat saya dan suami, bukan tipe motor yang bisa diajak ngebut dan ugal-ugalan. Kalau harus ngebut, pasti dalam keadaan darurat. Misalnya, ketika kebelet pipis.

Paling enak, vespa diajak santai. Jangan sampai dipaksa ngebut sampai lebih dari 100 km/jam. Bisa jebol koplingnya kalau dipaksa. Untuk cewek-cewek yang hampir telat kuliah atau ngantor, sebaiknya jangan terlalu berharap vespa bisa menyelamatkan kalian. Saya sarankan mending pesan ojol.

Jangan tidur saat dibonceng vespa

Nah ini, karena saking santainya berjalan dan terlalu enak menikmati angin sepoi-sepoi, tidak jarang muncul rasa kantuk. Pernah suatu saat, ketika saya sedang mbonceng suami, mata saya terpejam dengan sendirinya.

Badan saya sudah oleng, untung suami saya tidak ngantuk juga. Kalau iya, tidak jadi belanja, malah mampir ke puskesmas. Ngantuknya ditahan-tahan ya kalau mbonceng. Saran saya, mending pesan ojol, yang pakai mobil, biar bisa sambil rebahan di jok tengah, kalau ngantuknya udah nggak tertaha lagi.

Berbicara pelan

Tidak banyak vespa yang tidak berisik. Ada, sih, yang mesinnya halus banget. Namun, kebanyakan, suaranya pasti menggelegar, kalau nggak cempreng banget. Nah, kalau sudah gitu, ketika ingin ngobrol di jalan, siapkan suara yang keras.

Baca Juga:

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

Pengalaman saya ketika mau ngobrol harus punya tenaga ekstra. Karena pasti akan mengulang beberapa kali kalimat obrolan. Saran saya, pesan ojol saja, yang mobil, biar kalau ngobrol jadi enak.

Mengeluh ketika mogok

Aduh, mogok. Kesetiaan orang bisa diuji ketika mbonceng vespa, lalu mogok. Apakah kamu bisa setia menemani sang driver? Gini, ya. Body vespa itu besar dan berat. Kalau harus mendorong, lebih enak pasti, minimal 2 orang. Kalau nggak dibantuin, bakal lama sampai bengkel.

Membantu orang yang sedang kesusahan ganjarannya pahala, lho. Atau, saran saya, pesan ojol saja, motor boleh, mobil juga oke. Kalau mogok, tinggal pindah ojol lainnya.

Membandingkan vespa dengan motor lain

Kebanyakan perbandingan pasti berakhir tidak baik. Misal, kamu dibanding-bandingkan sama anak tetangga yang kerja di bank, sedangkan kamu hanya pengangguran yang mengandalkan warisan orang tua. Sakit kan.

Nah, itu juga yang dirasakan ketika vespa dibanding-bandingkan sama tipe motor lain. Vespa itu unik, klasiknya dapet, harus dilestarikan. Tidak jarang banyak orang yang sengaja mencari vespa keluaran tahun 80-90an untuk dijadikan koleksi. Nilai sejarahnya tinggi sekali. Jangan dibandingkan sama matic berbahan plastik. Pokoknya jangan.

BACA JUGA Sebenarnya Guru pada Kangen Ngajar, tapi… atau tulisan Istiqomah lainnya di Terminal Mojok.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Juli 2020 oleh

Tags: motor klasikmotor matikPXvespavespa antik
Istiqomah

Istiqomah

Ibu-ibu yang suka ngemil tapi takut gendut.

ArtikelTerkait

motor honda astrea 800 Pol espargaro Honda scoopy Honda CT125 Honda CRF honda beat street motor matik MOJOK.CO honda c70

Mencintai Honda Beat, Sebuah Kisah Kasih Menjadi Seorang Beatkers

13 Juli 2020
Mereka yang Setia Mengendarai Vespa Tua Adalah Orang Kuat dan Saya Gagal Mengikutinya terminal mojok

Mereka yang Setia Mengendarai Vespa Tua Adalah Orang Kuat dan Saya Gagal Mengikutinya

3 November 2021
4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

Rekomendasi 4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

22 Februari 2025
Vespa Matic, Motor Paling Tidak Layak untuk Dibeli (Unsplash)

Vespa Matic Adalah Motor yang Paling Tidak Layak untuk Dibeli karena Overpriced, Boros, dan Paling Dibenci Tukang Servis Motor

1 Maret 2026
Yamaha Fino Lebih Enak Buat Yang-yangan ketimbang Honda Scoopy terminal mojok

Yamaha Fino Memang Lebih Enak Buat Yang-yangan daripada Honda Scoopy

7 November 2021
5 Hal yang Bikin Honda PCX Nggak Sesuai Ekspektasi Saya Terminal Mojok.co rekomendasi motor

9 Rekomendasi Motor Terbaik di Bawah Rp50 Juta Tahun 2023

1 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung kerja di jakarta

Jangan Mencari Peruntungan dengan Kerja di Jakarta, Saya Cari Magang di Sini Saja Susah, Sekalinya Dapat Tidak Digaji dan Dijadikan Tenaga Gratisan

20 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026
UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026
3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan demi Bisa Sekolah (Unsplash)

Pengalaman Saya 3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan Hanya demi Bisa Berangkat Sekolah

19 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.