Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Isyana Sarasvati Digendong Reog untuk Menyapa Umatnya. Isyana Our Queen!

Iqbal AR oleh Iqbal AR
17 Juli 2022
A A
Isyana Sarasvati naik reog. (IG @Isyanasarasvati)

Isyana Sarasvati naik reog. (IG @Isyanasarasvati)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau ditanya siapa musisi yang suka bikin kita heran geleng-geleng kepala, mungkin jawaban paling pas adalah Isyana Sarasvati. Bukan apa-apa, selain musiknya yang kadang ajaib dan njelimet, dia memang kerap menyuguhkan aksi panggung yang kadang out of the box, kocak, hingga nyeleneh. Terakhir, dia masuk venue konser dengan digendong reog! 

Iya, kemarin, di acara “LEXICONCERT” di Surabaya, Isyana Sarasvati masuk ke dalam venue dengan menghadirkan reog. Tidak sekadar menghadirkan reog, Isyana bahkan duduk di atas kepala reog, dipanggul ke arah panggung.

Iya, kalian tidak salah dengar. reog, benar-benar reog, lengkap dengan beberapa warok-nya sebagai pengiring. Dengan gaya make-up dan kostum yang gothic, rambut berwarna merah dan hitam di masing-masing sisinya, Isyana Sarasvati masuk ke venue dengan dipanggul di atas kepala Reog, melambaikan tangan ke penonton, mengacungkan metal-sign, sekaligus memberikan love sign dengan ibu jari dan telunjuknya, bak seorang ratu yang menyapa rakyatnya.

Isyana Sarasvati 🤘🏿🗿 pic.twitter.com/6MDcteMw0V

— #SiPalingMetal 🤘🏿🗿 (@XtremeMerch) July 16, 2022

Entah apa yang ada di kepala Isyana Sarasvati sampai-sampai dia membuat gimmick semacam ini. Mungkin, karena acaranya berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, dan reog adalah kesenian yang khas dari Jawa Timur (tepatnya Ponorogo, bukan Surabaya, sih). 

Namun, tetap saja, kita akan geleng-geleng kepala ketika melihat adegan ini. Kok bisa kepikiran, konser rock (dan metal, karena Isyana juga berkolaborasi dengan Deadsquad), diberi sentuhan unsur reog dalam rangkaian acara, yang sebenarnya tidak terlalu berkaitan erat. Apalagi sampai Isyana dipanggul di atas kepala reognya. 

Aksi yang dilakukan oleh Isyana Sarasvati ini sebenarnya adalah aksi yang wajar di pertunjukan reog. Kalau kalian pernah atau bahkan sering menonton pertunjukan reog (baik itu di hajatan, atau di acara kesenian), pasti kalian tidak asing dengan aksi-aksi seperti ini. Biasanya, orang-orang penting (pejabat, dsb) atau si empunya hajat yang kerap disuruh duduk di atas kepala reog. 

Ini seperti bentuk penghargaan, lah. Nah, berhubung Isyana adalah si empunya hajat “LEXICONCERT”, maka dia yang dipanggul oleh reog. 

Baca Juga:

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

Plesir ke Telaga Sarangan Magetan Cuma Bikin Emosi, Mending ke Telaga Ngebel Ponorogo

Anyway, apa yang dilakukan Isyana Sarasvati ini (baik tentang reog atau secara musikalitas), seakan meneguhkan bahwa dia adalah orang yang jenius. Soal musik, tak perlu lagi mendebat bagaimana musikalitas Isyana Sarasvati. 

Album “LEXICON”, misalnya, adalah album yang sangat brilian, dan berbeda 180 derajat dari album-albumnya sebelumnya. Bayangkan saja, Isyana yang selama ini kita kenal sebagai penyanyi pop-RnB, beralih haluan menjadi seorang musisi rock progresif (dan metal) yang kencang, ngebut sekali. Dan tentu saja dengan sentuhan Opera.

Lagu “Lexicon”, “Sikap Duniawi”, dan “Untuk Hati yang Terluka” adalah nomor andalan di lagu ini, yang sekaligus memantapkan dirinya untuk tetap berada di jalur “musik keras.” Dan seakan tidak puas, Isyana Sarasvati kembali merilis mini album berjudul “my Mystery” pada 2022. Lagu “Il Sogno” dan “Unlock The Key” adalah dua nomor andalan di mini album ini, yang sekaligus menjadi lagu yang sangat metal, sangat progresif, dan tentunya sangat kencang.

