Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kabupaten Pesisir Selatan, Pariwisatanya macam Surga, tapi Nggak Diurus dan Dibiarkan Merana

Faiz Al Ghiffary oleh Faiz Al Ghiffary
25 November 2023
A A
Kabupaten Pesisir Selatan, Pariwisatanya macam Surga, tapi Nggak Diurus dan Dibiarkan Merana

Kabupaten Pesisir Selatan, Pariwisatanya macam Surga, tapi Nggak Diurus dan Dibiarkan Merana (Andrian Vernandes via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Bicara libur akhir tahun, sudah barang tentu merupakan momen yang dinantikan bagi para pemburu cuan. Akui saja, saya pun demikian. Tapi di sini, saya tidak ingin membicarakan destinasi pariwisata yang sudah familiar bagi sebagian orang. Itu sudah biasa, tapi saya ingin membicarakan soal Negeri Sejuta Pesona. Yaps, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Kalian kira Bali atau Jogja? Please banget.

ADVERTISEMENT

Sebelum kalian putuskan untuk berlibur ke sini, saya sampaikan terlebih dahulu tentang sektor pariwisata Kabupaten yang saya sebut indah, tapi problematik. Pesisir Selatan merupakan salah satu kabupaten yang memiliki luas wilayah sekitar 6.049,33 Km2. Landscape alam kabupaten ini, memanjang dari ujung perbatasan Kota Padang, hingga Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu. Sepanjang wilayahnya, kita akan dimanjakan dengan pemandangan laut di satu sisi, dan bukit-bukit di sisi sebelahnya. Menarik.

Sekilas saya berpikir, andai saja ini di Jogja pasti akan sesak, macet apalagi saat weekend, mungkin kurang lebih akan sama dengan pemandangan padat merayap sepanjang jalan Wonosari di hari sabtu dan minggu. Anehnya, di sini tidak demikan.

Pariwisata yang problematik

Sejujurnya, saat pertama kali menginjakkan kaki di kabupaten ini, saya merasa kagum, wabil khusus dengan keindahan alamnya. Serius, ini potongan surga atau bagaimana sih?

Kita mulai dari wisata Kawasan Mandeh. Pulau-pulau kecil yang berada di kawasan ini sungguh cantik dan luar biasa. Termasuk di Pulau Cubadak, yang secara khusus saya pernah menuliskannya dengan judul Pulau Cubadak, Surga Kecil di Sumatera Barat. Bagi saya, cukup wajar jika kawasan ini juga disebut sebagai Raja Ampatnya Sumatera Barat. Tapi yaaa, jangan dibayangkan persis dengan Raja Ampat.

Dari atas, kita bisa menikmati keindahan pulau itu sepanjang jalan yang menghubungkan Kawasan Mandeh-Bungus (Jalan alternatif Padang-Pesisir Selatan). Di kawasan mandeh saja, banyak sekali destinasi wisata yang dapat memanjakan mata. Bahkan untuk keliling seluruh pulau di kawasan tersebut, sehari saja tak cukup. Buktikan kalau nggak percaya.

Sebentar, rasa-rasanya nggak adil kalau hanya saya ceritakan yang indah-indahnya saja. Begini, secara logika dengan potensi yang sebesar itu, harusnya wilayah ini mampu menarik para wisatawan untuk berkunjung kesini. Entah mungkin karena belum terekspos, atau karena tidak digarap sektor pariwisatanya.

Baca Juga:

6 Pantai Tulungagung yang Memukau, tapi Menyimpan Bahaya bagi Wisatawan

Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal

Tetapi, kelihatannya kalau belum terekspos sih nggak. Bagi orang-orang yang tinggal di Pulau Jawa, mungkin masih asing dengan Kabupaten Pesisir Selatan, apalagi dengan potensi pariwisatanya. Namun itu tidak berlaku bagi masyarakat Sumatera, khususnya Sumatera Barat.

Kabupaten Pesisir Selatan malah makin lesu

Menurut penuturan salah satu pelaku pariwisata, wisatawan-wisatawan yang datang ke daerah ini mayoritas dari luar Pesisir Selatan. Rata-rata mereka berasal dari Riau, Padang, Solok, dan sekitarnya. Artinya, wisata Pesisir Selatan cukup dikenal oleh dunia luar. Bahkan turis-turis asing pun juga datang ke sini, meskipun secara kuantitas tidak cukup banyak.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Anehnya fakta di lapangan sungguh jauh dari ekspetasi soal pariwisata dan potensinya. Meskipun menurut data statistik Kabupaten Pesisir Dalam Angka 2023, arus wisatawan domestik yang berkunjung di Kabupaten Pesisir Selatan pada 2022 adalah 942.240 orang. Meningkat 64 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan jumlah pengunjung asing juga bertambah menjadi 120 orang. Tapi, angka itu tidak berarti apa-apa. sebab, pelaku pariwisata justru merasa tak mendapat apa-apa. bahkan, mereka merasa pariwisata Pesisir Selatan makin lesu.

