Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Iklan Shopee Adalah Iklan Paling Menyebalkan

Riyanto oleh Riyanto
11 November 2020
A A
shopee iklan tokopedia milo topicana slim mojok

shopee iklan tokopedia milo topicana slim mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Lihat iklan event sale 11.11 Shopee yang sudah mulai tayang beberapa hari setelah event 10.10 lewat, rasanya saya pengin langsung banting TV. Bukannya apa-apa, lha wong baru aja kelar sale besar-besaran tanggal 10 Oktober, eh sudah ada iklan buat satu bulan berikutnya. Jangan tanya perihal isi iklannya, walah… bikin mangkel polll. Lihat mas Tukul joget-joget sambil senyum ditemani dua mbak-mbak lucu mengikuti irama itu, entah bagaimana, saya merasa kurang suka. Bukan perihal Tukul Arwana atau mbak-mbak lucunya, tapi mutlak karena konsep iklannya yang nggateli pol itu.

Oke, memang genre iklan itu beda-beda. Ada yang dibuat serius, dibuat lucu, dan ada pula yang dibuat menyebalkan (kalau nggak mau disebut menjijikkan). Semua iklan Shopee kecuali iklan Shopee Pay sangat menyebalkan dan cenderung mengganggu. Tetapi ya, toh Shopee berhasil menjadi platform belanja online nomor satu di Indonesia, makanya iklan-iklan mereka pasti dianggap efektif. Iya efektif dan mudah diingat, tetapi diingat karena mengganggu.

Iklan Shopee yang bikin saya tepuk tangan adalah iklan Shopee Pay tadi itu. Konsepnya simpel, menunjukkan alasan kenapa harus belanja menggunakan Shopee Pay karena banyak orang nggak punya M-Banking, males ke ATM karena antrinya panjang, dan nggak mau bayar ke minimarket karena takut diserang beruang. Iya, nggak ada hubungannya bayar lewat minimarket dengan diserang beruang, tapi justru di situlah yang bikin menarik. Patahan komedi yang nggak masuk akal itu menjadi momen pengin nempeleng yang bikin skrip iklan itu.

Selain itu, iklan Shopee dipenuhi goyang-goyang nggak jelas, nyanyian “beli semua di Shopee” yang nadanya njiplak nada “Baby Shark”, dan mentok nampilin musisi-musisi Korea yang ngomong bahasa Indonesia.

Iklan-iklan itu muncul di mana-mana, mulai dari di TV, iklan admobs di game-game mobile online, dan tentu saja di sela-sela video YouTube. Untuk urusan iklan di YouTube kadang nggak bisa di-skip. Pun kalau ada yang bisa di-skip, kurang ajarnya adalah durasi iklan pas banget sama detikan buat nyekip itu. Jadi pas tiba waktu buat nyekip, ya emang beneran pas iklannya udah kelar.

Kalau kemudian iklan platform belanja online yang paling niat dan bagus menurut saya, itu adalah iklannya Tokopedia sebelum tren menggunakan artis Korea sebagai brand ambassador. Iklan Tokopedia selalu bercerita. Selalu memberikan plot yang menarik untuk diikuti, pun dengan kualitas pengambilan gambar yang emejing. Saya masih ingat betul iklan Tokopedia tentang mas-mas gondrong dan mbak-mbak tunawicara. Setting di stasiun sungguh indah, dilanjutkan dengan situasi kereta yang romantis ketika si mbak-mbak curi-curi pandang ke si mas-mas gondrong. Pertama kali melihat iklan itu kebetulan saat saya sedang di studio bioskop, jadi feel iklan itu benar-benar terasa seperti film. Itu, apabila dikembangkan menjadi sebuah film, barangkali bisa sebanding dengan film-film-nya Angga Dwimas Sasongko. Kelar dari bioskop, saya langsung mencari iklan tersebut di YouTube, dan benar saja seperti dugaan saya, iklan itu mendapat banyak pujian dari netizen di kolom komentar.

Tapi, ya memang, membuat iklan dengan konsep seperti itu memerlukan lebih banyak tenaga dan belum tentu hasilnya memberi dampak ke produk yang diiklankan. Bisa saja yang apa adanya malah efektif. Contohnya ya itu Shopee, yang ngiklan dengan konsep sederhana meskipun mengganggu (menurut saya sih mengganggu), ternyata berhasil mendongkrak apa pun yang diiklankan Shopee itu. Ya gimana ya, saya sebenernya merasa sayang mengingat Shopee sudah sebesar ini, tetapi kualitas iklan mereka mentok di situ-situ saja.

Menurut saya, yang bukan siapa-siapa ini, akan menjadi luar biasa apabila Shopee mau lebih fokus meningkatkan kualitas iklan mereka. Banyak yang bisa dijadikan contoh. Tokopedia sudah pasti bisa dijadikan referensi, meski pada akhirnya yang terjadi adalah sebaliknya karena Tokopedia malah yang ngikutin Shopee dengan bikin iklan yang receh-receh.

Baca Juga:

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

Coach Jualan di Shopee untuk Rakyat Jelata yang Gajinya Nggak Seberapa tapi Keinginannya Nggak Kira-kira

Iklan-iklan Tropicana Slim juga banyak yang bagus banget. Iklan Milo yang main bulu tangkis meski dibatasi tembok itu juga luar biasa menarik. Maka dari itu, apabila Shopee kemudian membuat iklan yang lebih menarik, saya rasa itu akan membuat Shopee menjadi semakin tak terkalahkan. Yaaa meski mereka udah ngerasa berhasil ngiklan dengan konsep sederhana, nggak ada salahnya juga dicoba.

BACA JUGA Duh, Barista Sekarang kok Banyak yang Arogan ya? dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 November 2020 oleh

Tags: IklanmiloshopeetokopediaTropicana Slim
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

Toko Online Terbaik Nggak Bakal Kalah Melawan Jualan di Media Sosial Terminal Mojok.

Toko Online Terbaik Nggak Bakal Kalah Melawan Jualan di Media Sosial

29 Maret 2022
Afiliator Marketplace di Twitter Nge-share Link Dapat Cuan, tapi Ganggu Kenyamanan Orang Terminal Mojok

Afiliator Marketplace di Twitter: Share Link Dapat Cuan, tapi Ganggu Kenyamanan Orang

28 September 2022
Menguak Alasan Kenapa Bukalapak Bisa Kalah dari Tokopedia, Shopee, dan Lazada Terminal Mojok

Menguak Alasan Kenapa Bukalapak Bisa Kalah dari Tokopedia, Shopee, dan Lazada

19 Januari 2023
Tokopedia, Marketplace Terbaik buat Jual-Beli Produk Lokal mojok.co

Tokopedia, Marketplace Terbaik buat Jual-Beli Produk Lokal

5 November 2021
Shopee dan Kebijakan Absurd-nya: Niatnya Membantu, tapi Malah Bikin Penjual Menggerutu

Shopee dan Kebijakan Absurd-nya: Niatnya Membantu, tapi Malah Bikin Penjual Menggerutu

23 Januari 2025
Menebak Karakter Seseorang dari Isi Keranjang Shopee-nya Terminal Mojok

Menebak Karakter Seseorang dari Isi Keranjang Shopee-nya

15 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.