Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Jabatan Panitia Makrab HMJ yang Aslinya Nggak Penting-penting Banget

Riyanto oleh Riyanto
3 Mei 2020
A A
jabatan panitia panitia makrab

Macam-macam Alasan Rela Jadi Panitia Makrab HMJ Jabatan Panitia Makrab HMJ yang Aslinya Nggak Penting-penting Banget

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi yang aktif di HMJ alias Himpunan Mahasiswa Jurusan pasti nggak asing dong sama program kerja copas yakni Makrab, atau Malam Keakraban. Maba juga pasti ngalamin yang namanya jadi peserta makrab. Pokoknya setiap insan yang pernah jadi mahasiswa di negeri ini pasti ngalamin yang namanya makrab. Bahkan dalam satu siklus awal semester bisa banyak makrab yang dialami, mulai dari makrab jurusan, makrab organisasi yang diikuti, atau makrab-makrab lain terserah apa saja.

Nah, bagi yang jadi panitia, setelah pusing mengagendakan acara ini, milih-milih tanggal, nentuin biaya kontribusi per peserta, survey tempat yang bikin puyeng, proposal ke Kaprodi yang dicoret-coret mulu sampe pegel—tenang, levelnya masih jauh di bawah skripsi dicoret-coret—pasti juga mayan ribet nentuin orang ini kerjanya ngapain karena ternyata panitianya banyak juga. Bagi ketua panitia khususnya, harus membagi rata semua panitia ke jabatan-jabatan yang tersedia, mulai dari sekertaris sampai ke pembantu umum. Nah, biasanya saking banyaknya panitia, ada aja jabatan-jabatan nggak terlalu penting yang terpaksa ada biar panitianya kerja.

Berikut ini adalah jabatan panitia makrab yang penting-penting nggak penting.

Wakil ketua panitia dan segenap wakil-wakil lainnya

Percayalah, kalau ada jabatan panitia yang sesungguhnya bisa ditiadakan, itu adalah jabatan para wakil. Lah, wakil ketua panitia itu fungsinya apa? Nggak ada. Paling ikutan nimbrung rapat. Paling ngegantiin mimpin rapat kalo ketuanya lagi berhalangan atau males. Atau ngegantiin pidato kalo ketuanya sakit atau males. Atau ngegantiin ketuanya kalo si ketua tiba-tiba dituntut mundur sama seluruh anggota karena terbukti melakukan pelanggaran HAM.

Pokoknya wakil ketua panitia itu—sekalipun ada kata ‘ketua’nya—pekerjaannya jauh lebih nggak jelas dibandingkan para tim hore. Atau ibaratnya sekadar menjadi pemain cadangan yang kadang nggak diperluin juga. Atau kadang kalo ketua panitianya kebangetan tega, si wakil malah yang disuruh mumet ngurusin segala sesuatu sementara si ketua leyeh-leyeh di singgasana macem diktator.

Selain wakil ketua panitia, wakil-wakil lainnya juga sebenarnya bisa dimusnahkan. Sebut saja wakil bendahara, ngapain? Bukannya malah ribet kalo perduitan diurus dua orang ya? Wakil sekertaris apa lagi, ngapain ada? Kan sekertaris sekedar nulis-nulis doang sambil bikin proposal palingan. Masa iya harus berdua-duaan juga.

Lebih mubajir lagi nih ya, kalo wakilnya sampe ada dua. Bayangkan, satu wakil aja udah gabut, ngapain ada dua wakil?

Seksi keamanan

Ini juga. Seksi keamanan hanya dipaksa ada karena ada panitia lain yang kontribusinya dikit dan biasanya orang-orang jenis ini paling banyak, makanya dimasukin ke seksi panitia. Tugasnya paling jagain parkiran, ato patroli malam. Bahkan patroli malam sebenarnya kan bisa dilakukan oleh semua anggota lain tanpa perlu jabatan satu ini.

Baca Juga:

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

Oh iya satu lagi tugasnya, ngecek tas peserta satu per satu. Yakin. Ada kan peraturan tentang benda-benda yang nggak boleh dibawa kayak senjata api, senjata tajam, jimat, tuyul, kucing, dinosaurus, bahkan pokemon. Nah, biasanya kerumunan orang yang jadi seksi keamanan adalah yang bertugas ngecek satu per satu itu barang dilarang ada apa kagak.

Padahal sebenarnya anggota lain juga bisa lakuin. Pokoknya seksi keamanan harus ada biar panitia yang nggak kebagian jabatan bisa kerja.

Seksi konsumsi 

Seksi konsumsi atau urusan perut ini juga penting-penting nggak penting. Tugasnya cuma ngebagiin snack dan makanan di jam istirahat makan sholat, padahal biasanya di tempat makrab kan udah ada ibuk-ibuk penjaga vila yang masakin. Lah, fungsi seksi konsumsi terus ngapain?

