Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Jalan yang Harus Diwaspadai di Surabaya Saat Musim Hujan karena selain Banjir Juga Bikin Celaka

Tiara Uci oleh Tiara Uci
18 November 2024
A A
Jalan yang Harus Diwaspadai di Surabaya Saat Musim Hujan

Jalan yang Harus Diwaspadai di Surabaya Saat Musim Hujan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di Surabaya, untuk mengetahui prediksi datangnya musim penghujan tidak dilihat dari laman website BMKG, melainkan dari banyaknya proyek drainase di pinggir jalan. Semakin dekat dengan musim hujan, semakin banyak proyek gorong-gorong di Kota Pahlawan. Kalau beruntung, proyek-proyek tersebut bisa selesai tepat sebelum musim hujan datang. Tapi warga Surabaya seringnya mengalami kesialan di mana proyeknya belum rampung, hujan keburu turun.

Kalau sudah seperti itu, tantangan menghadapi musim hujan di Surabaya tidak hanya banjir di perkampungan, tapi juga banjir di area jalan raya. Dua tahun lalu, saat sedang berkendara di Jalan Raya Ngagel, motor teman saya pernah tiba-tiba mogok di tengah jalan lantaran jalannya kebanjiran dan airnya masuk ke dalam knalpot.

Memang sih saat ini proyek drainase di Jalan Ngagel sudah rampung, tapi bukan berarti masalah jalan banjir di Surabaya telah selesai. Masih ada jalan lain yang berpotensi besar kebanjiran dan perlu diwaspadai saat musim hujan di Surabaya.

#1 Jalan Mayjen Sungkono

Jalan pertama yang perlu diwaspadai di Surabaya saat musim hujan tiba adalah Jalan Mayjen Sungkono.  Dikenal sebagai jalan utama dan masuk dalam daftar 10 jalan termacet di Surabaya, Jalan Mayjen Sungkono kerap dilanda banjir besar. Nggak tanggung-tanggung, banjir di Jalan Mayjen Sungkono pernah setinggi pinggang dan menyebabkan motor yang parkir di area perkantoran terendam air sampai terlihat spionnya saja.

Wajar jika Jalan Mayjen Sungkono mendapatkan perhatian serius dari Pemkot Surabaya. Di tahun 2024 ini, ada proyek peninggian jalan dan saluran air (drainase) di Jalan Mayjen Sungkono guna mengantisipasi banjir.

Sayangnya, proyek tersebut belum rampung, ha wong saya lewat di bulan Oktober lalu masih tahap overlay. Jika musim hujan mulai datang di bulan November, proyek drainase tersebut pasti belum rampung. Oleh karena itu, ada baiknya teman-teman menghindari Jalan Mayjen Sungkono di musim hujan, selain berpotensi macet parah, melewati jalan ini bisa membuat mesin motormu mati karena terendam air.

#2 Jalan Margomulyo arah Tambak Osowilangun

Jalan Margomulyo berada di komplek pergudangan dan lokasinya dekat dengan Teluk Lamong. Ada berbagai macam truk gandeng dengan ukuran jumbo di jalan ini. Oleh karena itu, jalan aspalnya mudah retak dan rusak.

Berkendara di Jalan Margomulyo saat musim panas saja berbahaya lantaran banyak jalan berlubang dan areanya padat kendaraan besar, apalagi saat musim hujan datang. Berkendara di sini jadi lebih berbahaya. Sebab tantangannya tidak hanya permukaan jalan yang berlubang dan aspal yang tidak merata, tapi juga air yang masuk ke aspal jalan raya saat musim hujan tiba.

Baca Juga:

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

Saran saya, lebih baik menghindari berkendara di Jalan Margomulyo arah Tambak Osowilangun kalau masih sayang dengan nyawa. Berkendara di jalan ini, lengah dikit sama dengan setor nyawa pada Tuhan YME. Kalau motor kamu kepeleset sedikit saja, senggolannya bukan dengan mobil Brio atau Calya melainkan dengan tronton jumbo.

