Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Konten “5 Ribu di Tangan Istri yang Tepat” Adalah Bentuk Pembodohan

Wahyu Tri Utami oleh Wahyu Tri Utami
29 September 2025
A A
Konten “5 Ribu di Tangan Istri yang Tepat” Adalah Bentuk Pembodohan

Konten “5 Ribu di Tangan Istri yang Tepat” Adalah Bentuk Pembodohan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu belakangan ini, timeline media sosial sering dibanjiri dengan konten bertema “5 ribu di tangan istri yang tepat”. Formatnya hampir selalu sama: uang receh lima ribu ditukar dengan belanjaan sayur-mayur, lalu ditutup dengan adegan istri memasak dan makan bersama suami dengan penuh senyum. Seolah-olah lima ribu rupiah adalah kunci menuju surga rumah tangga hemat nan bahagia.

Sekilas memang terlihat menginspirasi. Tapi kalau ditilik lebih jauh, konten semacam ini sesungguhnya adalah bentuk pembodohan massal. Karena, mari kita jujur, Rp5 ribu di tahun 2025 itu tidak lagi sakti.

ADVERTISEMENT

Uang 5 ribu itu belum cukup

Oke, dengan lima ribu mungkin masih bisa beli tempe papan, segenggam buncis, atau beberapa biji cabe rawit. Tapi itu baru bahan mentah doang. Belum termasuk bumbu dapur, tepung serbaguna, minyak goreng, apalagi gas untuk menyalakan kompor. Semua perintilan itu jelas butuh biaya tambahan. Kalau kita hitung secara realistis, biaya yang dikeluarkan untuk sekali masak sudah pasti lebih dari sekadar recehan koin.

Belum lagi soal porsi. Konten tersebut sering memberi ilusi bahwa hasil masakan Rp5 ribu bisa cukup untuk tiga kali makan dua orang dewasa. Bahkan kadang ada yang sudah termasuk untuk makan anaknya yang masih balita. Kecuali kalau perutmu selevel porsi nasi kucing angkringan, ya jelas tidak masuk akal.

Rata-rata orang Indonesia butuh makan dengan porsi wajar: ada nasi, lauk, dan sayur. Nah, nasi ini juga jarang masuk hitungan. Padahal nasi itu kan fondasi utama dapur orang Indonesia. Kalau tidak makan nasi, rasanya seperti “belum makan”. Jadi klaim “Rp5 ribu cukup buat sehari” makin terasa absurd.

Standar palsu

Persoalan makin runyam ketika konten semacam ini disebarkan tanpa konteks. Efeknya, ada istri-istri yang jadi merasa boros karena pengeluaran dapurnya lebih dari Rp5 ribu sehari. Padahal jelas saja, harga kebutuhan pokok tidak bisa diperas seenak itu.

Sementara itu, para suami yang menonton bisa saja jadi punya persepsi keliru. “Tuh, ternyata lima ribu sehari bisa kok buat makan. Kenapa kamu minta lebih?” Inilah yang saya sebut menyesatkan. Alih-alih memberi edukasi finansial, konten ini malah menciptakan standar palsu yang membebani perempuan.

Dan bagian paling ironis dari drama Rp5 ribu ini adalah adegan penutupnya. Saya pernah menonton salah satu video serupa. Sang istri sudah susah payah memasak dengan uang belanja hanya Rp5 ribu, makan berdua penuh senyum, tapi di atas meja tampak jelas sekotak rokok seharga Rp15 ribu milik sang suami.

Baca Juga:

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

Lho, jadi biaya rokok lebih mahal daripada biaya makan? Bukankah ini puncak komedi tragis? Istrinya diglorifikasi karena bisa mengatur uang receh, sementara suaminya bebas menghamburkan tiga kali lipat hanya untuk asap.

Kalau dipikir-pikir, fenomena ini bukan sekadar soal harga sayur atau belanja dapur. Ini soal mentalitas. Ketika biaya rokok dianggap wajar, tapi biaya makan harus ditekan seirit mungkin, ada yang benar-benar keliru dalam cara kita menilai prioritas. Suami yang benar mestinya punya mindset sebagai provider, bukan penonton konten receh lalu membanding-bandingkan istrinya dengan video TikTok.

Begini seharusnya konten Rp5 ribu di tangan istri yang tepat

Karena itu, izinkan saya memberi punchline. Kalau memang ada suami yang lebih rela mengeluarkan uang tiga kali lipat untuk rokok daripada untuk makan yang layak, maka Rp5 ribu di tangan istri yang tepat sebaiknya dipakai saja buat naik ojol ke KUA. Langsung gugat cerai, beres. Percuma mempertahankan rumah tangga kalau logikanya sudah jungkir balik.

Pada akhirnya, rumah tangga sehat tidak bisa dibangun dengan glorifikasi recehan. Ia butuh komunikasi, rasa adil, dan kesadaran bahwa makanan bergizi adalah kebutuhan dasar, bukan kemewahan.

Jadi lain kali kalau ada konten Rp5 ribu di tangan istri lewat di beranda, jangan buru-buru kagum. Lebih baik kita bertanya, “Kenapa standar hidup perempuan harus ditekan sampai titik ini, sementara laki-laki masih bebas merokok dengan santai?”

Penulis: Wahyu Tri Utami
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sebagai Anak Kos, Saya Muak Lihat Konten TikTok Rp10 Ribu Sehari untuk 3 Kali Makan. Nggak Masuk Akal!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 September 2025 oleh

Tags: belanjakontenkonten belanjakonten masakkonten media sosialKonten MedsosMedia SosialRumah Tanggavideo viral
Wahyu Tri Utami

Wahyu Tri Utami

Pembaca buku, penonton film, penulis konten. Sesekali jadi penyelam andal (di internet, bukan di air).

ArtikelTerkait

Penyesalan Seorang Pembuat Konten Hijrah terhadap Aktivitas Hijrahnya terminal mojok.co

Betapa Sulitnya Bergaul Dengan Orang yang Baru Hijrah

21 Juli 2019
Kisi-kisi Menjadi Open Minded Menurut Rakyat Twitter yang Terhormat terminal mojok.co

Kisi-kisi Jadi Open Minded Kayak Rakyat Twitter

15 Desember 2020
menyimpan kenangan

Menyimpan Kenangan di Facebook, Buat Apa, Sih?

23 Agustus 2019
Payung Teduh Masih Tetap Teduh Didengar Meski Ditinggal Mas Is terminal mojok.co

7 Kegiatan Saat Hujan Selain Bikin Instastory Galau

8 Oktober 2020
Membandingkan 4 Swalayan di Bantul Mana yang Terbaik Terminal Mojok

Membandingkan 4 Swalayan Hits di Bantul: Mana yang Terbaik?

3 Februari 2021
reuploader konten youtube snackvideo video alur cerita time code youtube MOJOK.CO

Reuploader Konten YouTube: Profesi Paling Gampang Sekaligus Paling Nggak Tahu Diri

26 Juni 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
Gara-gara industri, matcha kini jadi overrated (Unsplash)

Matcha layak dicintai, hanya saja industri membuatnya jadi overrated

23 Agustus 2026
Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026
In this economy punya rumah warisan itu repot, dipertahankan butuh duit, dijual susah laku Mojok.co

In this economy punya rumah warisan itu repot, dipertahankan butuh duit, dijual susah laku

26 Agustus 2026
Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya Mojok.co

Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya

24 Agustus 2026
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini Mojok.co

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini 

22 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.