Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Itu Luas. Nggak Melulu Bikin Puisi, Pantun, apalagi Quotes!

Rahadi Siswoyo oleh Rahadi Siswoyo
7 Desember 2023
A A
Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Itu Luas, Nggak Melulu Bikin Puisi, Pantun, apalagi Quotes! Mojok.co

Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Itu Luas, Nggak Melulu Bikin Puisi, Pantun, apalagi Quotes! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kuliah di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia sepertinya memang hanya untuk orang yang sabar. Berbagai stigma kurang menyenangkan di kuping seolah tidak ada habisnya. Hanya mahasiswa yang sabar dan bertekad bulat yang bisa bertahan di jurusan ini. 

Orang-orang sepertinya tidak banyak mengetahui, atau mungkin tidak mau tahu, soal jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Tidak heran berbagai pernyataan dan pertanyaan ajaib kerap kali terlontar. Mulai dari jurusan yang disepelekan hingga ejekan lulus jual KBBI adalah makanan sehari-hari. Bahkan, tidak sedikit yang salah paham bahwa mahasiswa jurusan ini hanya membuat puisi, pantun, dan quotes. 

Itu semua keliru. Kalau membuat puisi, quotes, dan semacamnya, orang patah hati juga bisa. Nggak perlu susah-susah kuliah linguistik, sastra, dan sebagainya. Nih, agar tidak salah kaprah lagi, saya jelaskan lagi apa saja yang dipelajari mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia dan Sastra.

Kuliah Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia cakupannya luas

Kalau kalian masuk Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia akan ada dua topik besar yang dipelajari, yakni linguistik (ilmu bahasa) dan sastra. Ingat ini topik besarnya ya, pasti ada topik kecilnya nanti. Kalau kalian masuk ke prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, topik besarnya juga ada tiga, yakni pendidikan, linguistik (ilmu bahasa), dan sastra. 

Itu baru topik besarnya, turunannya lebih banyak lagi. Saya spill agar kalian nggak penasaran. Ada linguistik murni, misalnya fonologi, morfologi, sintaksis, dan lain-lain. Ada juga linguistik terapan, misalnya psikolinguistik, sosiolinguistik, dan masih banyak lagi. Sementara untuk topik umum sastra, turunannya ada yang murni dan terapan. Kalian bisa cari sendiri kalau ingin tahu lebih mendalam. Satu tulisan ini tidak akan cukup menjelaskan semuanya. 

Sampai di sini, sudah terbayang kan betapa luas cakupan pengetahuan jurusan ini. Jadi nggak ada alasan lagi buat kalian berpikir atau menyataka mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia hanya buat puisi, pantun, dan quotes.  

Skripsinya bukan membuat karya tapi menganalisis karya

Bagi mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia yang fokus belajar ilmu sastra, skripsinya biasanya membahas suatu karya sastra. Bisa berupa kumpulan puisi, cerpen, novel, dan sebagainya. Menganalisis karyanya ya, bukan membuat karya sastra.

Asal tahu saja, menganalisis karya sastra bukanlah hal mudah. Berbeda dengan membuat resensi suatu karya sastra yang kerap dilakukan semasa sekolah. Menganalisis karya sastra melibatkan teori-teori sastra cukup sulit dan asing bagi orang awam. 

Baca Juga:

Menyesal Masuk Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia? Wajar, tapi Saya Yakin Kamu Akan Berubah Pikiran Setelah Membaca Ini

Jurusan Bahasa Indonesia Adalah Jurusan Paling Menderita oleh Stigma Negatif yang Lahir dari Ketidaktahuan Masyarakat

Saya beri salah satu contoh judul penelitian sastra karya dosen saya, Prof. Anas Ahmadi, Bunuh Diri dalam Tiga Novel Indonesia: Perspektif Psikologi Kematian: Suicide in Three Indonesian Novels: A Psychological Study of Death Perspective. Dari judulnya saja sudah terbayang isinya nggak kaleng-kaleng kan? Sampai sini masih mau bilang kalau mahasiswa dan lulusan jurusan ini cuma jago bikin puisi?

