Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Mahasiswa Terjebak Judi Online, Bukti Orang yang Mengecap Pendidikan Tinggi Nggak Melulu Punya Nalar

Abdul Gani Amin oleh Abdul Gani Amin
16 Juli 2024
A A
Mahasiswa Terjebak Judi Online, Bukti Orang yang Mengecap Pendidikan Tinggi Nggak Melulu Punya Nalar Mojok.co

Mahasiswa Terjebak Judi Online, Bukti Orang yang Mengecap Pendidikan Tinggi Nggak Melulu Punya Nalar (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Judi online menjadi momok bangsa ini. Bagaimana tidak, jumlah masyarakat yang terjebak permainan kotor ini semakin meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat, perputaran uang judi online sepanjang 2023 bisa mencapai Rp327 triliun di Indonesia. 

Kemudahan akses terhadap judi online (judol) disinyalir jadi salah satu faktor yang membuatnya semakin marak. Seseorang hanya butuh gawai yang terkoneksi internet untuk bisa mengakses berbagai macam situs judi. Ada yang poker, slot, hingga taruhan olahraga, semuanya tersedia dalam genggaman dan hanya dengan beberapa klik saja. 

Selain pemerintah yang seharusnya aktif memblokir situs-situs itu, masyarakat juga harus punya nalar dan sadar kalau judi online merugikan. Masalahnya, nggak semua masyarakat punya kemampuan tersebut. Bahkan, seorang mahasiswa yang belajar di perguruan tinggi nggak melulu punya nalar untuk itu.

Mahasiswa terjebak judi online, fenomena yang ironis

Mahasiswa terjebak judi online adalah realitas yang ironis. Sebagai seseorang yang mengecap pendidikan tinggi, seharusnya mereka punya pemahaman dan nalar lebih daripada masyarakat yang tidak berpendidikan. Seharusnya mereka punya kemampuan lebih untuk mengolah informasi sisi gelap dari judol. 

Kenyataannya jauh dari itu. Berdasar data PPATK, sekitar 3,2 juta warga Indonesia bermain judi online atau setara kurang lebih 1,8 persen dari total penduduk Indonesia. Sayangnya, mayoritas pemain judol berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. 

Apapun alasan yang melatarbelakangi mereka terjebak judi online, saya tidak bisa membenarkan, sekalipun pendorongnya adalah kondisi ekonomi. Sebagai kelompok masyarakat yang punya nalar, seharusnya mereka tidak terjebak di sana. Kalau memang membutuhkan bantuan ekonomi, mereka bisa mencari dari sumber lain, bukannya malah berjudi. 

Saya curiga, jangan-jangan mahasiswa zaman sekarang sudah nggak punya daya nalar ya. Mereka terlalu didekte demi memenuhi kebutuhan dunia kerja. Mereka gagal berpikir kritis dan mandiri sehingga iming-iming judi online yang begitu menggiurkan. Andai saja mahasiswa daya nalar dan kritis mahasiswa masih tajam, mungkin saja judol nggak merebak seperti sekarang.

Solusinya nggak mudah

Dibutuhkan tindakan nyata dan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari keluarga, kampus, hingga pemerintah untuk memberantas judi online di kalangan mahasiswa. Pemerintah memblokir situs-situs judol bisa menjadi langkah awal yang baik. Namun, hal itu saja tidak cukup, keluarga dan kampus juga perlu melakukan pengawasan ketat hingga memberikan pendidikan finansial. 

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Di sisi lain, mahasiswa yang belum terjerumus, jangan sekali-kali mencobanya. Gunakan nalar kalian! Cobalah kalian berpikir rasional kalau judol hanya akan merugikan diri sendiri. Bahkan, bukan nggak mungkin berdampak negatif ke orang-orang di sekeliling kalian. 

Penulis: Abdul Gani Amin
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Judi Online Itu Masalah Struktural, Nggak Akan Kelar Hanya dengan Blokir Situs

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2024 oleh

Tags: judijudi onlinejudolKampusMahasiswaOnline
Abdul Gani Amin

Abdul Gani Amin

Pemalas yang suka menulis

ArtikelTerkait

Nggak Semua Orang Cocok Kuliah di Jurusan Rekam Medis, Kuliahnya Kaku dan Sering Dianaktirikan Mojok.co

Nggak Semua Orang Cocok Kuliah di Jurusan Rekam Medis, Kuliahnya Kaku dan Sering Dianaktirikan

4 Juni 2024
Calon Mahasiswa Baru Indonesia Juga Butuh Jeongwaja (Changing Majors) kayak di Korea biar Nggak Dibohongi Kampus dan Prodi

Calon Mahasiswa Baru Indonesia Juga Butuh Jeongwaja (Changing Majors) kayak di Korea biar Nggak Dibohongi Kampus dan Prodi

27 April 2024
Menebak Karakter Mahasiswa dari Warna Jas Almamater terminal mojok

Menebak Karakter Mahasiswa dari Warna Jas Almamater

19 Desember 2021
4 Warung Mi Ayam Andalan Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Terminal Mojok

4 Warung Mi Ayam Andalan Mahasiswa Universitas Sebelas Maret

3 Juli 2022
kkn

KKN (Kuliah Kerja Nyumbang): Emang Masih Relevan?

10 Juni 2019
Mahasiswa Internasional dalam Sitkom Korea ‘So Not Worth It’ Adalah Tipikal Anak Kos Indonesia Banget terminal mojok

Mahasiswa Internasional dalam Sitkom Korea ‘So Not Worth It’ Adalah Tipikal Anak Kos Indonesia Banget

27 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.