Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Jangan Naik Bus AKAS NR kalau Gampang Mabuk Perjalanan

Aqil Husein Almanuri oleh Aqil Husein Almanuri
5 Januari 2023
A A
Jangan Naik Bus AKAS NR kalau Mabuk Perjalanan Terminal Mojok

Jangan Naik Bus AKAS NR kalau Mabuk Perjalanan (Mujiono Ma'ruf via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi saya yang gampang mual-mual karena mabuk perjalanan, berkendara menggunakan mobil atau angkutan umum seperti angkot dan bus adalah tantangan. Jangankan naik sampai beberapa menit, mencium aroma mesin atau merasakan AC di dalam kendaraan sebentar saja sudah membuat perut saya bergejolak. Hal ini sudah saya rasakan bahkan sejak masih kecil. Ndeso, kata orang-orang.

Lantaran jarak kampus yang lumayan jauh dari rumah dan harus merantau, mau tak mau saya harus berhadapan dengan angkutan-angkutan umum tersebut. Setidaknya lima bulan sekali saya mesti menjadi pengguna angkutan umum untuk pulang atau pergi, biasanya menggunakan bus. Sebenarnya bisa saja sih naik motor, tapi kebetulan saya masih belum punya SIM. Alternatifnya ya pakai jasa transportasi umum.

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, sebagai orang yang mudah mengalami mabuk perjalanan, saya juga selektif memilih angkutan yang benar-benar memihak pada nasib saya. Setidaknya saya harus mencari angkutan yang membuat saya tidak terlalu merasa pusing dan mual. Saya telah menjajal menaiki banyak bus yang ada di Madura-Jawa (kebetulan saya orang Madura). Sejauh ini, bus-bus yang ada tidak terlalu bermasalah. Saya merasa sedikit nyaman dan aman. Kadang terasa mual, tapi tak terlalu sering. Apalagi sejak merantau, saya jadi mulai terbiasa bepergian naik bus.

Ceritanya menjadi berbeda ketika saya mulai masuk ke salah satu armada bus milik PO AKAS, yakni NR. Beuh, bus AKAS NR bukan cuma bikin kepala pusing, tapi juga hidung dan sekujur tubuh saya lemas. Buat orang-orang yang tidak punya masalah dengan mabuk perjalanan, mungkin saya terlihat aneh dan lebay. Namun percayalah, bagi kami yang mengalaminya, kejadian ini lumayan menyiksa.

AKAS NR merupakan salah satu deretan bus di golongan Armada AKAS 2 dengan saudara-saudaranya, yakni Mila Sejahtera, Harapan Kita, Indonesia Abadi, dan Estu Jaya. Sekadar info, PO AKAS sendiri sudah merajai popularitas bus di Jawa Timur, termasuk di Madura. Saat ini, pengelolaan PO AKAS terbagi 4, yakni PO AKAS 1, PO AKAS 2, PO AKAS 3, dan PO AKAS 4. Dan bus AKAS NR tergolong armada AKAS 2.

Beberapa bus AKAS yang pernah saya coba, yakni dari PO AKAS 1, bagi saya masih terbilang ramah untuk penumpang dengan keluhan mabuk perjalanan. Sekalipun tanpa AC, penumpang lumayan bisa mendapatkan angin segar dari sela-sela jendelanya yang berlubang. Armadanya barangkali bisa dibilang sepuh, namun sangat ikonik.

AKAS sebenarnya memperbarui beberapa armadanya, termasuk bus AKAS NR yang sekarang diulas dalam tulisan ini. Namun, terlepas dari pelayanannya, bus AKAS NR memberi pengalaman buruk bagi saya sebagai penumpang dengan riwayat mabuk perjalanan.