#3 Jalan tol Waru-Satelit KM 15 (depan Masjid Agung Al-Akbar Surabaya)

Menurut data Polda Jawa Timur, angka kecelakaan lalu linta di Jatim justru banyak terjadi di jalan tol. Kondisi jalan yang lurus, mulus, dan lebar sering kali justru membuat para pengendara mobil ngebut di tol sehingga menyebabkan kecelakaan.

Di Surabaya, jalan tol Waru-Satelit KM 15 (sekitar Masjid Agung) menjadi titik yang paling sering terjadi kecelakaan. Saking seringnya, beberapa orang menyebut jalan tersebut angker lantaran sebelum dijadikan jalan tol, area tersebut adalah pemakaman. Banyak cerita horor di ruas jalan tol ini, bahkan manager saya di kantor sampai tidak berani lewat sini menjelang magrib lantaran pernah menjadi korban kecelakaan beruntun di sana.

Saya cukup sering melewati tol ini memang merasakan aura tidak enak, yaitu aura pengendara mobil dengan SIM hasil nembak calo yang tololnya astagfirullah kebangetan. Jadi begini, di tol arah Gresik ini jalan tolnya agak menurun lalu menanjak.

Banyak pengendara yang memutuskan mendahului pengendara di depannya tiba-tiba menurunkan kecepataan mobil lantaran jalanannya menanjak. Sialnya, upaya mendahului tersebut sering kali berujung pada kecelakaan karena space antar mobil kurang panjang.

Kondisi tersebut bisa semakin parah saat turun hujan. Jarak pandang yang terbatas dan kondisi jalan yang tiba-tiba naik berpotensi membuat pengemudi kaget dan hilang kendali. Maka ada baiknya menghindari tol Waru-Satelit arah Gresik saat musim hujan. Sekalipun mahir mengemudi, kemungkinan mobilmu diseruduk dari belakang tetap tinggi. Daripada berisiko mati, mendingan tunggu sampai hujan reda atau lewat jalan lainnya.

Meski seluruh jalan raya akan menjadi lebih rawan kecelakaan ketika musim hujan karena permukaan aspal jadi lebih licin, ketiga jalan di atas wajib diwaspadai pengendara Surabaya. Kalau bisa sih mending mencari jalan alternatif lainnya.

Penulis: Tiara uci
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jalan Kalianak Adalah Maut, Penghubung Gresik-Surabaya yang Mengancam Nyawa Pengendara.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 November 2024 oleh

Tags: jalan surabayamusim hujanSurabaya
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Jember Kota Pelajar Sebenarnya Mengalahkan Jogja dan Surabaya: Biaya Hidup Lebih Murah, Nggak Ada Klitih dan Gangster

Jember Kota Pelajar Sebenarnya Mengalahkan Jogja dan Surabaya: Biaya Hidup Lebih Murah, Nggak Ada Klitih dan Gangster

2 Maret 2024
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Beratnya Merantau di Jogja karena Harus Berjuang Melawan Gaji Rendah dan Rasa Kesepian

11 Januari 2026
Sampoerna Splash Royal Ungu Wujud Fomo yang Gagal (Unsplash)

Sampoerna Splash Royal Ungu 16: Kegagalan Lain dari HM Sampoerna Sekaligus Wujud Fomo Pabrik Rokok dari Surabaya Itu

19 Oktober 2023
Jas Hujan Ponco Itu Terbaik buat Pemuda Kasmaran terminal mojok.co

Jas Hujan Ponco Itu Terbaik buat Pemuda Kasmaran

7 November 2020
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
Durasi Lampu Merah Margorejo Surabaya Nggak Manusiawi, Saking Lamanya Bisa Ditunggu Sambil Ngopi dan Kelarin Skripsi

Durasi Lampu Merah Margorejo Surabaya Nggak Manusiawi, Saking Lamanya Bisa Ditunggu Sambil Ngopi dan Kelarin Skripsi

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.