Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalanan Jakarta yang Keras dan Tak Ramah Pemula: Naik Ojol Bingung, Naik KRL Tambah Bingung

Arsyanisa Zelina oleh Arsyanisa Zelina
24 Januari 2024
A A
Jakarta Nggak Ada Keras-kerasnya Buat Orang Cikarang (Unsplash)

Jakarta Nggak Ada Keras-kerasnya Buat Orang Cikarang (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Tanggal 13-15 Januari lalu, untuk ketiga kalinya saya menginjakkan kaki di Kota Jakarta. Saya main ke Jakarta juga bukan sekadar main. Toh rasanya bingung juga mau ke Jakarta itu ngapain karena saya bukan tipe yang suka menikmati hiruk pikuk kota besar. Tidak lain dan tidak bukan jelas untuk kebutuhan konser.

Itu main juga ya? Oh iya ya, hehehe.

Dulu sekali saat akan pertama kali ke Jakarta, sekitar 2022 lalu, saya dibuat overthinking sebelum keberangkatan. Sama-sama berangkat untuk kebutuhan konser, saya dibikin bingung nanti setelah turun dari stasiun harus naik apa. Mengingat lokasi konser saya ada di Tangerang, jadi akan cukup mahal jika harus naik ojek online dari stasiun Pasar Senen nantinya.

Teman saya juga menyarankan naik KRL saja, lebih hemat. Tapi, ketika kereta sampai di sana pada dini hari mau tidak mau harus menunggu dulu karena stasiun KRL baru buka jam 5 pagi.

Rute-rute KRL yang bikin bingung

Ketika seorang kawan menyarankan saya naik KRL, saat itu juga saya minta saran bagaimana nanti caranya dan harus ke mana dulu dari stasiun Pasar Senen. Dia menunjukkan sebuah rute dari google yang langsung bikin saya pusing untuk mencernanya. Dari Pasar Senen nanti saya bisa ke Stasiun Tanah Abang dulu. Katanya juga kalau pusing, nanti tanya saja sama petugas di stasiun Pasar Senen sana arah menuju Tanah Abang harus ke mana.

Tapi, ya syukurnya pada saat itu kawan saya di Jakarta sana bersedia menjemput saja karena tidak tega. Mana saya baru pertama kali ke Jakarta datang pada dini hari, batinnya mungkin daripada saya kenapa-napa mending dijemput saja.

Namun, saat pulangnya tidak ada opsi lain buat saya untuk naik KRL. Naik ojek online jelas kemahalan juga. Toh saya juga sudah terlanjur isi saldo di E-Money, jadi saya coba akhirnya pulang dari Stasiun Cicayur saat itu menuju Pasar Senen. Anggap saja juga pengalaman agar tau rasanya naik KRL. Dari sana kawan saya sudah memberi arahan untuk turun di Tanah Abang, dari Tanah Abang juga diberi tahu arah menuju Pasar Senen. Begitupun dengan petugas stasiun yang juga memberi arahan sebelum saya naik kereta.

Pengalaman pertama naik KRL di Jakarta ternyata lumayan bikin riweh buat saya yang dari kampung ini. Merasakan sesak crowd di KRL ternyata tidak buat saya nyaman walaupun keretanya sendiri terbilang nyaman saja. Sebuah pengalaman. yang bikin saya sepertinya enggan hidup di Ibu Kota.

Baca Juga:

Patung Macan Putih, Ikon Wisata Baru Kediri yang Menarik Wisatawan

5 Hal Penting yang Wajib Diketahui Jika Ingin Jogging di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta

Masalah lain juga masih datang setelah saya turun dari Tanah Abang. Di situ saya jadi bingung harus ke arah mana, entah kenapa arah yang diberitahukan teman saya sebelumnya tidak ketemu. Entah saya bodoh mencari jalan atau memang ruwet saja mencarinya. Tanya orang sekitar juga jawabannya tetap bikin bingung harus ke arah mana.

Sampai akhirnya seseorang menyarankan saya naik ojek online saja, dari Tanah Abang ke Pasar Senen tidak cukup mahal. Waktu saya cek, benar saja saat itu dengan belasan ribu saja saya bisa sampai Pasar Senen. Ya, daripada ribet mana saya bawa banyak barang akhirnya memutuskan untuk naik ojek online.

Baca halaman selanjutnya

Naik ojol malah tambah bingung

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2024 oleh

Tags: JakartajalankediriKRLmrtojolpasar senenTanah Abang
Arsyanisa Zelina

Arsyanisa Zelina

Penulis lepas dari Kediri. Kerjanya di toko kpop dan fans berat NCT. Cinta dengan nulis sejak SMA. Selain buat iseng nguneg, juga iseng berkarya sebagai penulis AU di X dan Karyakarsa.

ArtikelTerkait

Payung Teduh Masih Tetap Teduh Didengar Meski Ditinggal Mas Is terminal mojok.co

Rekomendasi Musik untuk Menyambut Musim Hujan di Jakarta

16 November 2020
17 Rekomendasi Street Food di Jakarta, biar Duit Cekak Tetap Bisa Makan Enak (Bagian 1) Terminal Mojok

17 Rekomendasi Street Food di Jakarta: Duit Cekak Tetap Bisa Makan Enak (Bagian 1)

6 Juli 2022
4 Sikap Green Flag Driver Ojol yang Bikin Penumpang Nyaman Mojok.co

4 Sikap Green Flag Driver Ojol yang Bikin Penumpang Nyaman

20 November 2025
Tidak Semua Setan Betah di Kota Jakarta, Tidak Semua Malaikat Nyaman di Jogja mojok.co/terminal

8 Karakter Orang Betawi yang Perlu Dipelajari kalau Tinggal di Jakarta

18 Januari 2021
Jakarta Adalah Tempat Terbaik untuk Menemukan Ketenangan Melebihi Jogja (Unsplash) umr

Jakarta Adalah Tempat Terbaik untuk Menemukan Ketenangan Melebihi Jogja

14 April 2023
Ngapain sih (Masih) Nekat Berlibur di Puncak Saat Libur Panjang? Udah Jelas-jelas Bakal Macet Nggak Ngotak, Masih Aja ke Sana puncak bogor

Warga Jakarta yang Pas-pasan Liburan Pasti ke Puncak Bogor karena Memang Nggak Ada Alternatif Lain

25 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat Mojok.co

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat

5 Januari 2026
Pasar Gedang Lumajang, Pusat Ekonomi Warga Lokal yang Menguji Kesabaran Pengguna Jalan

Pasar Gedang Lumajang, Pusat Ekonomi Warga Lokal yang Menguji Kesabaran Pengguna Jalan

6 Januari 2026
Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

9 Januari 2026
3 Hal yang Sebaiknya Jangan Diunggah di LinkedIn kalau Tidak Ingin Menyesal Mojok.co

Bukannya Upgrade Diri, Malah Nyalahin dan Bilang LinkedIn Aplikasi Toksik, Aneh!

5 Januari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja
  • Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah
  • Dari Coffee Shop “Horor”, Nira, hingga Jam Tangan Limbah Kayu: Pasar Wiguna Menjaga Napas UMKM Lokal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.