Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Dingkikan Bantul Menguji Nyali Pengendara. Jangan Lewat Sini Sendirian di Malam Hari!

Angelina Nawang oleh Angelina Nawang
19 September 2024
A A
Jalan Dingkikan Bantul Menguji Nyali Pengendara. Jangan Lewat Sini Sendirian di Malam Hari!

Jalan Dingkikan Bantul Menguji Nyali Pengendara. Jangan Lewat Sini Sendirian di Malam Hari! (Dokumentasi Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalan Dingkikan adalah salah satu jalan di Argodadi, Bantul, yang menjadi rute tercepat untuk menuju ke Jalan Wates. Banyak pengendara lebih memilih jalan ini walaupun bentukannya amburadul. Perlu kewaspadaan tinggi ketika melewati jalan ini. Sebab, jalan satu ini juga dilalui tronton yang keluar masuk dari PT Anggun Kreasi Garmen dan truk pengangkut pasir dari Kali Progo.

Saat melewati Jalan Dingkikan, apalagi bersamaan dengan tronton atau truk yang lalu-lalang, sebaiknya sebagai pengendara kita mengalah demi keamanan. Buat orang-orang yang kesabarannya setipis tisu, saya sarankan hindari jalan ini demi keselamatan.

Seperti yang saya katakan sebelumnya, bentukan jalan ini memang amburadul. Banyak gronjalan yang perlu dihindari pengendara. Berkendara di sini saat pagi dan siang hari masih bisa dilakukan, tapi kalau lewat sini malam hari, mending jangan. Lebih baik kalian memutar jauh mencari jalan lain daripada memaksakan diri lewat sini.

Jalan Dingkikan Bantul jauh dari kata mulus

Permukaan jalan yang bergelombang ditambah aspal yang nggak lagi rata menjadi momok bagi pengendara yang melintas di Jalan Dingkikan Bantul. Hanya tersisa sedikit aspal yang masih utuh di jalan ini. Itu pun hanya bisa dilalui sepeda motor.

Kalau kalian lewat sini mengendarai mobil pendek seperti sedan, rasanya eman. Badan mobil kalian dipastikan bakal ngasruk. Jadi daripada mobil kalian kenapa-kenapa, mending hindari jalan satu ini.

Dikenal dengan sebutan bulak

Selain aspal jalan yang nggak rata, kekhawatiran lain yang menghantui para pengendara tiap kali melintas di Jalan Dingkikan Bantul adalah begal. Maklum, keberadaan jalan satu ini yang jauh dari permukiman warga menjadi celah bagi para begal untuk melancarkan aksi mereka.

Jalan ini juga disebut orang sekitar bulak. Dalam bahasa Jawa, bulak berarti jalan panjang yang terhimpit persawahan. Kebayang nggak sih gimana sepinya jalan ini, apalagi di malam hari? Pengendara yang lewat sini biasanya bukan takut sama setan, melainkan sama manusia berwujud begal!

Nggak ada lampu penerangan di sepanjang jalan ini

Faktor utama yang membuat Jalan Dingkikan Bantul rawan begal karena nggak ada lampu penerangan di jalan ini. Ditambah kondisi jalan yang nggak rata, pengendara yang melintas pasti akan menurunkan laju kendaraan.

Baca Juga:

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

Sate Klatak Pak Jupaini Jogja: Rasanya Nggak Kalah dengan Pak Bari dan Pak Pong, dan Amat Cocok untuk Pekerja Kantoran

Saya adalah salah satu warga yang setiap hari melewati Jalan Dingkikan. Tapi kalau menjelang magrib saya belum pulang ke rumah, saya pasti mendapat pesan WA dari ibu yang melarang saya lewat jalan tersebut. Jalan Dingkikan memang sudah terkenal berbahaya.

Selama belum ada lampu jalan di Jalan Dingkikan Bantul, jalan ini bisa dikatakan memang rawan dilalui di malam hari. Meski dengan dipasangnya lampu jalan belum tentu membuat begal takut, tapi setidaknya jalan ini terlihat alias ora peteng ndedet. Rasanya seperti uji nyali tiap melewati jalan ini. Kasihan kan mbak-mbak pabrik sekitar yang harus lewat sini kalau pulang malam hari.

Saya berharap bapak/ibu pejabat dan pihak terkait bisa memperhatikan jalan satu ini. Kalau memang belum bisa dibikin mulus, minimal dikasih lampu jalan, deh. Agar pengendara yang melintas nggak perlu waswas lagi.

Penulis: Angelina Nawang
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Jalan Berbahaya di Bantul yang Nggak Disadari Banyak Pengendara.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 September 2024 oleh

Tags: BantulJalan Dingkikan BantulKabupaten Bantul
Angelina Nawang

Angelina Nawang

Calon guru Bahasa Indonesia di masa depan.

ArtikelTerkait

cara petani bantul membawa gabah kronjot Starter Pack Wajib Perempuan Saat Lockdown dengan Kearifan Lokal aka Menjemur Padi

Membedah Berbagai Metode Petani Bantul saat Membawa Gabah

18 Mei 2020
3 Ide Pacaran Unik yang Hanya Ada di Bantul, Dijamin Nggak akan Terlupa Mojok.co

Bantul, Kabupaten yang Nggak Terlihat Mewah dan Nggak Perlu Terlihat Mewah

22 Juli 2025
Penderitaan Orang Bantul yang Kuliah di Sleman (Unsplash)

Orang Bantul Kalau ke Sleman Rasanya Dekat, tapi Orang Sleman ke Bantul Rasanya Jauh Banget: Penderitaan Mahasiswa Nglaju PP

20 November 2025
Sate Klatak Pak Jupaini Jogja: Rasanya Nggak Kalah dengan Pak Bari dan Pak Pong, dan Amat Cocok untuk Pekerja Kantoran

Sate Klatak Pak Jupaini Jogja: Rasanya Nggak Kalah dengan Pak Bari dan Pak Pong, dan Amat Cocok untuk Pekerja Kantoran

6 Desember 2025
Serba-serbi Jembatan Pandansimo, Jembatan Terpanjang di Jogja yang Akan Mulai Beroperasi Lebaran 2025  

Serba-serbi Jembatan Pandansimo, Jembatan Terpanjang di Jogja yang Akan Mulai Beroperasi Lebaran 2025  

2 Maret 2025
Secangkir Jawa, Rekomendasi Tempat Nongkrong Orang Madura di Jogja yang Rindu Kampung Halaman

Secangkir Jawa, Rekomendasi Tempat Nongkrong Orang Madura di Jogja yang Rindu Kampung Halaman

17 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026
Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026
Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.