Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Jurusan Bahasa Indonesia Adalah Jurusan Paling Menderita oleh Stigma Negatif yang Lahir dari Ketidaktahuan Masyarakat

Mega Puspita Sari oleh Mega Puspita Sari
9 September 2024
A A
Jurusan Bahasa Indonesia Sering Bikin Mahasiswanya Menderita (Unsplash)

Jurusan Bahasa Indonesia Sering Bikin Mahasiswanya Menderita (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia, saya sering dihadapkan pada pandangan negatif dari masyarakat, teman-teman, bahkan saudara sendiri. Ketika saya menyatakan keinginan untuk mengambil jurusan ini, tanggapan yang saya terima cenderung kalimat-kalimat remeh.

Misalnya saya mendengar kalimat kayak gini:

ADVERTISEMENT

“Kenapa memilih Jurusan Bahasa Indonesia?” atau “Kenapa tidak memilih jurusan lain yang lebih menjanjikan?” 

Kalimat-kalimat di atas mampu mengecilkan hati saya. Selain itu, anggapan negatif masyarakat terhadap jurusan ini menggambarkan betapa kurangnya pemahaman mereka. 

Pengalaman ini mendorong saya untuk merenungkan alasan-alasan di balik pandangan remeh tersebut. Mengapa banyak masyarakat memandang sebelah mata Jurusan Bahasa Indonesia? Untuk itu, saya akan membahas beberapa persepsi yang sering menurunkan nilai jurusan ini.

Anggapan kuliah di Jurusan Bahasa Indonesia itu bakal gampang

Banyak orang memandang kuliah di Jurusan Bahasa Indonesia itu gampang. Apalagi kalau membandingkannya dengan kedokteran, teknik, psikologi, ekonomi, ilmu komunikasi, dan jurusan lainnya. 

Banyak orang percaya bahwa mempelajari Bahasa Indonesia secara akademis tidak membutuhkan banyak usaha. Anggapan itu muncul karena “hanya” mempelajari bahasa yang setiap hari kita pakai. Namun, faktanya jauh dari itu. 

Jurusan Bahasa Indonesia lebih melibatkan dan menyelidiki studi, seperti linguistik, sastra, budaya, dan pengajaran. Memahami bahasa secara akademis membutuhkan analisis mendalam dan kompleks. Makanya, sebenarnya, kamu tidak bisa memandang enteng jurusan ini.

Baca Juga:

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

Cuma jurusan cadangan

Saya sering mendengar kalau Jurusan Bahasa Indonesia itu cuma “jurusan cadangan”. Anggapan ini muncul karena banyak mahasiswa yang masuk jurusan ini setelah gagal tembus di jurusan lain, khususnya yang lebih terkenal atau bergengsi. 

Anggapan ini merendahkan keinginan dan komitmen mahasiswa yang benar-benar tertarik pada bahasa dan sastra Indonesia. Banyak dari mahasiswa yang memilih jurusan ini bukan karena terpaksa, tetapi karena memang memiliki semangat dan keinginan kuat.

Jurusan Bahasa Indonesia itu cuma belajar saja

Banyak masyarakat yang menganggap bahwa Jurusan Bahasa Indonesia hanya mengajarkan tata bahasa dan penggunaan bahasa yang benar saja. Sebenarnya, jurusan ini mencakup bidang yang jauh lebih luas daripada hanya pengajaran bahasa. 

Kajian sastra, linguistik, hingga analisis wacana adalah bagian dari studi ini. Pembelajaran bahasa hanya salah satu komponen dari kurikulum secara keseluruhan yang mencakup semua aspek.

Jurusan yang isinya mahasiswa tanpa minat atau kemampuan di bidang lain

Banyak yang beranggapan bahwa mahasiswa yang memilih Jurusan Bahasa Indonesia tidak memiliki minat atau kemampuan dalam bidang lain. Pandangan tersebut tidak hanya merendahkan, tetapi juga membuat mahasiswa yang menyukai bahasa dan sastra mendapat stigma negatif. 

