Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Hah, Budidaya Lele itu Mudah? Sepertinya Anda Terlalu Menyepelekan Lele

Bastian Ragas oleh Bastian Ragas
25 Juni 2020
A A
Penyebab Orang Lamongan Pantang Makan Lele Meskipun Jualan Pecel Lele terminal mojok.co

Penyebab Orang Lamongan Pantang Makan Lele Meskipun Jualan Pecel Lele terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saya kira banyak di antara kita mendadak punya asumsi bahwa budidaya ikan lele itu mudah setelah melihat beberapa orang banting stir jadi pembudidaya ikan lele untuk nyari tambahan pendapatan di saat pandemi seperti hari ini.

Isu soal mudahnya budidaya lele sebenarnya sudah ada sejek lama. Bahkan sudah jadi guyonan legend yang dilontarkan kepada orang-orang yang bingung mencari pekerjaan.

Dikiranya budidaya lele itu sepele ha ha ha ha. Saya sih numpang ketawa aja soalnya saya tahu kalau usaha ini tuh nggak bisa sembarangan karena ada ilmunya. Kalau nggak tahu ilmunya, jangan harap bisa meraup untung, yang ada, kamu bisa-bisa ketemu Ari Untung buntung.

Jadi, apakah benar budidaya lele itu mudah ?

Sebagai mahasiswa perikanan yang hampir meraih gelar sarjana, saya tidak sepenuhnya sepakat dengan asumsi tersebut. Sebab ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan sebelum budidaya lele, sehingga dalam menjalankannya tidaklah semudah memelihara kutu di kepala Anda, perlu ilmu dan kesabaran tentunya.

Bukan bermaksud untuk mematahkan semangat calon atau pembudidaya lele muda, saya hanya berbagi beberapa hal yang patut dipertimbangkan dalam budidaya ikan lele. Sehingga nantinya juga dapat menjadi bahan evaluasi demi kelancaran usaha anda.

 1. Benih lele rentan mati

Meskipun ikan lele terkenal dengan ketahanannya yang katanya lebih tahan dari Kementerian Pertahanan, karena ikan ini mampu hidup hingga beberapa jam tanpa air. Namun, kondisi benih ikan lele malah berbanding terbalik dengan ikan lele dewasa. Benih ikan lele justru lebih rentan dan sering kali menjadi hambatan dalam memulai usaha budidaya lele.

Pengalaman kawan-kawan saya, mereka sering mendapati benih lelenya mati hanya karena hal-hal sepele. Seperti benih yang kekenyangan lalu mati, dan benih yang mati karena stres akibat terlalu seringnya orang berlalu lalang di sekitar kolam atau akuarium benih tersebut.

Hal itu menandakan bahwa ikan lele tidak sekuat lele dewasa. Penyebabnya sudah pasti sistem kekebalan tubuhnya yang belum terbentuk sempurna, sama halnya dengan bayi pada manusia.

Solusi yang bisa diterapkan untuk meminimalisir kematian benih di usia dini yaitu, pertama melalukan aklimatisasi atau adaptasi ke benih lele sebelum dimasukkan ke wadah budidaya yang baru, biarkan plastik mengambang terlebih dahulu diatas wadah baru selama 10-15 menit. Kedua, lakukan penebaran benih di pagi atau sore hari untuk menghindari suhu terlalu panas yang dapat mengakibatkan benih stres saat ditebar.

Ketiga, pasang paranet di atas kolam lele Anda jika penempatannya di ruangan outdoor, sebab suhu terlalu tinggi mampu membuat benih lele stres bahkan mati. Keempat, kontrol pemberian makan pada benih. Sebab benih ikan lele terkenal rakus, ia akan terus makan walau sebetulnya telah kenyang, alhasil perut mereka akan kembung dan rentan mati. Dan kelima, pilih ukuran benih lele yang seragam.

2 Lele adalah hewan kanibal

Inilah alasan mengapa dalam pemilihan benih ikan lele selain harus sehat, juga harus seragam. Ikan lele memiliki sifat alami sebagai hewan kanibal, ia akan memakan saudaranya sendiri yang berukuran lebih kecil, tak peduli masih benih maupun sudah dewasa. Lantaran ikan lele memiliki sifat alami yang kanibal, hal ini juga menjadi kesulitan tersendiri dalam budidaya lele. Pembudidaya harus bersabar untuk melakukan grading pada ikan secara berkala, itulah solusinya. Harus mengelompokkan ikan sesuai ukurannya, untuk menghindari ikan mati dimakan saudaranya sendiri.

