Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Fadil Jaidi, Influencer Paling Totalitas yang Patut Diapresiasi

Utamy Ningsih oleh Utamy Ningsih
13 November 2021
A A
Fadil Jaidi, Influencer Paling Totalitas yang Patut Diapresiasi terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Nama seorang influencer tanah air kembali trending di Twitter. Hal seperti ini sebenarnya biasa terjadi. Namun, yang berbeda trending tersebut auranya lebih positif. Ia menjadi trending karena cara endorse-nya tampak sangat niat: totalitas, unik, lucu, dan imajinatif. Hal inilah yang kemudian menjadikan penonton jadi terhibur. Ya, dia adalah Fadil Jaidi, anaknya Pak Muh dengan 4,8 juta followers di Instagram.

Unik dalam nge-endorse sebenarnya sudah jadi identitasnya Fadil Jaidi. Saat nge-endorse dia selalu menampilkan effort yang luar biasa: dari cara ngomongnya, ekspresinya, caranya mempromosikan barang, semuanya ditampilkan dengan tulus banget. Sebagai salah satu pengikutnya di Instagram, sering kali saya malah merasa kalau Fadil itu bukan lagi mempromosikan jualan orang lain, tapi justru jualannya sendiri. Mulai dari pakaian laki, pakaian perempuan, bahkan gendongan bayi, Fadil sikat semuanya dengan konsepnya yang anti-mainstream.

ADVERTISEMENT

Saya yakin, kalau ada penghargaan influencer terniat dan terkocak, Fadil, lah, juaranya!

Beberapa waktu terakhir, ketika meng-endorse pakaian, ia seolah menjadi karyawan toko pakaian di sebuah pasar. Nama tokonya adaah Toko Cik Lenny. Seperti  biasa, Fadil juga melibatkan orang-orang di rumahnya. Kita yang nonton story tersebut pun rasanya kayak beneran jadi calon pembelinya.

Suasana toko pun dibikin senatural mungkin. Bagian rumah Fadil yang tersorot kamera saat lagi nge-endorse disuap jadi kayak toko beneran. Ada baju jualan yang digantung di tangga dan lampu, ada manekin yang sudah dipasangi pakaian, bahkan kayu yang dipakai untuk ngambil baju jualan yang tergantung pun ada.

Akting Fadil sebagai karyawan toko pun pas banget. Sebagai seseorang yang pernah bekerja selama lima tahun sebagai karyawan toko pakaian, saya merasa relate banget dengan cara Fadil Jaidi berjualan.

Bagaiamana cara Fadil Jaidi memanggil calon pembeli, melayani pembeli, menjelaskan detail jualan (baik dari harga sampai bahan), sok jual mahal padahal mau, ngebiarin pembelinya pergi dulu terus dipanggil lagi, nanya bosnya perihal harga, ngobrol sama karyawan toko sebelah: semuanya relate, Mylov! Bahkan, saat ia ngoceh, “Nggak punya duit tuh pasti,” saat dicuekin calon pembeli, itu juga relate banget.

Semua yang dilakuin Fadil Jaidi tersebut, membuat saya benar-benar nggak ngerasa kayak nonton influencer yang lagi mempromosikan barangnya. Dan dari sekian banyak influencer, sejauh ini yang saya lihat beneran “jualan” saat lagi nge-endorse, ya cuma Fadil.

Baca Juga:

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

Sebaiknya Warga Malang Tidak Terlalu Marah kalau Matos Disebut sebagai Mall Terkecil, Masih Banyak Urusan Lain yang Lebih Penting

Sebagai seorang influencer, Fadil beda dari kebanyakan influencer. Ia bisa dibilang nggak nggak jaim. Ia pun memanfaatkan kecintaan banyak orang terhadap keluarganya dengan cara yang positif. Keluarganya diajak jadi bagian dari pekerjaannya.

Sebagai penonton, dari cara Fadil mempromosikan barang endorse-an, ia sangat terlihat melakukannya betul-betul dari hati. Ia tampak benar-benar menghargai sesuatu yang sudah dipercayakan pihak lain padanya. Hal semacam ini, sangat pantas untuk diapresiasi. Supaya, lebih banyak lagi influencer yang lebih kreatif ketika nge-endorse. Influencer yang nggak sekadar modal, “Sumpah ini tuh bagus bangettt!”

Sumber Gambar: Unsplash.com

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 November 2021 oleh

Tags: Fadil JaidiinfluencerTanah Abang
Utamy Ningsih

Utamy Ningsih

Suka Membaca, Belajar Menulis.

ArtikelTerkait

Living in a Bubble: Ketika Media Sosial Digunakan Penguasa untuk Membungkam Demokrasi

Living in a Bubble: Ketika Media Sosial Digunakan Penguasa untuk Membungkam Demokrasi

18 Desember 2019
acne fighter

Tak Ada yang Lebih Tabah Dari Acne Fighter

21 Juli 2019
jalur influencer

Emang Kenapa Kalau Kampus Saya Buka Pendaftaran Lewat Jalur Influencer?

21 Maret 2020
Rekomendasi Relawan dan Influencer yang Pantas Dapat Jatah Jabatan terminal mojok.co

Rekomendasi Relawan dan Influencer yang Pantas Dapat Jatah Jabatan

6 November 2020
Penggunaan Kata 'Anjing' dan 'Goblog' untuk Percakapan Bahasa Sunda terminal mojok.co

Ade Londok dan Odading Mang Oleh, Bukti bahwa Viral Itu Tidak Diciptakan

17 September 2020
rachel vennya kabur dari karantinaa

Sampai Kapan Kita Rela Dikangkangi Influencer seperti Rachel Vennya?

16 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Nostalgia Stasiun Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya Mojok.co

Nostalgia Stasiun di Kecamatan Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya

19 Agustus 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co lamongan

Sudah tahu jalan di Lamongan jelek, kok malah beli Honda Scoopy, aneh!

21 Agustus 2026
Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa (Unsplash)

Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa hanya demi memuaskan ego merusak milik segelintir orang

17 Agustus 2026
KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar Mojok.co

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.