Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jangan Melintasi Jalan Mranggen-Ungaran pada Malam Hari, Mending Muter Jauh ketimbang Celaka!

Ahmad Nadlif oleh Ahmad Nadlif
26 Juli 2023
A A
Jangan Melintasi Jalan Mranggen-Ungaran pada Malam Hari, Mending Muter Jauh ketimbang Celaka!

Jangan Melintasi Jalan Mranggen-Ungaran pada Malam Hari, Mending Muter Jauh ketimbang Celaka! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai warga Mranggen yang biasa dolan ke daerah kabupaten Semarangan, tentu sudah nggak asing lagi dengan jalan yang satu ini. Benar, jalan tersebut adalah jalan Mranggen-Ungaran atau yang masyhur dengan nama jalan Kawengen. Disebut demikian karena jalan tersebut melewati salah satu desa di Ungaran bagian timur yang bernama desa Kawengen.

Bagi yang belum tahu, jalan Mranggen-Ungaran ini merupakan jalan alternatif yang biasa dilalui oleh masyarakat Demak dan sekitarnya jika ingin pergi ke daerah selatan, misalnya ke Salatiga, Temanggung, Magelang, ataupun Jogja. Jika nggak ada jalan ini, maka masyarakat Demak harus lewat ke Tembalang atau bahkan kotamadya Semarang dahulu untuk mencari tembusan ke arah Ungaran. Oleh sebab itu, jalan Mranggen-Ungaran sebenarnya memiliki peran penting sebagai akses jalan tembusan ke arah Ungaran jika dari Demak.

ADVERTISEMENT

Namun, meski memiliki peran yang sangat vital, jalanan ini sangat tidak disarankan untuk dilalui di malam hari. Kalaupun misalnya habis dari Jogja dan terpaksa pulang ke Mranggen waktu malam hari, mendingan lewat kotamadya saja deh daripada lewat jalan Mranggen-Ungaran. Serius!. Mengapa begitu?

Jalan Mranggen-Ungaran begitu ekstrem

Meski jalan Mranggen-Ungaran termasuk jalanan yang mulus, dalam artian jarang sekali ditemukan lubang yang menjebak seperti di jalan Pantura Demak, hanya saja tantangan saat melewati jalan ini begitu mengerikan. Jalan berliku dan naik turun layaknya roller coaster akan kalian hadapi sepanjang perjalanan. Para driver dituntut untuk berhati-hati, menguasai medan dan mahir dalam mengemudikan kendaraannya, sebab jika masih amatiran, khawatirnya malah nggak bisa nanjak dan kemungkinan terburuknya berakibat pada sesuatu yang nggak diinginkan, yakni kecelakaan.

Sebab dulu pernah ada, sebuah mobil elf mengalami kecelakaan di tanjakan Desa Kawengen. Dari beberapa sumber mengatakan bahwa karena mungkin drivernya kurang menguasai medan atau keadaan mobilnya yang kurang sehat, mobil tersebut melaju kencang dari arah atas sampai ke tikungan hingga akhirnya oleng dan terbalik di pinggir kanan jalan.

Bahkan tetangga saya saja, yang notabenenya sering melewati jalan Mranggen-Ungaran tersebut, pernah suatu ketika mobilnya nggak kuat nanjak dan akhirnya mundur ke belakang. Tapi, karena ia menguasai medan dan mampu mengontrol mobil tersebut kembali, keberuntungan masih berpihak padanya. Jadi, jika di siang hari saja kondisinya seperti itu, apalagi di malam hari, tentu sangat mengkhawatirkan.

Baca halaman selanjutnya

Minim penerangan…

Baca Juga:

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2023 oleh

Tags: highlightjalanMranggenSemarangungaran
Ahmad Nadlif

Ahmad Nadlif

Mas-mas jawa biasa.

ArtikelTerkait

Trans Semarang, Cumi Darat yang Sesungguhnya. Ditungguin Nyembur, tapi kalau Disalip Nyebelin

Trans Semarang, Cumi Darat yang Sesungguhnya. Ditungguin Nyembur, tapi kalau Disalip Nyebelin

15 Juni 2024
Pantai Tirang Semarang, Pantai Overrated yang di dalamnya Serba Bayar, padahal Fasilitasnya Medioker!

Pantai Tirang Semarang, Pantai Overrated yang di dalamnya Serba Bayar, padahal Fasilitasnya Medioker!

14 Juli 2024
4 Lumpia Semarang yang Bikin Kecewa Wisatawan, Jangan Dibeli

4 Lumpia Semarang yang Bikin Kecewa Wisatawan, Jangan Dibeli

11 Juli 2025
3 Hal yang Bikin Mahasiswa Semarang Iri Berat sama Mahasiswa Solo solo raya, surakarta, kota solo

3 Hal yang Bikin Mahasiswa Semarang Iri Berat sama Mahasiswa Solo

7 April 2025
Negara Ini Masih Bisa Ditolong, kok, Tenang, Tinggal Belajar sama Prancis

Negara Ini Masih Bisa Selamat, dan Kita Semua Tahu Caranya

22 Agustus 2024
5 Jalan di Bandung yang Berbahaya, Hati-hati Berkendara di Sini!

5 Jalan di Bandung yang Berbahaya, Hati-hati Berkendara di Sini!

19 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia saja Mojok.co

5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia aja, nggak usah jauh-jauh ke luar negeri

10 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Nakes vs pasien BPJS sama-sama korban sistem kesehatan (Unsplash)

Nakes vs pasien BPJS terjadi karena sistem kesehatan yang busuk

9 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.