Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
4 April 2026
A A
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan! (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu ada senior kantor yang mengeluh sama saya. Katanya anaknya dapat golongan UKT yang paling mahal. Menurut beliau hal itu terjadi hanya karena dia seorang PNS, dan menurutnya ini sama sekali nggak masuk akal.

Sebenarnya cerita semacam ini pernah saya dengar sebelumnya. Kalau nggak salah di medsos atau artikel begitu. Tapi, saya kira itu hanya berlaku untuk anak PNS yang statusnya pejabat.

Terus terang, idealnya, anak PNS itu nggak dikasih UKT rata kanan. Sebelum netizen mengkritik opini saya, izinkan saya jelasin alasannya.

Efisiensi anggaran

Kalian seharusnya paham, bahwa pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran sejak tahun lalu. Imbas kebijakan tersebut nggak main-main. Bahkan ada instansi pemerintah yang mengaku kesulitan bayar listrik.

Imbas efisiensi di tahun ini sepertinya jauh lebih terasa. Pasalnya, konon ada beberapa instansi pemerintah yang memotong tunjangan PNS-nya lantaran efisiensi. Padahal, tunjangan kinerja (tukin)/Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) merupakan poin penting kesejahteraan buruh negara. Kalau nggak ada itu, sulit rasanya PNS mengandalkan gaji pokok yang imut-imut dalam mengarungi kerasnya kehidupan.

Berangkat dari kondisi pendapatan PNS yang kini kurang stabil, wajar dong saya bilang UKT anak PNS sebaiknya nggak rata kanan. Kasihan kami yang hanya ingin pendidikan terbaik untuk anak, masa harus sampai ngutang ke sana ke mari demi kuliah anak?

BACA JUGA: Apesnya Jadi PNS, Mau Naik Gaji Aja Kena Hantam Netizen. Memangnya Bayar Tagihan Pakai Tenaga Dalam?

Nggak semua PNS golongannya III/IV

Buat yang belum tahu, PNS itu dibagi berdasarkan golongan. Dasar penggolongan tersebut adalah latar belakang pendidikan. Penggolongan PNS juga akan berpengaruh pada gaji pokok dan tukin/TPP.

Baca Juga:

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

Menurut saya, minimal PNS dengan golongan III yang memiliki pendapatan cukup. Baru cukup ya, belum sampai pada titik sejahtera. Lantas kalau di bawah golongan III?

Mau cerita, tapi kok saya sedih sendiri jadinya. Gaji pokoknya bener-bener tiarap. Kalau buruh pabrik Cikarang lihat gaji pokok PNS golongan II pasti ketawa ngece. 

Nggak semua PNS punya tukin/TPP yang tinggi, bahkan ada yang nggak punya

Teman-teman pembaca jangan berpikir bahwa semua PNS itu pendapatannya tinggi ya. Nggak semuanya kerja di Kementerian atau Pemda sultan. Lebih banyak buruh negara yang kerjanya di instansi pemerintah dengan tukin/TPP yang biasa aja.

Jika kamu seorang PNS yang bekerja di instansi pemerintah dengan tukin/TPP standar, kira-kira pendapatan kamu sekitar UMP Jakarta atau sedikit di atasnya. Itu pun dengan catatan PNS-nya minimal golongan III ya. Bila di bawah golongan III bisa jadi malah pendapatannya di bawah UMP Jakarta.

Lantas gimana kalau intansi pemerintahnya nggak ngasih tukin/TPP? Andai kamu seorang ASN baru dengan gelar sarjana, gaji pokoknya cuma Rp2.785.700. Nominal tersebut lebih rendah daripada UMK Kota Yogyakarta yang kerap dianggap rendah.

Jadi, benar kan apa kata saya kalau kurang tepat anak PNS diberikan UKT tinggi?

Pilihan beasiswa untuk anak PNS terbatas

Sejak masa saya kuliah, mayoritas beasiswa diprioritaskan untuk mahasiswa prasejahtera, dan itu sebenarnya wajar. Kabarnya, kondisi hari ini pun kurang lebih sama. Malah katanya lebih beragam lagi beasiswa untuk mahasiswa prasejahtera.

Masalahnya, anak-anak PNS sekarang (dari dulu sih) hanya memiliki pilihan beasiswa yang terbatas. Alasannya, mereka dianggap punya ekonomi kelas menengah. Masalahnya (lagi), mereka ini bisa dibilang jauh (banget) dari kata kaya, tapi belum cukup miskin untuk dapat beasiswa. Realitasnya, banyak yang kembang-kempis untuk bayar biaya pendidikan.

Dan ya, begini yang terjadi. Sudahlah mereka sebenarnya nggak tinggi penghasilannya, dibilang cukup ya mepet, dibilang kaya jelas tidak, tapi dapat UKT rata kanan. Ya gimana nggak mengeluh?

Berangkat dari berbagai pertimbangan tadi, sebaiknya kampus lebih bijak lagi dalam penentuan UKT anak PNS. Jangan mentang-mentang orang tuanya abdi negara, langsung dikasih UKT rata kanan. Lagi pula, kalian juga sesama buruh negara kan, mesti tahu kondisi PNS kayak apa. Kenapa pukul rata?

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Inilah Besaran Gaji PNS: Yakin Kamu Masih Pengin Daftar?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 April 2026 oleh

Tags: gaji ASNgaji PNSpnsukt anak PNKukt kuliah
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

5 Alasan PNS Enggan Pakai Motor Dinas Terminal Mojok

5 Alasan PNS Enggan Pakai Motor Dinas

9 Juli 2022
Jadi Admin Media Sosial Pelat Merah Itu Nggak Seenak yang Dibayangkan terminal mojok

Jadi Admin Media Sosial Pelat Merah Itu Nggak Seenak yang Dibayangkan

1 September 2021
15 Istilah yang Sering Digunakan dalam Kegiatan Instansi Pemerintah PNS

Tidak Semua Orang Ingin Jadi PNS, dan Itu Tidak Apa-apa

13 Juni 2022
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Bapak Ibu Sekalian, Anak Anda Tidak Harus Daftar CPNS, Keberhasilan Itu Nggak Cuma Perkara Seragam Saja

18 November 2024
kenapa pns asn di indonesia malas dan ogah-ogahan bekerja mojok.co

ASN yang Rajin Itu Bukan Prestasi, tapi Bunuh Diri

9 Agustus 2020
papua tempat pembuangan pns bu risma mojok

Bu Risma, Papua Bukan Tempat untuk Buang PNS Nggak Becus Kerja

15 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

3 Agustus 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang kalah sama Indomaret (Wikimedia Commons)

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.