Namun, alasan ikan lele kanibal bukan serta merta merupakan bawaan lahir atau memang kodratnya. Ikan lele bisa kanibal karena disebabkan oleh beberapa hal, antaranya yaitu karena lapar dan permasalahan pribadi (ikan lele juga berhak bertengkar dong). Jadi, jangan biarkan lele budidaya Anda kelaparan. Kalau kecolongan, sudah pasti si lele akan kanibal. Repot kan budidaya lele? Kekenyangan mati, kurang makan kanibal. Masih suka bilang budidaya lele mudah ?.

Baca Juga:

Oknum Lora di Pesantren Kerap Bikin Jengkel, Bertingkah Seenaknya Bawa-bawa Nama Besar Bapaknya

Ternak Lele Berujung Penyesalan, Tersiksa karena Bau Busuk Kolam dan Rasa Malu ketika Teman Berkunjung

3 Harga jual tidak seperti ikan lainnya

Tidak seperti jenis ikan budidaya yang lainnya, ikan lele justru memiliki harga jual yang unik. Apabila pada ikan nila atau gurame yang semakin besar ukurannya maka akan semakin mahal harga jualnya, hak tersebut tidak berlaku pada ikan lele. Ikan lele mencapai harga tertingginya pada ukuran konsumsi, antara berat 100-300 gram/ekor. Apabila melebihi ukuran konsumsi, maka harga jual lele akan semakin turun. Hal itu disebabkan karena semakin tua ikan lele, daging yang dihasilkan pun akan semakin kurang nikmat jika dikonsumsi.

Itulah sebabnya sebelum membudidayakan lele, alangkah baiknya pembudidaya sudah mengetahui mau dijual kemana ikannya setelah panen. Agar ikan cepat terjual dan tidak terlalu lama berada di kolam, bisa-bisa ukuran ikan tiba-tiba jumbo.

4. Butuh modal

Sama halnya dengan usaha pada umumnya, budidaya lele juga perlu modal. Kali ini saya tidak akan membahas rincian modal dan keuntungan dalam usaha ini, lain kali akan saya sampaikan. Namun dari fakta yang menyatakan bahwa budidaya lele pasti butuh modal, sudah cukup mampu untuk mematahkan asumsi bahwa usaha ini adalah hal yang mudah.

Budidaya lele tidak serta merta bisa dilakukan di kala pandemi seperti saat ini, karena tidak setiap orang memiliki modal. Tapi kalau skala kecil sih sangat saya sarankan dilakukan untuk kegiatan sampingan di rumah anda. Selain mampu menjaga ketahanan pangan keluarga Anda, budidaya lele juga mampu membawa keuntungan secara finansial.

Jadi, setelah ini jangan lagi menyepelekan budidaya lele, itu adalah pekerjaan mulia. Tidak ada lele yang dibudidaya, maka tidak akan ada warung penyetan lele di sekitar rumah atau kos anda.

BACA JUGA Susah Cari Kerja Setelah Lulus Kuliah? Jangan Ternak Lele, Ternak Kambing Aja Bosqu! atau tulisan Bastian Ragas lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2020 oleh

Tags: budidaya leleilmu agamaternak leletips dan trik budidaya lele
Bastian Ragas

Bastian Ragas

ebolan Perikanan yang hari-harinya dihabiskan untuk berkecimpung di sektor bahari. Di sela rutinitas, sering merangkai kata sebagai pembuktian eksistensi

ArtikelTerkait

4 Golongan Peternak Lele Dilihat Dari Perilaku dan Metode Budidaya Yang Digunakan terminal mojok

Ternak Lele Jangan Dicari Untungnya, Cari Keringatnya Saja

15 Juni 2021
Penyebab Orang Lamongan Pantang Makan Lele Meskipun Jualan Pecel Lele terminal mojok.co

Ternak Lele adalah Kita yang Mulai Pragmatis

9 Oktober 2019
Surat Terbuka untuk Pembenci Lele Goreng, Kalian tuh Kenapa? Benci atau Emang Selera Ente Bermasalah?

Surat Terbuka untuk Pembenci Lele Goreng, Kalian tuh Kenapa? Benci atau Emang Selera Ente Bermasalah?

19 Oktober 2023
5 Rekomendasi Buku buat Fresh Graduate selain Tips Ternak Lele

Rekomendasi Buku buat Fresh Graduate selain Tips Ternak Lele

30 Juni 2022
ternak kambing

Susah Cari Kerja Setelah Lulus Kuliah? Jangan Ternak Lele, Ternak Kambing Aja Bosqu!

29 Oktober 2019
semakin banyak membaca buku filsafat, memilih ternak lele semakin realistis mojok.co

Makin Banyak Membaca, Ternak Lele Makin Realistis Saja

11 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi Mojok.co

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi 

21 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
5 Kuliner Bandungan Semarang yang Pantang kalau Dilewatkan Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Sayang kalau Dilewatkan Wisatawan

20 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.