Tak heran jika Isyana Sarasvati pantas disebut sebagai maestro. Bayangkan saja, background Isyana yang sebagai musisi (penyanyi) opera, dapat dipadukan dengan musik rock progresif dan metal. Dan kita tahu, baik musik opera (klasik), rock progresif, dan metal bukan musik yang “mudah”, baik untuk dipelajari atau dipadukan menjadi satu. Memadukan ketiganya pun hanya bisa dilakukan oleh musisi-musisi jenius berlevel maestro, dan Isyana Sarasvati adalah salah satunya.

Kembali soal aksi panggungnya kemarin. Isyana Sarasvati juga seakan membuktikan ke-maestro-annya dengan membawa reog. Siapa saja pasti akan kaget dengan aksi panggungnya kemarin. Ya siapa juga yang kepikiran bahwa seorang Isyana Sarasvati sampai membawa reog ke dalam venue sebagai bagian aksi panggungnya. 

Apalagi sampai dipanggul di atas kepala reog bak seorang ratu, yang mana itu bukan hal yang mudah. Terbayang latihan-latihan yang panjang bagi Isyana untuk menyeimbangkan tubuh ketika dipanggul. Ingat, Isyana bukan seniman reog, ya. Saya jadi nggak sabar melihat Isyana mencoba debus. Dipadukan dengan musik rock. Pasti bakal “mengguncang”.

Yah, itulah sebabnya, di mata saya, Isyana adalah maestro. Dia siap (dan memang sengaja) melakukan aksi panggung seperti itu, sebuah aksi panggung yang mungkin tidak ada di benak musisi-musisi lainnya. 

Soal musik, tak ada yang bisa meragukan kualitasnya. Isyana benar-benar maestro. Dan Isyana tidak hanya jenius dalam membuat musik. Isyana juga jenius dalam memikirkan aksi panggung yang unik, berbeda, dan tentunya memorable, seperti naik di kepala reog bak seorang ratu. 

Sekali lagi, Isyana Sarasvati adalah maestro, baik dalam urusan musik dan aksi panggung. No debat untuk itu. Dan, berkat aksi panggungnya kemarin, Isyana sepertinya tidak sedang berlagak bak ratu, sebab Isyana Sarasvati benar-benar seorang ratu, ratu kita semua. Our Queen!

Penulis: Iqbal AR

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Raisa atau Isyana: Mana yang Paling Keren dan Kece?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2022 oleh

Tags: deadsquadIsyana SarasvatiLEXICONCERTponorogoreogSurabaya
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Kabupaten Jember Harusnya Belajar dari Surabaya Soal Transportasi Umum, Bisa Jadi Solusi Kemacetan dan Promosi Pariwisata

Kabupaten Jember Harusnya Belajar dari Surabaya Soal Transportasi Umum, Bisa Jadi Solusi Kemacetan dan Promosi Pariwisata

17 Desember 2023
Normalisasi Orang Pakai Kaus Band tapi Nggak Ngerti Soal Musiknya

Normalisasi Orang Pakai Kaus Band tapi Nggak Ngerti Soal Musiknya

28 Januari 2022
Kuliah di Jogja Adalah Perjalanan Hidup yang Paling Saya Syukuri surabaya

Jogja (Mungkin) Masih Kota Pelajar, Surabaya Nanti Dulu

8 Maret 2023
culture shock si inyong arek kota surabaya terminal mojok

Ekspektasi Tak Sesuai Kenyataan, Tetap Bangga Bilang Inyong Arek Suroboyo

17 April 2021
Desa Segaran Kediri, Desa Kecil di Jawa Timur dengan Potensi Besar (Unsplash)

Desa Segaran Kediri, Desa Kecil di Jawa Timur dengan Potensi Besar

25 Februari 2024
Bulak, Kecamatan yang Paling Patut Dikasihani di Surabaya Mojok.co

Bulak, Kecamatan yang Paling Patut Dikasihani di Surabaya

17 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.