Pertama, jarak antarkursi bus AKAS NR terlalu mepet. Ini adalah salah satu kekurangan bus AKAS NR yang cukup mengganggu penumpang seperti saya. Salah seorang teman kampus saya yang juga mengalami mabuk perjalanan mengeluhkan hal yang sama ketika memakai armada ini untuk pulang kampung. Jarak yang sempit ini membuat pandangan penumpang jadi kurang sehingga penumpang yang rawan mengalami mabuk perjalanan seolah disugesti untuk mual lebih cepat.

Baca Juga:

4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

Beda dengan pengalaman saya naik bus AKAS 1. Space yang diberikan cukup luas, meski tak sampai bikin kaki selonjoran, setidaknya penumpang merasa sedikit lega. Selain itu, pencahayaan di dalam bus AKAS NR juga menambah kesumpekan yang dirasakan penumpang.

Kedua, AC bus AKAS NR agak berlebihan. Awalnya saya berpikir, mungkin saya agak fobia pada AC mobil atau AC dalam bus. Namun, saat menggunakan jasa PATAS atau bus Damri, keluhan soal AC tidak saya rasakan. Embusan angin dari AC kedua bus tersebut cukup dan normal, hal ini berbeda dengan AC bus AKAS NR yang saya pikir terkesan berlebihan.

Iya, saking dinginnya, embusan angin yang keluar dari AC bus AKAS NR seperti menyengat hidung. Apalagi aroma pengharum ruangan dan jarak antarkursi penumpang yang sempit tadi memperparah mabuk perjalanan saya. Rasa mual bahkan bisa terjadi sebelum bus berangkat.

Maka, buat kalian yang punya keluhan mudah mabuk perjalanan, jangan coba-coba naik armada bus AKAS NR. Meski tarif ekonomi dan (katanya) fasilitas sekelas PATAS, bus ini kurang cocok buat kalian yang gampang mabuk perjalanan. Yakin, deh!

Penulis: Aqil Husein Almanuri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sleeper Bus Handoyo: Obat Tidur Berkedok Bus Antarkota.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Januari 2023 oleh

Tags: Busjawa timurmabuk perjalananmadura
Aqil Husein Almanuri

Aqil Husein Almanuri

Hamba Tuhan yang Melankolis. Kadang mengajar, kadang nulis, kadang kuliah, kadang ngopi, dan gemar mengamati dunia politik pemerintah.

ArtikelTerkait

Kata Siapa Surabaya Romantis kalau Malam Hari? Lebih Ngeri sih, Iya!

Kata Siapa Surabaya Romantis kalau Malam Hari? Lebih Ngeri sih, Iya!

17 November 2023
“Orang Pintar” Lebih Cekatan Menangkap Cari Maling daripada Polisi Mojok.co

Maaf Polisi, Kami Lebih Percaya Lapor “Orang Pintar” kalau Kemalingan

26 Oktober 2023
Tips Aman Naik Bus Rosalia Indah supaya Terhindar dari Maling Mojok.co

Tips Aman Naik Bus Rosalia Indah supaya Terhindar dari Maling 

13 April 2025
Ngawi Serba Tanggung, Sering Dilewati Orang tapi Tidak untuk Disinggahi

Ngawi Serba Tanggung, Sering Dilewati Orang tapi Tidak untuk Disinggahi

28 Maret 2025
Jalan Raya Menganti-Lidah Wetan Surabaya Menguji Kesabaran Pengendara, Cocok untuk Try Not to Misuh Challenge

Jalan Raya Menganti-Lidah Wetan Surabaya Menguji Kesabaran Pengendara, Cocok untuk Try Not to Misuh Challenge

14 Maret 2024
Jalan Pucuk-Blimbing, Jalan Paling Berbahaya di Lamongan yang Rawan Kecelakaan Tunggal

Jalan Pucuk-Blimbing, Jalan Paling Berbahaya di Lamongan yang Rawan Kecelakaan Tunggal

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026
Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

10 Juni 2026
Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

10 Juni 2026
Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya Mojok.co

Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya-Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya

4 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.