Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jangan Melintasi Jalan Mranggen-Ungaran pada Malam Hari, Mending Muter Jauh ketimbang Celaka!

Ahmad Nadlif oleh Ahmad Nadlif
26 Juli 2023
A A
Jangan Melintasi Jalan Mranggen-Ungaran pada Malam Hari, Mending Muter Jauh ketimbang Celaka!

Jangan Melintasi Jalan Mranggen-Ungaran pada Malam Hari, Mending Muter Jauh ketimbang Celaka! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Minim penerangan

Hal yang harus dicatat agar bisa dijadikan bahan berkontemplasi untuk tidak lewat jalan tersebut di malam hari adalah jalan Mranggen-Ungaran itu sangat minim penerangan. Nggak kebayang kan bagaimana jika seseorang yang kurang terlalu menguasai medan, kondisi lampu kendaraan juga nggak begitu terang, tiba-tiba malah lewat jalan tersebut di malam hari. Udah lah, solusi satu-satunya adalah pasrah. Sebab hanya mengandalkan lampu sorot kendaraan yang watt-nya nggak seberapa itu bukanlah jaminan keselamatan.

Cerita sikit nih. Dulu saya pernah lewat jalan tersebut sekitar jam sepuluhan malam ke atas. Saya nggak terlalu mikir bagaimana konsekuensinya karena saat itu memang sedang buru-buru sebab baru saja menerima kabar jika bapak dari teman terdekat saya meninggal dunia. Dan benar saja, kondisi jalan memang cenderung gelap gulita. Bahkan ban motor saya sempat nggoser karena ngerem mendadak. Mungkin sebab saking gelapnya ya, saya nggak sadar jika di depan saya ternyata adalah tikungan.

ADVERTISEMENT

Dari pengalaman itulah akhirnya saya kapok dan belum berani lewat lagi di jalan tersebut saat malam hari hingga sekarang.

Rawan begal

Kalian tahu sendiri kan bagaimana siasat komplotan begal? Atau bagaimana kondisi jalan dan lingkungan yang disukai para begal?

Saat lewat jalan yang gelap, selain takut hantu, kita juga waswas terhadap ancaman begal. Bagaimana tidak? Kok bisa ada orang yang nggak bersalah tiba-tiba dibacok dan dirampas motornya? Kan nggak masuk akal, menurut saya.

Berbicara mengenai begal, sekitar 2018 yang lalu, pernah ada warga Ungaran yang kaki kanannya dibacok oleh begal di sekitaran jalan Mranggen-Ungaran tersebut. Ngeri kan? Berita itu viral hingga pada akhirnya ditetapkan status siaga satu, anggota Ansor, Banser dan warga sekitar lalu mengadakan patroli setiap malam untuk memastikan kawasan tersebut aman.

Begitulah kondisi jalan yang menjadi akses penting dari Mranggen menuju Ungaran dan sebaliknya. Sampai sekarang saya juga kurang mengerti kenapa kok nggak diberi penerangan yang memadai di sepanjang jalan tersebut. Padahal, hal itu sangat penting, apalagi dengan kondisi jalan yang seperti roller coaster. Siang saja kalau nggak hati-hati bisa celaka, apalagi malam.

Tapi yaweslah, saran saya mending jangan lewat jalan Mranggen-Ungaran di malam hari, lewat jalan-jalan yang selayaknya saja. Selain tentunya nyaman pastinya akan lebih aman. Sebab hal yang paling penting dari sebuah perjalanan adalah tiba tempat tujuan dengan aman. Asek!

Baca Juga:

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

Penulis: Ahmad Nadlif
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 6 Destinasi Wisata yang Kerap Disangka Ada di Kota Semarang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2023 oleh

Tags: highlightjalanMranggenSemarangungaran
Ahmad Nadlif

Ahmad Nadlif

Mas-mas jawa biasa.

ArtikelTerkait

3 Jalan di Jogja yang Tidak Boleh Dilewati Pengantin Baru Terminal Mojok

3 Jalan di Jogja yang Tidak Boleh Dilewati Pengantin Baru

24 Februari 2022
Semarang di Mata Orang Batang: Nyaman Ditinggali, Nggak Seburuk yang Dikatakan Orang

Semarang di Mata Orang Batang: Nyaman Ditinggali, Nggak Seburuk yang Dikatakan Orang

20 Juni 2024
Jalan Kaligawe, Pusatnya Jalanan Rusak dan Banjir di Semarang

Jalan Kaligawe Semarang, Pusatnya Jalanan Rusak dan Banjir yang Bikin Rakyat Sengsara

25 Januari 2024
Jalan Dr Ir H Soekarno (Jalan MERR), Jalan Terpanjang di Surabaya yang Cocok untuk Merayakan Kesedihan

Jalan Dr Ir H Soekarno (Jalan MERR), Jalan Terpanjang di Surabaya yang Cocok untuk Merayakan Kesedihan

22 Januari 2024
Nggak Semua Jalan di Jogja Bisa Diromantisasi, 4 Jalan Ini Sebaiknya Dihindari karena Menguji Nyali dan Kesabaran Pengendara

Nggak Semua Jalan di Jogja Bisa Diromantisasi, 4 Jalan Ini Sebaiknya Dihindari karena Menguji Nyali dan Kesabaran Pengendara

6 Mei 2024
Siomay Goreng Semarang, Bukan Aliran Sesat Apalagi Penistaan Makanan Terminal Mojok

Siomay Goreng Semarang Bukan Aliran Sesat Apalagi Penistaan Makanan

26 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026
Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Orang dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan Mojok.co

Pekerja dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan 

10 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.