Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

‘Justice League Snyder’s Cut’ di Mata Awam Saya dan Tips Ngeles Soal Joker

Kevin Winanda Eka Putra oleh Kevin Winanda Eka Putra
22 Maret 2021
A A
Justice League Snyder’s Cut di Mata Awam Saya dan Tips Ngeles Soal Joker terminal mojok.co

Justice League Snyder’s Cut di Mata Awam Saya dan Tips Ngeles Soal Joker terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Justice League Snyder’s Cut telah rilis di HBO Max. Sebagai seorang yang belum pernah merasakan menonton film di kanal itu, saya merasa beruntung soalnya di paketan streamingan bola saya ternyata bisa juga menontonnya. Kesempatan ini jelas tak saya sia-siakan untuk menonton film berdurasi hampir 4 jam ini. Jujur saja, kemarin saya harus nahan kencing selama menonton ini.

Btw, tulisan ini akan mengandung beberapa spoiler, jadi kalau tidak mau teracuni silakan baca tulisan lainnya saja.

Sebagai seorang yang biasa saja, saya ini tidak pernah atau jarang menonton film superhero. Alasan saya simpel, mereka sering hanya menampilkan kehebatan kekuatannya tanpa jalan cerita yang bagi saya menarik. Isinya kebanyakan pamer skill, lalu ketemu musuh, tonjok-tonjokkan, dah selesai. Ceritanya boro-boro menarik.

Lantas mengapa saya susah-susah kudu menahan kencing 4 jam untuk menonton film superhero ini? Simpel juga, karena di sini ada Joker. Disclaimer, saya ini penggemar karakter Joker, ya, walaupun nggak lama-lama amat. Tepatnya, sejak The Dark Knight. Sejak itu tiap ada Joker di satu film DC saya selalu sempatkan menonton. Termasuk yang satu ini.

Sebelumnya, saya benar-benar awam saat pertama kali menonton film ini. Blas, semua karakternya, selain Batman, saya tidak mengerti asal usul, kekuatan, atau apa pun itu yang melatarbelakangi mereka menjadi superhero. Bahkan secantik dan se-semlohay-nya Gal Gadot memerankan Wonder Woman saya tidak tonton. Superman pun begitu.

Mari kita masuk ke filmnya. Satu kata untuk menggambarkan keseluruhan isi film Justice League Snyder’s Cut ini adalah exhausting (melelahkan). Iya kamu tidak salah baca, melelahkan. Melelahkan di sini bukan karena durasinya, ya, melainkan banyak shoot dari film ini beradegan slow-motion. Kebanyakan di adegan-adegan Wonder Woman. Setiap dia nyerang kok rasa-rasanya waktu jadi bergerak lambat.

Saya bisa maklum saat The Flash atau Aquaman di-slowmo-kan. Soalnya, kecepatan Flash kan kilat ya jadi biar tau dia ngapain wajar di slow-mo dan Aquaman di air yang jelas geraknya lambat karena tekanan air. Tapi ini, tiap-tiap adegan Wonder Woman kok kebanyakan dipelanin? Saya lalu berasumsi liar. Jangan-jangan mereka ingin memanjakan mata penonton makanya di slow-mo.

Selain itu, film Justice League Snyder’s Cut ini melelahkan dari sisi menguras emosional saya sendiri. Jujur saya sedih ya sama Aquaman. Di film ini, screen timenya sedikit banget. Seakan tiada gunanya si Aquaman dateng. Kalaupun timnya nggak ada Aquaman, saya rasa Justice League tetap bisa ngalahin Steppenwolf. Lihat saja deh, tiap kali dia bertarung rasa-rasanya kok nggak pernah menang, terkesan babak belur terus malahan.

Baca Juga:

The Flash: Ketika Multiverse Sudah Mencapai Titik Jenuhnya

Guardians of the Galaxy Vol. 3, Bukti Marvel Masih Bisa Bikin Film Bagus

Yang saya ingat, ada adegan saat bertarung dengan Steppenwolf dalam air. Betul dia nyelametin Mera, tapi kok terus dihajar habis setelahnya? Lemah banget, deh. Padahal di air loh, kandangnya sendiri. Terus pas ngehadang air laut dengan tongkatnya, dia hanya bisa nahan beberapa menit, tapi terus keliatan nggak ngefek gitu. Dia tetap babak belur juga diterjang air.

Belum lagi adegan-adegan lain yang bikin saya geregetan dan lelah lihat superhero satu ini.