Oh ya itu, pastiin nggak ada peserta makrab yang ngambil porsi kelewat banyak, barangkali? Atau malah njagain biar pesertanya ngambil makan dikit biar kelompok seksi konsumsi bisa nambah porsi makan? Bisa jadiiiii.

Eh nggak juga, kayaknya seksi konsumsi juga melakukan survey tentang makanan selama makrab. Jadi penting kan? Tunggu dulu, kan yang survey biasanya tim humas. Ngapain tim konsumsi ikutan? Lagian asli, kalo makrabnya di vila, urusan perjamuan makan sudah include sama sewa vilanya. Yakin.

Pembantu umum

Namanya aja udah serem. Pembantu Umum. Udah pembantu, umum lagi. Kan berasa kacung banget itu pasti. Lagian kerjaannya juga nggak jelas. Mentok bantuin sana sini dan malah jadi repot sendiri karena bingung harus bantu yang mana. Bahkan saking bingungnya, ujung-ujungnya panitia yang satu ini malah ikutan nimbrung di seksi keamanan. Atau kalau tiba-tiba laper dan males-malesan nimbrung ke seksi konsumsi.

Pokoknya tugasnya ya itu, membantu semua anggota, tapi ya malah nggak bantu-bantu amat karena biasanya tiap divisi udah pas kerjaannya sih ya. Jadi ya itu, berasa ada tapi nggak dianggap. Udah sama gebetan dicuekin, eh di kepanitiaan makrab juga dicuekin. Kasian amat kalian.

Pembina Acara

Ini asli paling nggak penting. Pembina acara adalah jabatan yang nggak penting banget tapi harus ada karena biasanya yang ngisi jabatan ini Kaprodi. Nggak berfungsi sama sekali, paling banter fungsinya ngasih pidato di pembukaan. Itu juga kalo datang, karena makrab kan notabennya nginep malem-malem di vila yang mayan jauh, jadi ya kayaknya Kaprodi males juga kalo dateng dan sekedar ngomong hal-hal klise beberapa menit, terus minum teh sama makan kacang rebus, abis itu pulang lagi.

Eh ada satu lagi tugasnya sih, ya itu… coret-coret proposal kegiatan sampe acara kadang mundur gegara nggak ACC terus.

Yaelah, kasian amat jadi panitia yak.

BACA JUGA Panitia Kegiatan yang Paling Capek itu Divisi Perlengkapan atau tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Mei 2020 oleh

Tags: HMJkepanitiaanMahasiswamakrab
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

Ngenesnya Jadi Mahasiswa Rantau yang Nggak Punya Sepeda Motor, Mau Pulkam Susah, Nyari Kos Juga Harus Selektif

Ngenesnya Jadi Mahasiswa Rantau yang Nggak Punya Sepeda Motor, Mau Pulkam Susah, Nyari Kos Juga Harus Selektif

31 Juli 2024
5 Stereotipe yang Saya Dapatkan sebagai Mahasiswa S2 di Universitas Trisakti, Salah Satunya Dicap Aktivis Gemar Demo

5 Stereotipe yang Saya Dapatkan sebagai Mahasiswa S2 di Universitas Trisakti, Salah Satunya Dicap Aktivis Gemar Demo

25 September 2025
4 Hal Jadi Mahasiswa UNY Itu Nggak Enak terminal mojok.co

4 Hal Jadi Mahasiswa UNY Itu Nggak Enak

10 Desember 2021
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama

18 Agustus 2025
Di Sleman, Mahasiswa Bisa Hidup dengan Uang 30 Ribu (Unsplash)

Cara Mahasiswa Bertahan Hidup di Sleman dengan Uang 30 Ribu

23 Juni 2024
Soe Hok Gie dan Mohammad Roem saja Setuju dengan Perpeloncoan Ospek terminal mojok.co

Mahasiswa Senior yang Gila Hormat Memang Enaknya Dibuang Jauh-jauh

8 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian Mojok.co

Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian

10 Agustus 2026
Manasik haji kegiatan paling sia-sia yang pernah diajarkan ke anak TK, buat apa coba? Mojok

Manasik haji kegiatan paling sia-sia yang diajarkan ke anak TK, buat apa coba? 

13 Agustus 2026
Derita orang Bojonegoro yang selalu jadi bahan bullying ketika nongkrong gara-gara bahasa yang dianggap aneh boso jonegoroan

Derita orang Bojonegoro yang selalu jadi bahan bullying ketika nongkrong gara-gara bahasa yang dianggap aneh

11 Agustus 2026
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi S1

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

8 Agustus 2026
Cerita orang Muhammadiyah di tengah kultur NU Tegal yang kental: awalnya syok, lama-lama bisa ambil hikmahnya Mojok.co

Cerita orang Muhammadiyah di tengah kultur NU Tegal yang kental: awalnya syok, lama-lama bisa ambil hikmahnya

12 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.