Skripsi tetap punya manfaat praktis

Judul skripsi mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia memang terdengar asing dan ndakik-ndakik. Walau begitu, skripsi maupun penelitian bahasa dan sastra Indonesia tetap punya manfaat di tengah masyarakat. Jadi bukan sekedar biar keren saja. 

Saya beri sedikit contoh di bidang sastra. Kita bisa belajar mengenai keadaan psikologis dalam suatu karya sastra melalui kajian psikologi sastra. Hal tersebut bukan omong kosong belaka, karena sastra memiliki korelasi yang erat kehidupan nyata. Plato pernah berkata, bahwa sastra merupakan tiruan dari kenyataan.

Contoh lain, dalam hal linguistik (ilmu bahasa), banyak kajian linguistik kontemporer yang membantu masyarakat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan saat ini. Jurusan ini juga mempelajari kajian linguistik forensik yang biasanya bermanfaat dalam kasus kejahatan berbahasa, ujaran kebencian misalnya. Penelitian jurusan ini bahkan bisa berkontribusi pada terapi wicara anak berkebutuhan khusus, lho. 

Ternyata banyak kan hal-hal yang dipelajari mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Kontribusinya juga nyata di tengah masyarakat. Semoga ke depan tidak ada lagi orang yang memandang sebelah mata jurusan ini. Ingat ya, Bahasa Indonesia itu ramah, bukan remeh. 

Penulis: Rahadi Siswoyo
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Saya Malu Jadi Mahasiswa Jurusan Sosiologi, Jurusan Paling Sia-sia dan Selalu Kalah dengan Anak Teknik dan MIPA

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Desember 2023 oleh

Tags: bahasa indonesiaJurusan Sastra dan Bahasa IndonesiaPuisiSastra
Rahadi Siswoyo

Rahadi Siswoyo

Penganut efisiensi energi yang meledak pada waktunya.. Gemar menghibur teman tongkrongan.

ArtikelTerkait

Rajin Mengkritik Tapi Malas Mengapresiasi Itu Budaya Kita, ya?

Rajin Mengkritik Tapi Malas Mengapresiasi Itu Budaya Kita, Ya?

5 Januari 2020
obituari penyair umbu landu paranggi oleh sigit susanto terminal mojok.co

Umbu Landu Paranggi Berjaket Tentara dan Ia Memakai Pet ala Che Guevara

10 April 2021
karya fiksi UT kuliah ekonomi kuliah sastra kuliah online mahasiswa s-1 dan s-2 Sebagai Penulis, Saya Sering Disangka Romantis dan Bisa Menjadi Sekretaris kuliah online

Cabut Kuliah Ekonomi, Masuk Sastra, eh Malah Ingin Jadi Pengusaha

13 Juli 2020
bucin 4 Rekomendasi Tempat Pacaran di Jogja versi Low Budget terminal mojok.co

Menjadi Bucin Tidak Sebudak Amat pada Cinta yang Anda Kira

15 Januari 2020
Alasan Saya Rela Beli Kopi Mahal padahal Saya Konsumen Bergaji UMR terminal mojok.co

Mengapa Harus Kopi dan Senja, Jika Teh dan Pagi Lebih Nikmat?

30 Agustus 2019
film bumi manusia

Tentang Film Bumi Manusia dan Perburuan yang Tayang di Hari yang Sama

24 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7 Mojok.co

4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7

10 Januari 2026
5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo Mojok.co

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

15 Januari 2026
Alasan Orang Lebih Memilih Menu Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe Mojok.co

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

12 Januari 2026
6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada (Unsplash)

6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada

10 Januari 2026
3 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Mojok.co jurusan PAI

Saya Tidak Ingin Menjadi Guru walaupun Memilih Jurusan PAI, Bebannya Tidak Sepadan dengan yang Didapat!

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.