Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Saya Lebih Ikhlas Kasih Dua Ribu untuk Pak Ogah daripada Tukang Parkir

Shila Nurita oleh Shila Nurita
23 Agustus 2023
A A
Saya Lebih Ikhlas Kasih Dua Ribu untuk Pak Ogah daripada Tukang Parkir atm

Saya Lebih Ikhlas Kasih Dua Ribu untuk Pak Ogah daripada Tukang Parkir (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan

4 Tabiat Tukang Parkir yang Disukai Pengendara. Sebenarnya Sederhana, tapi Tidak Semua Tukang Parkir Bisa Melakukannya 

Kalau uang di sakumu cuma tinggal dua ribu, kira-kira mending kamu kasih ke tukang parkir di depan minimarket yang bahkan nggak bantu mengeluarkan motormu atau ke pak ogah yang membantumu menyebrang jalan?

Pernah nggak sih merasa mangkel kena biaya parkir motor dua ribu rupiah? Apalagi kalau disuruh bayar di tempat yang seharusnya nggak perlu bayar parkir dan tukang parkirnya njelehi. Mending kalau dibantu keluarin motor dari parkiran sampai nyebrang, tak jarang tukang parkir ngeselin ini cuma tiba-tiba datang terus nyemprit peluit sekali, lalu pergi. Lha, ngapain?

ADVERTISEMENT

Tak dapat dimungkiri, semakin ke sini, Jogja yang katanya istimewa menjelma jadi Jakarta dengan kearifan lokal. Macet kini bisa kita jumpai di tiap sudut Jogja. Selain karena durasi lampu merah yang lamanya naudzubillah, juga karena jumlah kendaraan yang semakin bertambah banyak di Kota Pelajar. Banyaknya ruas jalan yang dibuat putar balik, nyeberang, dan bahkan jadi parkiran liar bikin macet semakin semrawut.

Soal jalanan yang semrawut begini, saya setuju kalau di setiap potongan jalan yang digunakan untuk putar balik atau menyebrang seharusnya ada pak ogah yang bertugas membantu pengendara. Seriusan, deh, susah banget lho menyebrang jalan atau putar balik dalam situasi jalanan yang bikin kepala cenat-cenut itu.

Tak banyak pengendara yang mengapresiasi kehadiran pak ogah di tengah jalan

Sebenarnya, di beberapa titik perpotongan jalan di Jogja sudah ada pak ogah yang sukarela membantu pengendara yang hendak putar balik atau menyebrang. Nah, kalau begini, saya lebih setuju memberikan uang pada pak ogah daripada ke tukang parkir yang nongkrong di tempat-tempat yang sebetulnya nggak perlu-perlu amat dijaga.

Mungkin nominal dua ribu rupiah terlihat kecil. Tapi coba deh bandingkan antara memberikan uang tersebut ke pak ogah yang membantu kita menyebrang jalan dengan tukang parkir di depan Indomaret, misalnya. Saya rasa, kalian juga lebih ikhlas memberikan uang dua ribu tersebut ke pak ogah. Seperti yang kita tahu bahwa kebanyakan tukang parkir ini kerjanya ya cuma minta uang parkir. Kalau dikasih seribu, bilangnya “Parkir dua ribu, Mbak.” Nyebahi tenan.

Baca halaman selanjutnya: Nggak banyak pengendara yang memberikan uang “terima kasih”…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 Agustus 2023 oleh

Tags: jalanpak ogahTukang Parkir
Shila Nurita

Shila Nurita

Mantan mahasiswa Udinus.

ArtikelTerkait

Jalan TB Simatupang Layak Mendapat Predikat Jalan Paling Memuakkan di Jakarta

Jalan TB Simatupang Layak Mendapat Predikat Jalan Paling Memuakkan di Jakarta

18 Oktober 2023
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

Mawar Preman Pensiun, Tukang Parkir Terbaik dan Teramah di Indonesia, Wajib Jadi Contoh!

23 Maret 2025
6 Jalan Bedebah di Malang yang Sebaiknya Dihindari Pengendara Pemula Mojok.co

6 Jalan Bedebah di Malang yang Sebaiknya Dihindari Pengendara Pemula

26 Juni 2024
5 Jenis Tukang Parkir yang Sering Kita Temui: Ada yang Sigap Bekerja, Ada yang kayak Ninja tukang parkir liar

5 Jenis Tukang Parkir yang Sering Kita Temui: Ada yang Sigap Bekerja, Ada yang kayak Ninja

15 Juli 2022
scan barcode juru parkir Pengalaman Berurusan dengan Tukang Parkir yang Nggak Mau Kepanasan terminal mojok.co

Eksistensi Tukang Parkir Ilegal sebagai Martir untuk Menguji Kualitas Iman Kita

14 Oktober 2021
Jalan Pucuk-Blimbing, Jalan Paling Berbahaya di Lamongan yang Rawan Kecelakaan Tunggal

Jalan Pucuk-Blimbing, Jalan Paling Berbahaya di Lamongan yang Rawan Kecelakaan Tunggal

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Minuman Tegal yang Aman untuk Lidah Orang Semarang yang Nggak Suka Kuliner Menantang Mojok.co

3 Minuman Tegal yang Aman untuk Lidah Orang Semarang yang Nggak Suka Kuliner Menantang

5 Juli 2026
Dapat Harta Warisan Itu Justru Menyebalkan, Lebih Banyak Dramanya!

Dapat Harta Warisan Itu Justru Menyebalkan, Lebih Banyak Dramanya!

2 Juli 2026
Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati! perpusnas

3 Kelakuan Lulusan Ilmu Perpustakaan yang Membuat Saya Malu

2 Juli 2026
Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Gandus Palembang, Bau Pabrik Karet hingga Berasa Dipanggang Matahari Terminal

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Gandus Palembang, Bau Pabrik Karet hingga Berasa Dipanggang Matahari

30 Juni 2026
Sidang Skripsi Mahasiswa UNY: Ribetnya Mirip Hajatan, Pantas Saja Disebut “Kondangan Akademik” Mojok.co

Sidang Skripsi Itu Hal yang Gampang, yang Lebih Susah Itu Mengurus Berkas Penjajakan dan Yudisium

5 Juli 2026
Dear Warga, Petugas Sensus Cuma Kerja Cari Duit, Jangan Jahat-Jahat sama Mereka Mojok.co

Dear Warga, Petugas Sensus Cuma Kerja Cari Nafkah, Jangan Jahat-Jahat sama Mereka

2 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.