Namun, ada beberapa kelebihan dari film Justice League Snyder’s Cut ini yang bisa saya puji. Misalnya, soal tone suasana filmnya. Kita sama-sama tahu kalau film DC itu identik dengan gelap, dark, suram, serius, dan sebagainya. Terlebih kalau ada Batman-nya, bisa dipastikan filmnya bakal serius dari awal sampai akhir. Namun, di film ini tidak begitu. Ya, walaupun si Bruce Wayne pembawaannya serius, tapi tetap bisa diletakkan sisi komedinya.

Selain itu, film ini menjadi menarik bagi saya karena ada scene The Joker. Setelah menunggu selama hampir empat jam, penantian saya terbayarkan dengan adegan Jared Leto. Akhirnya, diperlihatkan juga idola saya di layar rasio 4:3 ini. Memunculkan siluet pada awal adegannya, membuat saya excited sendiri. Setelah tiga jam berlelah-lelah dengan film ini, hati saya berbunga-bunga saat melihatnya tampil.

Masih dengan dandanan make up khasnya di Suicide Squad, sosok ini membuat saya terpesona. Kebahagiaan saya itu bertambah dengan rambutnya kini yang panjang lurus bak habis di-rebonding. Tak lupa, dicat dengan warna hijau metalik.

Bayangan saya langsung tertuju ke Billie Eilish. Sampai-sampai saya tidak memperhatikan si Joker ini berdialog apa. Saya sudah terlanjur girang dan melayang.

Saya senang karena Heath Ledger tetap memegang rekor sebagai Joker yang paling Joker versi saya. Tiada yang bisa menandingi, bahkan Joaquin Phoenix pun masih dua level di bawah Heath Ledger. Saya seneng ngelihat Jared Leto ini bisa menyusul di bawahnya. Kapan lagi Joker bisa secantik Billie Eilish kalau tidak di film ini.

Namun, kesenangan saya buyar saat ternyata itu hanya mimpi dari Bruce Wayne. Wasyuuu, Snyder memang jago buat ngeles. Menghindari kritik media kepada Joker, ya? Biar nggak dituduh bikin Joker yang nggak jelas begitu dan dicap jelek, kan? Jadinya, situ bisa ngeles gini, kan, “Lah, kan itu cuman mimpi. Hehehe.” Heha hehe, ngeles tok isone. Ramashoook.

Oh iya, tapi saya apresiasi penuh Mas Snyder untuk adegan The Joker ini. Jelas, ini sebuah langkah pintar dan paling aman untuk ngeles, kan?

BACA JUGA Review Zack Snyder’s Justice League dan Perbedaannya dengan Versi Teatrikal dan tulisan Kevin Winanda Eka Putra lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2021 oleh

Tags: jokersnyder's cutsuperhero
Kevin Winanda Eka Putra

Kevin Winanda Eka Putra

Bukan siapa-siapa dan tidak ingin jadi siapa-siapa.

ArtikelTerkait

joker film review bioskop kekerasan rating R D 17 bawa anak ke bioskop kekerasan joaquin phoenix

Ortu Bebal Rating yang Masih Ngeyel Nonton Joker Bareng Anak Kecil

7 Oktober 2019
thomas wayne

Joker: Apakah Benar Arthur Fleck Adalah Anak Thomas Wayne?

14 Oktober 2019
arthur fleck

Joker Adalah Kita: Mungkin Kita Adalah Arthur Fleck, Tapi Kita Tidak Perlu Menjadi Joker

10 Oktober 2019
gangguan kesehatan mental

Bukan Joker, Gangguan Kesehatan Mental Adalah Masalah Kita Bersama

10 Oktober 2019
Ketika Babarsari Jadi Lokasi Syuting Film Joker

Ketika Babarsari Jadi Lokasi Syuting Film Joker

14 Mei 2020
Guardians of the Galaxy Vol. 3, Bukti Marvel Masih Bisa Bikin Film Bagus (Akun Instagram Guardian of the Galaxy)

Guardians of the Galaxy Vol. 3, Bukti Marvel Masih Bisa Bikin Film Bagus

4 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

16 Januari 2026
8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

Hal-hal yang Perlu Pemula Ketahui Sebelum Menaiki Transjakarta Supaya Selamat dan Cepat Sampai Tujuan

16 Januari 2026
Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

19 Januari 2026
Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

17 Januari 2026
3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali Mojok.co

3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.