Hah?

Fasilitas objek wisata Kabupaten Pesisir Selatan yang kurang memadai

Bicara pariwisata, kita tidak bisa hanya menjual objeknya, tapi struktur penunjangnya juga harus “dijual”.

Di sinilah masalahnya. Soal fasilitas penunjangnya, mulai dari aksesibilitas, sektor pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan bagi saya juga belum bisa dikatakan memadai. Contoh kecilnya, jalan menuju kawasan wisata Mandeh itu nggak bisa dibilang bagus. Kalau jalan menuju wisata nggak bagus, ya apa yang mau dijual?

Contoh lain, di salah satu pulau di kawasan Mandeh, Pulau Kapo-kapo, jangan harap Anda bisa menemukan tempat sampah. Mungkin itu maksudnya baik, mungkin lho yaa. Misalnya, agar pengunjung membawa tempat sampah sendiri atau me-manage sampahnya sendiri.

Tapi, kan sampah tetep kudu dibuang. Iya kan?

Itu baru contoh di Mandeh. Kawasan lain ya mirip-mirip masalahnya. Jelas, PR Kabupaten Pesisir Selatan banyak banget ini.

Belajar dari yang gagal, tapi jangan ditiru!

Menurut saya, apa yang dikeluhkan oleh para pelaku pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan soal makin lesunya sektor ini juga harus menjadi perhatian pemerintah setempat. Berkah potensi alam yang begitu indah, cukup sayang kalau tidak membawa manfaat bagi masyarakat sekitar destinasi wisata.

Yang jelas, kalau memang mau untung di sektor pariwisatanya, ya perbaiki lagi penunjangnya. Sudah banyak contoh tempat wisata yang ambruk gara-gara fasilitas penunjang yang tidak memadai. Mau ikut-ikutan? Ya harusnya tidak.

Sumber gambar: Andrian Vernandes via Wikimedia Commons

Penulis: Faiz Al Ghiffary
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Hal yang Hanya Bisa Anda Dapatkan di Kota Solo

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2023 oleh

Tags: kabupaten pesisir selatanpariwisatapelaku wisata
Faiz Al Ghiffary

Faiz Al Ghiffary

Juru tulis perusahaan swasta. Hobi ngopi dan baca apa saja

ArtikelTerkait

Surat Terbuka untuk Bupati Banyuwangi Terkait Minuman Keras (Unsplash)

Pariwisata Banyuwangi Jangan Berharap Melampaui Bali, Perbaiki Dulu Kekurangan yang Lain

29 Juli 2023
syarat sudah vaksin wisatawan jogja mojok

Syarat Sudah Vaksin untuk Berwisata di Jogja Itu Buta Realitas

3 Juli 2021
Morotai: Mutiara di Bibir Pasifik yang Diabaikan

Morotai: Mutiara di Bibir Pasifik yang Diabaikan

6 November 2022
Jalan Bibis Raya Bantul, Jalan Vital yang Kondisinya Nggak Masuk Akal: Penuh Lubang, padahal Akses ke Banyak Tempat Wisata

Jalan Bibis Raya Bantul, Jalan Vital yang Kondisinya Nggak Masuk Akal: Penuh Lubang, padahal Akses ke Banyak Tempat Wisata

3 September 2024
5 Stereotip Keliru Soal Jurusan Pariwisata Terminal Mojok

5 Stereotip Keliru Soal Jurusan Pariwisata

13 Maret 2022
5 Destinasi Wisata Menarik di Indonesia dan Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Berkunjung ke Sana Terminal Mojok

5 Destinasi Wisata Menarik di Indonesia dan Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Berkunjung ke Sana

9 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengakuan jujur saya sebagai orang Semarang menghadapi kuliner kambing Tegal yang garang Mojok.co

Pengakuan orang Semarang yang kalah mental menghadapi garangnya kuliner kambing Tegal

7 Juli 2026
Orang Madura syok saat mengetahui rupa dan rasa gado-gado dari daerah lain Mojok.co

Orang Madura syok saat mengetahui rupa dan rasa gado-gado dari daerah lain

9 Juli 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Berhenti membandingkan Malang dan Surabaya: karakteristiknya beda, kenapa berusaha (terlalu) keras untuk membandingkannya?

10 Juli 2026
Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius Mojok.co

Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius

11 Juli 2026
Sensus Ekonomi 2026 Hasilkan Sampah, Petugas BPS Dianggap Intel (Unsplash)

Sensus Ekonomi 2026 Cuma Hasilkan Sampah, Petugas BPS Dianggap “Intel Pajak” oleh Warga

5 Juli 2026
Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

11 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.