Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Hal-hal yang Sebaiknya Tidak Anda Lakukan di Wonogiri, Patuhi, ketimbang Situ Malu!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
6 Agustus 2023
A A
Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib (Rizal Setiya via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, saya menulis tentang Wonogiri, kota kelahiran yang saya tinggali. Tak lama, tulisan tersebut jadi postingan di Instagram Mojok, dan dikomen banyak orang. Ada yang buruk, banyak yang baik. Ya sebagaimana kehidupan, ada yang ruwet, banyak yang masih pantas untuk diperjuangkan.

Tapi, tak bisa dimungkiri, ada beberapa komen yang menurut saya bikin panas. Panas bukan karena tsunami fakta, tapi karena menurut saya, komennya bodoh minta ampun. Sebagai contoh, ada yang bilang 90 persen penduduk Wonogiri merantau. Ha gendeng, mikir pake kuku apa ya.

Dan komen-komen tersebut, mengilhami saya untuk menulis tulisan lanjutan tentang Wonogiri. Lebih spesifik, beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan di Kota Gaplek.

Apakah tulisan ini tentang mitos, tabu, atau konsensus agar hidup lebih aman? Tentu tidak. Hal-hal tersebut bertujuan agar Anda tak lagi mengeluarkan pertanyaan bodoh tentang Kota Gaplek, atau pada skala yang lebih luas, kota-kota kecil lain.

“Wah, bisa bikin mi ayam dong!”

Jika ada penyesalan yang saya bawa selama 31 tahun saya hidup, selain sampai sekarang nggak punya Bankai, saya menyesal tidak bisa mengedukasi orang-orang bahwa NGGAK SEMUA ORANG WONOGIRI BISA BIKIN MI AYAM.

Bayangin, dari dulu jika kenalan sama orang dan saya ngaku dari Wonogiri, selalu ditanya bisa bikin mi ayam atau tidak. Saya sih langsung jawab kalau tidak bisa, meski saya seringnya pengin bilang “ha ndasmu!”.

Gaes, nggak semua orang yang hidup di kota ini bisa bikin mi ayam. Betul, Wonogiri berdiri di puncak rantai makanan gara-gara mi ayamnya yang enak betul. Tapi ya bukan berarti semua bisa bikin. Ya ini lumrah dong. Kalian nggak mungkin kan menganggap orang Madura pinter joget hanya karena Boger begitu terkenal?

Lagian, misalnya bisa bikin pun, nggak akan juga mereka berbagi resep. Mana ada orang berbagi “senjata”? Makanya, jangan tanyakan ini saat berada di Kota Gaplek. Yakin, isin dewe koe.

Baca Juga:

Tinggal di Wonogiri Menyadarkan Kenapa Saya dan para Perantau yang Lain Memilih Mengadu Nasib di Kota Lain

Kasihan Solo, Selalu Dibandingkan dengan Jogja, padahal Perbandingannya Kerap Tidak Adil!

“Jalan di Wonogiri berbelok-belok!”

Duh, ini, saya nemu komen ini di Instagram Mojok. Waktu baca, saya nepuk jidat saya, literally.

Wong dalam artikel sudah saya sebutkan arti nama Wonogiri. Wono artinya hutan, giri artinya gunung. Sudah terlihat kalau kotanya berisi hutan dan gunung, tapi masih bilang jalan kotanya berbelok-belok. Nalar kok nggak dipake.

Kota berisi gunung dan hutan, ya pasti berbelok-belok jalannya. Orang jalan tol aja masih pake belok, apalagi daerah hutan dan pegunungan. Common sense mbok ya dipake dikit gitu lho, biar otaknya nggak muspro.

Kotanya sepi, nggak banyak mal

Saya tuh kadang heran dengan kemampuan komprehensi netizen. Dalam tulisan Wonogiri yang buat kemarin, banyak yang bilang kalau kotanya nggak asik, sepi, dan nggak banyak mal. Padahal, sudah-sudah jelas saya mengunggulkan Wonogiri sebagai tempat untuk lari dari kecemasan, lari dari hiruk pikuk dunia. Yang tersirat sih, saya promosi kota ini sebagai tempat yang sekiranya enak untuk pensiun.

Ini yang bikin saya heran. Namanya mencari ketenangan, ya nggak menuju ke keramaian dong. Lho, iya dong, ngapain situ ke kota yang penuh keramaian kalau yang dicari ketenangan? Wqwqwq.

Komen seperti rumah sakit jauh, akses transportasi, dan kebijakan yang mengundang pertanyaan, bagi saya sih nggak masalah. Justru komen seperti itu saya harap dibaca Pak Jekek agar beliau dapat masukan untuk memperbaiki apa-apa yang kurang. Bagus malah. Saya harap kota ini makin berbenah dan makin menyenangkan. Saya sudah beli rumah di sini, wajar kalau saya berharap lebih wqwqwq.

Tapi kalau kotanya sepi, gunung tok, banyak yang merantau, aduh, gimana ya. Saya sih kalau bisa nggak bikin komen yang bodoh. Nggak tahu kalau situ.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Agustus 2023 oleh

Tags: gununghutanjalanmi ayamWonogiri
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

5 Hal Konyol yang Bisa Kalian Temukan di Jalanan Kota Surabaya Terminal Mojok.co

5 Hal Konyol yang Bisa Kalian Temukan di Jalanan Kota Surabaya

23 Mei 2022
Titoti Wonogiri, Warung Bakso dan Mi Ayam yang Wajib Kalian Kunjungi Sebelum Mati

Titoti Wonogiri, Warung Bakso dan Mi Ayam yang Wajib Kalian Kunjungi Sebelum Mati

2 Oktober 2023
Jalan TB Simatupang Layak Mendapat Predikat Jalan Paling Memuakkan di Jakarta

Jalan TB Simatupang Layak Mendapat Predikat Jalan Paling Memuakkan di Jakarta

18 Oktober 2023
5 Rekomendasi Mi Ayam Dekat Kampus UNESA Ketintang, Wajib Disikat! mie ayam UNS

5 Rekomendasi Mi Ayam Dekat Kampus UNESA Ketintang, Wajib Disikat!

19 Juni 2022
4 Mi Ayam Kota Depok yang Enak Banget terminal mojok.co

4 Mi Ayam Kota Depok yang Enak Banget

16 November 2021
6 Hal Substansial pada Cwie Mie, Mi Ayam Orang Malang Terminal Mojok

6 Hal Dasar yang Ada pada Cwie Mie, Mi Ayam Orang Malang

20 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

18 April 2026
Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Setia Bersama Honda Beat Biru 2013: Motor yang Dibeli Mertua dan Masih Nyaman Sampai Sekarang, Motor Lain Mana Bisa?

17 April 2026
3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak Mojok.co

3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak

21 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
Kelas Menengah Dimatikan dengan Pajak dan Kenaikan BBM (Unsplash)

Kenaikan Harga Pertamina Turbo dan DEX Mendorong Kelas Menengah Menuju Kemiskinan dan Kematian

20 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.