Padahal, banyak mahasiswa yang memiliki minat yang kuat dan memilih bidang bahasa dan sastra ini secara sadar. Mereka benar-benar mencintai dan ingin mendalami studi ini.

Karier lulusan Jurusan Bahasa Indonesia itu terbatas

Salah satu persepsi yang mengakar dengan kuat perihal Jurusan Bahasa Indonesia adalah terbatasnya peluang karier. Hal ini menjadi kekhawatiran utama.

Banyak orang percaya bahwa lulusan jurusan ini hanya dapat bekerja sebagai guru. Padahal, lulusan jurusan ini bisa bekerja di banyak bidang. Termasuk di dalamnya adalah bekerja di media, penerbitan, jurnalisme, periklanan, hingga industri kreatif. Jurusan ini juga menghasilkan kemampuan untuk menganalisis, menulis, dan berkomunikasi. Tiga jenis kemampuan yang sangat dihargai di berbagai bidang pekerjaan.

Jadi begitulah, anggapan remeh masyarakat terhadap jurusan ini masih sangat menantang bagi mahasiswa maupun lulusan. Namun, kita bisa mengubah perspektif tersebut dengan menunjukkan dedikasi, prestasi, dan kontribusi nyata di berbagai bidang. 

Jurusan ini bukanlah pilihan yang mudah. Sebaliknya, jurusan ini adalah jalan yang penuh dengan peluang untuk mengembangkan keterampilan intelektual dan profesional yang berharga. Mari kita bangga dengan keputusan kita dan menunjukkan bahwa Jurusan Bahasa Indonesia sangat penting untuk membangun masa depan negara.

Penulis: Mega Puspita Sari

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Mahasiswa Jurusan Sastra Adalah Sengenes-ngenesnya Mahasiswa, Kerap Direndahkan hingga Disuruh Pindah Jurusan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 September 2024 oleh

Tags: bahasa indonesiaJurusan Bahasa IndonesiaPendidikan Bahasa Indonesiastigma Jurusan Bahasa Indonesia
Mega Puspita Sari

Mega Puspita Sari

Mahasiswa Sanata Dharma jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Berminat di bidang sastra dan jurnalistik.

ArtikelTerkait

Daftar Kata dalam Bahasa Makassar dan Bahasa Indonesia yang Serupa, namun Memiliki Arti Berbeda terminal mojok

Daftar Kata dalam Bahasa Makassar dan Bahasa Indonesia yang Serupa, namun Memiliki Arti Berbeda

7 Juli 2021
Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Itu Luas, Nggak Melulu Bikin Puisi, Pantun, apalagi Quotes! Mojok.co

Menyesal Masuk Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia? Wajar, tapi Saya Yakin Kamu Akan Berubah Pikiran Setelah Membaca Ini

20 Oktober 2025
13 Kosakata Bahasa Madura yang "Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar Mojok.co

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

9 Februari 2026
Belajar dari Kasus Netflix Malaysia, Orang Jawa Harus Bangga Berbahasa Jawa terminal mojok.co

Belajar dari Kasus Netflix Malaysia, Orang Jawa Harus Bangga Berbahasa Jawa

3 Februari 2021
Langkat, Kabupaten di Sumatera Utara yang Masyarakatnya Fasih Berbahasa Jawa Mojok.co

Langkat, Kabupaten di Sumatera Utara yang Masyarakatnya Fasih Berbahasa Jawa

6 November 2023
Nggak Semua Warga Kampung Inggris Kediri Bisa Bahasa Inggris, Jangan Berharap Ketinggian Mojok.co

Nggak Semua Warga Kampung Inggris Kediri Bisa Bahasa Inggris, Jangan Berharap Ketinggian

4 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu pindah ke Salatiga (Unsplash)

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

2 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026
4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan Mojok.co

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

1 Agustus 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
Sadar nggak, hampir tiap stasiun punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya Mojok.co

Sadar nggak, hampir tiap stasiun kereta punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya

5 Agustus 2026
4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads Mojok.co

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads

3 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.